WhatsApp Icon
BAZNAS Sulut Bersama Community Sayyidul Ayyam dan Masjid An-Nur Teling Atas Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui Tadzkir Sayyidul Ayyam

Manado, 28 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bersama Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, dan SULING bersinergi dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melalui kegiatan Tadzkir Akbar Sayyidul Ayyam, yang dilaksanakan di Masjid An-Nur, Teling Atas, Manado, Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah Muhammad SAW, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Tadzkir Sayyidul Ayyam tidak hanya diisi dengan tausiyah keagamaan, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan spiritual. Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Ashar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan hadrah, pembukaan, niat i’tikaf, doa Maulid, sekapur sirih dan Asmaul Husna, serta ucapan selamat datang dari pihak BTM Masjid An-Nur Teling.

Selanjutnya, jamaah mengikuti sejumlah rangkaian utama, di antaranya penyampaian sepatah kata dari Sekprov Sulut diwakili Karo Administrasi Pembangunan Bapak Lukman Lapadengan, M.Si, penyerahan bantuan secara simbolis, pembacaan Qolbu Qur’an Surah Al-Kahfi ayat 1–10, hingga tausiyah yang menjadi salah satu inti kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam.

Hadir sebagai pemberi tausiyah, Habib Salim Bin Abdurrahman Aljufri, Pimpinan Majelis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Gorontalo, yang menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada jamaah tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai yang beliau ajarkan, seperti kasih sayang, kejujuran, kepedulian, persaudaraan, kesabaran, serta semangat membantu sesama.

Dalam momentum tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut menghadirkan dimensi sosial melalui penyaluran 25 paket sembako kepada jamaah dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS Sulut dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Komisioner BAZNAS Sulut, H. Kennedy K.A. Paputungan, SE, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam.

Penyaluran 25 paket sembako tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat penerima. Bagi BAZNAS Sulut, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga zakat dengan masyarakat.

Maulid Nabi sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang luas. Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan nyata.

Semangat berbagi yang diwujudkan melalui penyaluran paket sembako menjadi salah satu bentuk konkret dari nilai tersebut. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk saling menyayangi, memperhatikan orang yang membutuhkan, memperkuat persaudaraan dan memberikan manfaat bagi sesama.

Karena itu, sinergi antara BAZNAS Sulut dengan komunitas keagamaan, pengurus masjid, serta berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam menjadi langkah positif dalam membangun gerakan keumatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan spiritual, tetapi juga kepedulian sosial.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa masjid dapat menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat ukhuwah, sekaligus ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Jamaah yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Suasana semakin semarak dengan lantunan hadra, pembacaan Al-Qur’an, doa Maulid, Asmaul Husna, serta tausiyah yang mengajak jamaah untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dan mengamalkan sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Tadzkir Sayyidul Ayyam kemudian dilanjutkan dengan muhasabah yang disampaikan oleh Ustadz. H. Rizal Kasim, M.Si, Pembina Community Sayyidul Ayyam SULUTGO. Muhasabah menjadi ruang bagi jamaah untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Sinergi untuk Kemajuan Umat

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sinergi antara Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, SULING, serta BAZNAS Sulut menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai elemen masyarakat dapat melahirkan kegiatan keumatan yang sarat dengan nilai ibadah, dakwah dan kepedulian sosial.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, MH yang diwakili Hi. Kennedy Paputungan, SE menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dan berharap momentum Maulid Nabi dapat terus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Menurutnya, semangat Maulid Nabi hendaknya diterjemahkan dalam tindakan nyata, termasuk melalui kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Momentum Maulid Nabi adalah saat yang tepat untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau, sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih kepada Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, dan SULING atas sinergi yang luar biasa ini,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.

BAZNAS Sulut memandang bahwa penguatan kolaborasi dengan masjid, komunitas, majelis taklim, organisasi kepemudaan, serta berbagai kelompok masyarakat merupakan bagian penting dalam memperluas manfaat zakat, infak dan sedekah.

Melalui kolaborasi tersebut, penghimpunan dan pendistribusian ZIS diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai kebutuhan sosial umat secara tepat sasaran.

Meneladani Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah, dan Menebarkan Manfaat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang sebuah peristiwa sejarah, melainkan tentang bagaimana umat Islam mengambil pelajaran dari kehidupan Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW adalah teladan dalam membangun persaudaraan, kepedulian, keadilan dan kasih sayang. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Melalui Tadzkir Sayyidul Ayyam di Masjid An-Nur Teling Atas, semangat tersebut kembali dihidupkan. Dakwah dan ibadah berjalan beriringan dengan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Sebanyak 25 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Sulut diharapkan bukan hanya menjadi bantuan secara material, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian umat kepada sesama. Setiap paket yang disalurkan membawa pesan bahwa zakat, infak dan sedekah dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan dan memperkuat persaudaraan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan Salat Magrib berjamaah. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, religius dan penuh keberkahan.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap semangat yang lahir dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tadzkir Sayyidul Ayyam ini dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan keumatan. Tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi, peduli dan mengambil bagian dalam gerakan zakat, infak dan sedekah.

Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, BAZNAS Sulut bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat ukhuwah, menebarkan kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi umat.

Semoga Allah SWT senantiasa menerima setiap amal ibadah, memberikan keberkahan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi, serta menjadikan setiap langkah dalam kegiatan ini sebagai amal jariyah dan jalan kebaikan bagi masyarakat luas.

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
Bersama Zakat, Tumbuhkan Kepedulian dan Hadirkan Kebermanfaatan.

28/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kolaborasi Bersama Jamaah Masjid An-Nur dan Komunitas Keumatan

MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara akan melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah melalui kegiatan Tadzkiir Akbar “Sayyidul Ayyam”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah dan kolaborasi antarelemen umat Islam di Sulawesi Utara.

Peringatan Maulid Nabi tersebut dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dengan menggandeng dan berkolaborasi bersama Jamaah Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, serta Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Wanea (IRMAWA).

Kegiatan akan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Kota Manado, mulai pukul 15.00 WITA, yang diawali dengan pelaksanaan Salat Ashar berjamaah.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Sulut untuk tidak hanya menjalankan fungsi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan, pembinaan umat, penguatan silaturahmi, serta gerakan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

BAZNAS Sulut Dorong Kolaborasi dalam Syiar dan Pembinaan Umat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kali ini dikemas dalam suasana kebersamaan. BAZNAS Sulut bersama jamaah Masjid An-Nur dan komunitas keumatan menyatukan langkah untuk menghadirkan sebuah kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang dakwah, silaturahmi, dan penguatan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, menjadi salah satu unsur penting dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS Sulut sekaligus menunjukkan bahwa lembaga zakat memiliki peran yang luas dalam membangun ekosistem kehidupan umat, termasuk mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat kepedulian sosial.

Menurut semangat yang dibangun dalam kegiatan ini, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata. Keteladanan Rasulullah SAW dalam hal kejujuran, amanah, kepedulian, kasih sayang, persaudaraan, serta keberpihakan kepada kaum dhuafa menjadi nilai yang perlu terus dihidupkan.

Hal tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS dalam mengembangkan gerakan zakat sebagai kekuatan sosial umat. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya berkaitan dengan kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghadirkan kebermanfaatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi BAZNAS, Masjid dan Komunitas

Keterlibatan Keimaman, BTM, KWI & Jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut dan IRMAWA serta Pejuang SULING menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan ini.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keumatan akan semakin kuat ketika dilaksanakan secara bersama-sama. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat, tempat bertemunya generasi muda, ruang dakwah, serta pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, keterlibatan komunitas dan remaja masjid memberikan warna tersendiri dalam kegiatan. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan menjaga keberlanjutan syiar Islam di tengah masyarakat.

Community Sayyidul Ayyam juga menjadi bagian dari semangat membangun ruang kebersamaan umat melalui kegiatan dzikir, kajian, silaturahmi, dan syiar Islam. Kehadiran Sahabat BAZNAS Sulut semakin memperluas semangat kolaborasi dalam mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Hadirkan Para Dai dan Tokoh Agama

Dalam Tadzkiir Akbar “Sayyidul Ayyam” tersebut, sejumlah ustaz dan tokoh agama turut hadir untuk memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Para pengisi kegiatan di antaranya Ustadz Mahmud Kasim, S.Ag., Ustadz Rizal Kasim, M.Si., Habib Salim Bin Abdurrahman Al Jufri, Ustadz Akbar Mamosey, S.HI., Ustadz Jufri Ayuba, serta Ustadz Satria Priadana, S.Pd., & Ustazah Asny Inaku.

Kehadiran para dai tersebut diharapkan memberikan pencerahan kepada jamaah mengenai pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan.

Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh Abdurrahman Musa selaku Ketua BTM, Hi. Rahman Ismail, SE., M.Pd selaku Imam, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH selaku Ketua BAZNAS Sulawesi Utara, serta Hj. Rukia Dukalang selaku Ketua KWI & Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Wanea.

Maulid sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial

BAZNAS Sulut memandang bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki pesan yang sangat kuat dalam membangun kepedulian sosial. Rasulullah SAW telah memberikan teladan bagaimana membangun masyarakat yang saling memperhatikan, membantu yang lemah, menyantuni yang membutuhkan, serta menjaga persaudaraan.

Nilai-nilai tersebut memiliki hubungan erat dengan misi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mustahik dan masyarakat.

Karena itu, momentum Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui amal nyata. Semakin kuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, semakin kuat pula semangat untuk mengikuti akhlak dan perjuangan beliau dalam membangun masyarakat yang penuh kasih sayang dan kepedulian.

BAZNAS Sulut juga terus mendorong agar masjid, komunitas, organisasi keumatan, serta generasi muda dapat menjadi bagian dari ekosistem gerakan zakat dan kepedulian sosial di Sulawesi Utara.

Menghidupkan Masjid, Menguatkan Umat

Pelaksanaan Maulid Nabi di Masjid An-Nur Teling Atas Wanea juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan positif.

Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, penguatan silaturahmi, serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi BAZNAS Sulut dengan jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, dan IRMAWA merupakan contoh bagaimana berbagai unsur masyarakat dapat bersinergi menghadirkan kegiatan yang bernilai ibadah sekaligus memiliki dampak sosial dengan pembagian Sembako 25 Paket kepada Marbot & Dhuafa.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari semakin banyaknya kolaborasi antara BAZNAS Sulut dengan masjid dan komunitas di berbagai wilayah Sulawesi Utara.

Mengajak Masyarakat Meneladani Rasulullah SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi tentang bagaimana umat mampu menghadirkan kembali akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, kepedulian terhadap kaum dhuafa, semangat persaudaraan, serta sikap saling membantu merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga.

Melalui kegiatan Tadzkir Akbar “Sayyidul Ayyam”, BAZNAS Sulut bersama seluruh mitra dan komunitas berharap dapat menghadirkan suasana keagamaan yang penuh kedamaian sekaligus memperkuat semangat kebersamaan umat.

BAZNAS Sulawesi Utara bersama Jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, dan IRMAWA mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah, menghidupkan masjid, serta memperbanyak amal dan kepedulian kepada sesama.

Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan menjadi momentum lahirnya semangat baru untuk membangun umat yang lebih peduli, bersatu, dan memberikan manfaat bagi sesama.

Jumat, 28 Agustus 2026 | 15.00 WITA | Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Manado.

BAZNAS Sulut — Menebar Zakat, Menumbuhkan Kepedulian, Menguatkan Umat.

27/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Sampaikan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepedulian Sosial

MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Muslim di Provinsi Sulawesi Utara.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk kembali mengenang perjalanan kehidupan, perjuangan, akhlak, serta keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan umat yang berlandaskan keimanan, kasih sayang, keadilan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan nilai-nilai keteladanan beliau sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Keteladanan Rasulullah SAW tercermin dalam sikap amanah, jujur, sabar, rendah hati, penyayang, serta memiliki kepedulian yang besar terhadap kondisi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam keadaan membutuhkan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pengelolaan zakat yang diemban BAZNAS dalam menghadirkan kemanfaatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Sulut menyampaikan bahwa Maulid Nabi hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkokoh komitmen untuk mengamalkan sunnah beliau dalam kehidupan bermasyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Keteladanan Rasulullah SAW harus terus kita hidupkan melalui akhlak yang baik, kepedulian kepada sesama, serta semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Dalam konteks pengelolaan zakat, semangat keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi landasan moral untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para muzakki, memperkuat pemberdayaan mustahik, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang sangat kuat. Melalui zakat, kepedulian dapat diwujudkan dalam bentuk nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mendorong kemandirian dan pemberdayaan umat.

Semangat tersebut selaras dengan pesan Rasulullah SAW tentang pentingnya membangun kepedulian dan persaudaraan. Masyarakat yang kuat bukan hanya karena memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga karena memiliki kepedulian, solidaritas, dan kesediaan untuk saling membantu dalam kebaikan.

Oleh karena itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan dapat semakin memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.

BAZNAS Sulawesi Utara juga mengajak para muzakki, munfiq, dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap bentuk kebaikan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW memberikan contoh bagaimana membangun masyarakat dengan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, persaudaraan, kepedulian, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan energi spiritual dan sosial bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak amal kebaikan, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga kita semua dapat menjalankan sunnahnya,” menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang disampaikan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan semangat Maulid Nabi, BAZNAS Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program pelayanan, pendistribusian, pemberdayaan, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan zakat yang semakin memberikan manfaat luas bagi umat.

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Mari meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
Zakat Menguatkan Indonesia

25/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulawesi Utara Galang Dana Peduli NTT Pasca Gempa Bumi

MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi melalui gerakan Fund Rising Peduli NTT.

Gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur telah menimbulkan dampak terhadap masyarakat, mulai dari kerusakan rumah, fasilitas umum, hingga terganggunya aktivitas dan mata pencaharian warga. Kondisi tersebut membutuhkan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat, para muzaki, donatur, lembaga, komunitas, dunia usaha, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Melalui Fund Rising Peduli NTT, kami mengajak masyarakat Sulawesi Utara dan seluruh donatur untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti dan manfaat bagi mereka yang sedang membutuhkan,” ujar BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara.

Donasi yang dihimpun akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak, antara lain kebutuhan darurat, bantuan pangan dan kebutuhan pokok, dukungan pemulihan tempat tinggal dan fasilitas umum, serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sesuai ketentuan pengelolaan dana yang berlaku.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening:

BSI – Baznas Tanggap Bencana
1033279406

BSG – Infaq Shodaqoh
00102110344862

Bank Muamalat – Infaq
8610021618

Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui WhatsApp 082299847225.

BAZNAS Sulawesi Utara berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan amanah donatur secara transparan, amanah, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan melalui mekanisme penyaluran bantuan kebencanaan.

Gerakan ini menjadi bagian dari semangat kemanusiaan dan kepedulian bersama. BAZNAS Sulawesi Utara berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu sehingga saudara-saudara kita di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Bersama Kita Ringankan Derita, Bangkitkan Harapan.”

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
Mengatakan Zakat, Menyatukan Umat

20/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
BAZNAS PROVINSI SULAWESI UTARA SAMPAIKAN UCAPAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81

MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” momentum peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, kemerdekaan memiliki makna yang erat dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi juga sebagai amanah untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya mengambil bagian dalam pembangunan sosial melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, kepedulian sosial, serta penguatan keagamaan.

Semangat kemerdekaan juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya gotong royong dan berbagi. Zakat sebagai instrumen sosial dalam Islam memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan mustahik.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menghadirkan Indonesia yang lebih sejahtera.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, kepedulian, dan kebaikan yang memberikan manfaat bagi sesama.”

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara

Zakat Menguatkan Indonesia

 

???????? Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!

Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

 

#DirgahayuRI81 #HUTRI81 #BAZNASSulut #BAZNASSulawesiUtara #IndonesiaMaju

17/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut

Berita Terbaru

BAZNAS Sulut Bersama Community Sayyidul Ayyam dan Masjid An-Nur Teling Atas Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui Tadzkir Sayyidul Ayyam
BAZNAS Sulut Bersama Community Sayyidul Ayyam dan Masjid An-Nur Teling Atas Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui Tadzkir Sayyidul Ayyam
Manado, 28 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bersama Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, dan SULING bersinergi dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melalui kegiatan Tadzkir Akbar Sayyidul Ayyam, yang dilaksanakan di Masjid An-Nur, Teling Atas, Manado, Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah Muhammad SAW, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Tadzkir Sayyidul Ayyam tidak hanya diisi dengan tausiyah keagamaan, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan spiritual. Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Ashar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan hadrah, pembukaan, niat i’tikaf, doa Maulid, sekapur sirih dan Asmaul Husna, serta ucapan selamat datang dari pihak BTM Masjid An-Nur Teling. Selanjutnya, jamaah mengikuti sejumlah rangkaian utama, di antaranya penyampaian sepatah kata dari Sekprov Sulut diwakili Karo Administrasi Pembangunan Bapak Lukman Lapadengan, M.Si, penyerahan bantuan secara simbolis, pembacaan Qolbu Qur’an Surah Al-Kahfi ayat 1–10, hingga tausiyah yang menjadi salah satu inti kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam. Hadir sebagai pemberi tausiyah, Habib Salim Bin Abdurrahman Aljufri, Pimpinan Majelis Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Gorontalo, yang menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada jamaah tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai yang beliau ajarkan, seperti kasih sayang, kejujuran, kepedulian, persaudaraan, kesabaran, serta semangat membantu sesama. Dalam momentum tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut menghadirkan dimensi sosial melalui penyaluran 25 paket sembako kepada jamaah dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS Sulut dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Komisioner BAZNAS Sulut, H. Kennedy K.A. Paputungan, SE, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam. Penyaluran 25 paket sembako tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat penerima. Bagi BAZNAS Sulut, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga zakat dengan masyarakat. Maulid Nabi sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang luas. Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan nyata. Semangat berbagi yang diwujudkan melalui penyaluran paket sembako menjadi salah satu bentuk konkret dari nilai tersebut. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk saling menyayangi, memperhatikan orang yang membutuhkan, memperkuat persaudaraan dan memberikan manfaat bagi sesama. Karena itu, sinergi antara BAZNAS Sulut dengan komunitas keagamaan, pengurus masjid, serta berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan Tadzkir Sayyidul Ayyam menjadi langkah positif dalam membangun gerakan keumatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan spiritual, tetapi juga kepedulian sosial. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa masjid dapat menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat ukhuwah, sekaligus ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Jamaah yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Suasana semakin semarak dengan lantunan hadra, pembacaan Al-Qur’an, doa Maulid, Asmaul Husna, serta tausiyah yang mengajak jamaah untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dan mengamalkan sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian Tadzkir Sayyidul Ayyam kemudian dilanjutkan dengan muhasabah yang disampaikan oleh Ustadz. H. Rizal Kasim, M.Si, Pembina Community Sayyidul Ayyam SULUTGO. Muhasabah menjadi ruang bagi jamaah untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sinergi untuk Kemajuan Umat BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Sinergi antara Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, SULING, serta BAZNAS Sulut menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai elemen masyarakat dapat melahirkan kegiatan keumatan yang sarat dengan nilai ibadah, dakwah dan kepedulian sosial. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, MH yang diwakili Hi. Kennedy Paputungan, SE menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dan berharap momentum Maulid Nabi dapat terus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Menurutnya, semangat Maulid Nabi hendaknya diterjemahkan dalam tindakan nyata, termasuk melalui kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. “Momentum Maulid Nabi adalah saat yang tepat untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau, sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Terima kasih kepada Community Sayyidul Ayyam, Masjid An-Nur Teling Atas, Sahabat BAZNAS, IRMAWA, dan SULING atas sinergi yang luar biasa ini,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut. BAZNAS Sulut memandang bahwa penguatan kolaborasi dengan masjid, komunitas, majelis taklim, organisasi kepemudaan, serta berbagai kelompok masyarakat merupakan bagian penting dalam memperluas manfaat zakat, infak dan sedekah. Melalui kolaborasi tersebut, penghimpunan dan pendistribusian ZIS diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai kebutuhan sosial umat secara tepat sasaran. Meneladani Rasulullah, Menguatkan Ukhuwah, dan Menebarkan Manfaat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang sebuah peristiwa sejarah, melainkan tentang bagaimana umat Islam mengambil pelajaran dari kehidupan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW adalah teladan dalam membangun persaudaraan, kepedulian, keadilan dan kasih sayang. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Melalui Tadzkir Sayyidul Ayyam di Masjid An-Nur Teling Atas, semangat tersebut kembali dihidupkan. Dakwah dan ibadah berjalan beriringan dengan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat. Sebanyak 25 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Sulut diharapkan bukan hanya menjadi bantuan secara material, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian umat kepada sesama. Setiap paket yang disalurkan membawa pesan bahwa zakat, infak dan sedekah dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan dan memperkuat persaudaraan. Kegiatan kemudian ditutup dengan Salat Magrib berjamaah. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, religius dan penuh keberkahan. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap semangat yang lahir dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tadzkir Sayyidul Ayyam ini dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan keumatan. Tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi, peduli dan mengambil bagian dalam gerakan zakat, infak dan sedekah. Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, BAZNAS Sulut bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat ukhuwah, menebarkan kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menerima setiap amal ibadah, memberikan keberkahan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi, serta menjadikan setiap langkah dalam kegiatan ini sebagai amal jariyah dan jalan kebaikan bagi masyarakat luas. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Bersama Zakat, Tumbuhkan Kepedulian dan Hadirkan Kebermanfaatan.
BERITA28/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kolaborasi Bersama Jamaah Masjid An-Nur dan Komunitas Keumatan
BAZNAS Sulut Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kolaborasi Bersama Jamaah Masjid An-Nur dan Komunitas Keumatan
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara akan melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah melalui kegiatan Tadzkiir Akbar “Sayyidul Ayyam”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah dan kolaborasi antarelemen umat Islam di Sulawesi Utara. Peringatan Maulid Nabi tersebut dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dengan menggandeng dan berkolaborasi bersama Jamaah Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, serta Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Wanea (IRMAWA). Kegiatan akan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Kota Manado, mulai pukul 15.00 WITA, yang diawali dengan pelaksanaan Salat Ashar berjamaah. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Sulut untuk tidak hanya menjalankan fungsi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan, pembinaan umat, penguatan silaturahmi, serta gerakan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. BAZNAS Sulut Dorong Kolaborasi dalam Syiar dan Pembinaan Umat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kali ini dikemas dalam suasana kebersamaan. BAZNAS Sulut bersama jamaah Masjid An-Nur dan komunitas keumatan menyatukan langkah untuk menghadirkan sebuah kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang dakwah, silaturahmi, dan penguatan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, menjadi salah satu unsur penting dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS Sulut sekaligus menunjukkan bahwa lembaga zakat memiliki peran yang luas dalam membangun ekosistem kehidupan umat, termasuk mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat kepedulian sosial. Menurut semangat yang dibangun dalam kegiatan ini, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata. Keteladanan Rasulullah SAW dalam hal kejujuran, amanah, kepedulian, kasih sayang, persaudaraan, serta keberpihakan kepada kaum dhuafa menjadi nilai yang perlu terus dihidupkan. Hal tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS dalam mengembangkan gerakan zakat sebagai kekuatan sosial umat. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya berkaitan dengan kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghadirkan kebermanfaatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Sinergi BAZNAS, Masjid dan Komunitas Keterlibatan Keimaman, BTM, KWI & Jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut dan IRMAWA serta Pejuang SULING menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keumatan akan semakin kuat ketika dilaksanakan secara bersama-sama. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat, tempat bertemunya generasi muda, ruang dakwah, serta pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, keterlibatan komunitas dan remaja masjid memberikan warna tersendiri dalam kegiatan. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan menjaga keberlanjutan syiar Islam di tengah masyarakat. Community Sayyidul Ayyam juga menjadi bagian dari semangat membangun ruang kebersamaan umat melalui kegiatan dzikir, kajian, silaturahmi, dan syiar Islam. Kehadiran Sahabat BAZNAS Sulut semakin memperluas semangat kolaborasi dalam mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Hadirkan Para Dai dan Tokoh Agama Dalam Tadzkiir Akbar “Sayyidul Ayyam” tersebut, sejumlah ustaz dan tokoh agama turut hadir untuk memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keislaman. Para pengisi kegiatan di antaranya Ustadz Mahmud Kasim, S.Ag., Ustadz Rizal Kasim, M.Si., Habib Salim Bin Abdurrahman Al Jufri, Ustadz Akbar Mamosey, S.HI., Ustadz Jufri Ayuba, serta Ustadz Satria Priadana, S.Pd., & Ustazah Asny Inaku. Kehadiran para dai tersebut diharapkan memberikan pencerahan kepada jamaah mengenai pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan. Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh Abdurrahman Musa selaku Ketua BTM, Hi. Rahman Ismail, SE., M.Pd selaku Imam, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH selaku Ketua BAZNAS Sulawesi Utara, serta Hj. Rukia Dukalang selaku Ketua KWI & Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Wanea. Maulid sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial BAZNAS Sulut memandang bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki pesan yang sangat kuat dalam membangun kepedulian sosial. Rasulullah SAW telah memberikan teladan bagaimana membangun masyarakat yang saling memperhatikan, membantu yang lemah, menyantuni yang membutuhkan, serta menjaga persaudaraan. Nilai-nilai tersebut memiliki hubungan erat dengan misi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada mustahik dan masyarakat. Karena itu, momentum Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui amal nyata. Semakin kuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, semakin kuat pula semangat untuk mengikuti akhlak dan perjuangan beliau dalam membangun masyarakat yang penuh kasih sayang dan kepedulian. BAZNAS Sulut juga terus mendorong agar masjid, komunitas, organisasi keumatan, serta generasi muda dapat menjadi bagian dari ekosistem gerakan zakat dan kepedulian sosial di Sulawesi Utara. Menghidupkan Masjid, Menguatkan Umat Pelaksanaan Maulid Nabi di Masjid An-Nur Teling Atas Wanea juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan positif. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, penguatan silaturahmi, serta pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks tersebut, kolaborasi BAZNAS Sulut dengan jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, dan IRMAWA merupakan contoh bagaimana berbagai unsur masyarakat dapat bersinergi menghadirkan kegiatan yang bernilai ibadah sekaligus memiliki dampak sosial dengan pembagian Sembako 25 Paket kepada Marbot & Dhuafa. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari semakin banyaknya kolaborasi antara BAZNAS Sulut dengan masjid dan komunitas di berbagai wilayah Sulawesi Utara. Mengajak Masyarakat Meneladani Rasulullah SAW Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi tentang bagaimana umat mampu menghadirkan kembali akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, kepedulian terhadap kaum dhuafa, semangat persaudaraan, serta sikap saling membantu merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan Tadzkir Akbar “Sayyidul Ayyam”, BAZNAS Sulut bersama seluruh mitra dan komunitas berharap dapat menghadirkan suasana keagamaan yang penuh kedamaian sekaligus memperkuat semangat kebersamaan umat. BAZNAS Sulawesi Utara bersama Jamaah Masjid An-Nur, Community Sayyidul Ayyam, Sahabat BAZNAS Sulut, dan IRMAWA mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah, menghidupkan masjid, serta memperbanyak amal dan kepedulian kepada sesama. Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan menjadi momentum lahirnya semangat baru untuk membangun umat yang lebih peduli, bersatu, dan memberikan manfaat bagi sesama. Jumat, 28 Agustus 2026 | 15.00 WITA | Masjid An-Nur Teling Atas Wanea, Manado. BAZNAS Sulut — Menebar Zakat, Menumbuhkan Kepedulian, Menguatkan Umat.
BERITA27/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Sampaikan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Sampaikan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepedulian Sosial
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Muslim di Provinsi Sulawesi Utara. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk kembali mengenang perjalanan kehidupan, perjuangan, akhlak, serta keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan umat yang berlandaskan keimanan, kasih sayang, keadilan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan nilai-nilai keteladanan beliau sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan Rasulullah SAW tercermin dalam sikap amanah, jujur, sabar, rendah hati, penyayang, serta memiliki kepedulian yang besar terhadap kondisi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam keadaan membutuhkan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pengelolaan zakat yang diemban BAZNAS dalam menghadirkan kemanfaatan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Sulut menyampaikan bahwa Maulid Nabi hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkokoh komitmen untuk mengamalkan sunnah beliau dalam kehidupan bermasyarakat. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Keteladanan Rasulullah SAW harus terus kita hidupkan melalui akhlak yang baik, kepedulian kepada sesama, serta semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Dalam konteks pengelolaan zakat, semangat keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi landasan moral untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para muzakki, memperkuat pemberdayaan mustahik, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang sangat kuat. Melalui zakat, kepedulian dapat diwujudkan dalam bentuk nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mendorong kemandirian dan pemberdayaan umat. Semangat tersebut selaras dengan pesan Rasulullah SAW tentang pentingnya membangun kepedulian dan persaudaraan. Masyarakat yang kuat bukan hanya karena memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga karena memiliki kepedulian, solidaritas, dan kesediaan untuk saling membantu dalam kebaikan. Oleh karena itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan dapat semakin memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara. BAZNAS Sulawesi Utara juga mengajak para muzakki, munfiq, dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap bentuk kebaikan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat. Peringatan Maulid Nabi juga menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW memberikan contoh bagaimana membangun masyarakat dengan nilai-nilai kasih sayang, keadilan, persaudaraan, kepedulian, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus dikembangkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan energi spiritual dan sosial bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak amal kebaikan, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Semoga kita semua dapat menjalankan sunnahnya,” menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang disampaikan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Dengan semangat Maulid Nabi, BAZNAS Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program pelayanan, pendistribusian, pemberdayaan, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan zakat yang semakin memberikan manfaat luas bagi umat. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Mari meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
BERITA25/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulawesi Utara Galang Dana Peduli NTT Pasca Gempa Bumi
BAZNAS Sulawesi Utara Galang Dana Peduli NTT Pasca Gempa Bumi
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi melalui gerakan Fund Rising Peduli NTT. Gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur telah menimbulkan dampak terhadap masyarakat, mulai dari kerusakan rumah, fasilitas umum, hingga terganggunya aktivitas dan mata pencaharian warga. Kondisi tersebut membutuhkan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat, para muzaki, donatur, lembaga, komunitas, dunia usaha, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. “Melalui Fund Rising Peduli NTT, kami mengajak masyarakat Sulawesi Utara dan seluruh donatur untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti dan manfaat bagi mereka yang sedang membutuhkan,” ujar BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Donasi yang dihimpun akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak, antara lain kebutuhan darurat, bantuan pangan dan kebutuhan pokok, dukungan pemulihan tempat tinggal dan fasilitas umum, serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sesuai ketentuan pengelolaan dana yang berlaku. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening: BSI – Baznas Tanggap Bencana1033279406 BSG – Infaq Shodaqoh00102110344862 Bank Muamalat – Infaq8610021618 Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui WhatsApp 082299847225. BAZNAS Sulawesi Utara berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan amanah donatur secara transparan, amanah, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan melalui mekanisme penyaluran bantuan kebencanaan. Gerakan ini menjadi bagian dari semangat kemanusiaan dan kepedulian bersama. BAZNAS Sulawesi Utara berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu sehingga saudara-saudara kita di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. “Bersama Kita Ringankan Derita, Bangkitkan Harapan.” BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraMengatakan Zakat, Menyatukan Umat
BERITA20/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS PROVINSI SULAWESI UTARA SAMPAIKAN UCAPAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81
BAZNAS PROVINSI SULAWESI UTARA SAMPAIKAN UCAPAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” momentum peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bagi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, kemerdekaan memiliki makna yang erat dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi juga sebagai amanah untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya mengambil bagian dalam pembangunan sosial melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, kepedulian sosial, serta penguatan keagamaan. Semangat kemerdekaan juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya gotong royong dan berbagi. Zakat sebagai instrumen sosial dalam Islam memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan mustahik. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menghadirkan Indonesia yang lebih sejahtera. “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, kepedulian, dan kebaikan yang memberikan manfaat bagi sesama.” BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Zakat Menguatkan Indonesia ???????? Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. #DirgahayuRI81 #HUTRI81 #BAZNASSulut #BAZNASSulawesiUtara #IndonesiaMaju
BERITA17/08/2026 | Humas Baznas Sulut
KETUA BAZNAS SULUT HADIRI UPACARA PENGIBARAN BENDERA HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
KETUA BAZNAS SULUT HADIRI UPACARA PENGIBARAN BENDERA HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Manado, 17 Agustus 2026 — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, menghadiri sekaligus mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), bertempat di Lapangan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Upacara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI dan Polri, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan bentuk partisipasi dan komitmen BAZNAS sebagai bagian dari elemen bangsa dalam memperkuat nilai persatuan, kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan persatuan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Bagi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, semangat kemerdekaan memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan dana umat. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai program BAZNAS Sulawesi Utara yang mencakup bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, serta penanganan kebencanaan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BAZNAS Kabupaten/Kota, lembaga amil zakat, organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, masjid, dan berbagai mitra lainnya menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat zakat kepada masyarakat. Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi refleksi bagi BAZNAS Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. Semangat kemerdekaan diharapkan dapat diterjemahkan melalui kerja nyata, pelayanan yang amanah, serta kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah. Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang melanjutkan perjuangan melalui kontribusi nyata sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. Dengan semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
BERITA17/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Waka II BAZNAS Sulut Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Sulut
Waka II BAZNAS Sulut Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Sulut
MANADO — Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Drs. H. Anwar Sandiah, menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin, 17 Agustus 2026. Kehadiran Waka II BAZNAS Sulut dalam momentum kenegaraan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara untuk turut mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara penurunan Bendera Merah Putih berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Rangkaian prosesi diikuti oleh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, aparatur sipil negara, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi peringatan atas perjalanan panjang bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan para pahlawan. Bagi BAZNAS Sulawesi Utara, semangat kemerdekaan memiliki nilai yang sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu perlu diisi dengan kerja nyata, kepedulian sosial, serta upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. Kehadiran Waka II BAZNAS Sulut pada upacara penurunan bendera juga menjadi simbol bahwa nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dapat berjalan beriringan. Semangat berzakat, berbagi, dan membantu sesama merupakan bagian dari kontribusi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera. “Semangat kemerdekaan hendaknya terus kita wujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata. BAZNAS akan terus berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah,” demikian pesan yang sejalan dengan semangat BAZNAS dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara penurunan Bendera Merah Putih ditutup dengan suasana penuh kebanggaan dan rasa syukur. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian terbaik bagi Indonesia. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi dalam memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
BERITA17/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un Turut Beduka Cita Mertua Ketua MUI Manado
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un Turut Beduka Cita Mertua Ketua MUI Manado
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap Pimpinan, Amil dan Staf BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya ke rahmatullah: H. Ahmad Bin Salim Bachmid Pengasuh Pesantren Al Khairat Tondano Mertua dari Ketua Umum MUI Kota Manado Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan dan menerangi alam kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. ?????????? ??????? ???? ??????????? ????????? ??????? ?????? "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia dan maafkanlah dia." BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Turut berduka cita
BERITA12/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Pakowa Wanea dari Lintas Ormas dan Komunitas
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Pakowa Wanea dari Lintas Ormas dan Komunitas
Manado – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menerima bantuan kemanusiaan untuk korban musibah kebakaran di wilayah Pakowa Wanea dari Lintas Ormas & Komunitas, yang terdiri atas BKMM Manado, BKMM Sulut, Muslimat NU Sulut, KWI Manado, dan Majelis Taklim Khoirul Bariyah Kampis. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh organisasi dan komunitas yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. "Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran di Pakowa Wanea serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi," ujar Hj. Lutvia Alwi. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk menyalurkan amanah yang diterima secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel kepada para penerima manfaat. Melalui sinergi antara BAZNAS dan berbagai organisasi kemasyarakatan, diharapkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial terus tumbuh dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada saat terjadi bencana maupun musibah. "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA10/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Pakowa Wanea Melalui BAZNAS Sulawesi Utara
Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Pakowa Wanea Melalui BAZNAS Sulawesi Utara
Manado – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani Manado menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Pakowa Wanea. Bantuan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata semangat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial dari keluarga besar Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah. Perwakilan Pengurus Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan hasil kepedulian para anggota majelis taklim yang secara sukarela menghimpun donasi untuk membantu meringankan beban para korban kebakaran. "Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah seluruh donatur dan memberikan keberkahan kepada kita semua," ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani yang telah menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Majelis Taklim Masjid Raya Ahmad Yani. Amanah ini akan kami salurkan kepada para korban kebakaran di Pakowa Wanea secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," ungkapnya. Melalui sinergi antara lembaga zakat dan organisasi kemasyarakatan, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA10/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Selamat Ulang Tahun Waka IV Baznas Sulut
Selamat Ulang Tahun Waka IV Baznas Sulut
Selamat Ulang Tahun Drs. Hi. Agus Santoso Budiharso, M.Sc Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, kebahagiaan, kekuatan, serta kemudahan dalam setiap langkah pengabdian untuk umat dan masyarakat. Semoga terus menjadi teladan dalam dedikasi, integritas, dan semangat melayani umat melalui zakat, serta senantiasa diberikan keberkahan usia dan kelancaran dalam menjalankan amanah. Barakallahu fi umrik. Jazakumullahu khairan atas segala dedikasi dan pengabdian.
BERITA08/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Innalillahi wainnailaihi rajiun : Berita Duka KADIS Perkebunan Sulut Telah Berpulang
Innalillahi wainnailaihi rajiun : Berita Duka KADIS Perkebunan Sulut Telah Berpulang
INN? LILL?HI WA INN? ILAIHI R?JI'?N Segenap Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya: Bapak Darwin Muksin, S.Sos., MM Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. "Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya lah kita semua akan kembali." (QS. Al-Baqarah: 156) Hormat kami, Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
BERITA08/08/2026 | Humas Baznas Sulut
KICI Sulawesi Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Pakowa Melalui BAZNAS Sulut
KICI Sulawesi Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Pakowa Melalui BAZNAS Sulut
Manado, 7 Agustus 2026 – Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Sulawesi Utara kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Hj. Sida Bachmid kepada Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (7/8). Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan empati KICI Sulut kepada masyarakat yang tengah menghadapi cobaan akibat musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga beberapa waktu lalu. Bantuan yang dihimpun akan disalurkan melalui BAZNAS Sulut agar dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Komunitas Ibu Cerdas Indonesia Sulawesi Utara atas kepedulian dan kepercayaannya kepada BAZNAS sebagai mitra penyalur bantuan kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi masyarakat, komunitas, dan lembaga pengelola zakat merupakan kekuatan besar dalam membangun kepedulian sosial. Ketika berbagai pihak bersinergi, bantuan dapat tersalurkan dengan lebih cepat, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. "Atas nama BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada KICI Sulut atas kepedulian yang luar biasa. Amanah ini akan kami salurkan kepada masyarakat terdampak kebakaran dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan tepat sasaran. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat ganda," ujar Hj. Lutvia Alwi. Sementara itu, perwakilan KICI Sulut, Hj. Sida Bachmid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saat terjadi bencana dan kondisi darurat. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali setelah mengalami kehilangan akibat musibah kebakaran. Menurutnya, nilai kepedulian dan gotong royong harus terus dipelihara sebagai budaya masyarakat Indonesia. Musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pakowa telah mengundang perhatian berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama berbagai unsur pemerintah, lembaga kemanusiaan, komunitas, dan masyarakat telah melakukan berbagai upaya penanganan serta penyaluran bantuan kepada para korban sebagai bagian dari respon kemanusiaan. Sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk respon cepat terhadap bencana. Melalui sinergi bersama pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, BAZNAS berupaya memastikan setiap amanah yang dititipkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik dan masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Sulut juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu, sehingga nilai-nilai solidaritas dan gotong royong terus tumbuh dalam membangun Sulawesi Utara yang lebih tangguh, peduli, dan sejahtera.
BERITA07/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Salurkan Bantuan Sarana Kebersihan kepada Masjid Raya Ahmad Yani sebagai Wujud Kepedulian terhadap Rumah Ibadah
BAZNAS Sulut Salurkan Bantuan Sarana Kebersihan kepada Masjid Raya Ahmad Yani sebagai Wujud Kepedulian terhadap Rumah Ibadah
Manado, 7 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali melaksanakan salah satu program pendistribusian pada bidang Sulut Taqwa melalui penyerahan bantuan sarana kebersihan kepada Masjid Raya Ahmad Yani Sulawesi Utara. Bantuan berupa dua unit tempat sampah dan perlengkapan kebersihan berupa kain pel tersebut diserahkan secara langsung kepada pengurus Badan Takmir Masjid (BTM) Masjid Raya Ahmad Yani sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan masjid yang bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung di Sekretariat Badan Takmir Masjid Raya Ahmad Yani Sulawesi Utara pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Sulut dalam memperkuat pelayanan kepada rumah-rumah ibadah melalui penyediaan sarana yang menunjang aktivitas keagamaan sehari-hari. Masjid sebagai pusat ibadah umat Islam memiliki peran strategis yang tidak hanya digunakan untuk pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, kajian keislaman, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masjid merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui bantuan ini, BAZNAS Sulut berharap kebutuhan dasar kebersihan masjid dapat semakin terpenuhi sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk. Penyediaan tempat sampah juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya membuang sampah pada tempatnya, sementara perlengkapan kebersihan akan membantu pengurus dalam menjaga kondisi lantai dan area masjid agar tetap bersih setiap saat. Pengurus Badan Takmir Masjid Raya Ahmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat karena akan digunakan secara langsung dalam mendukung kegiatan operasional kebersihan masjid yang setiap harinya melayani jamaah dari berbagai kalangan. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan implementasi amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Setiap dana yang dihimpun diupayakan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata, termasuk penguatan sarana ibadah dan pelayanan kepada umat. Ke depan, BAZNAS Sulut akan terus memperluas sinergi dengan masjid, musala, lembaga pendidikan Islam, serta berbagai institusi keagamaan lainnya agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat. Penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat menjadi bagian penting dari visi BAZNAS dalam menghadirkan keberkahan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui langkah sederhana namun berdampak seperti penyediaan sarana kebersihan, diharapkan budaya menjaga kebersihan rumah ibadah semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kesadaran bersama. Sebab, masjid yang bersih dan nyaman akan menghadirkan suasana ibadah yang lebih khusyuk, sekaligus mencerminkan kepedulian umat terhadap kemuliaan rumah Allah.
BERITA07/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Ketua BAZNAS Sulut Resmi Tutup Pendampingan dan Luncurkan Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
Ketua BAZNAS Sulut Resmi Tutup Pendampingan dan Luncurkan Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
Manado, 2 Agustus 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pendampingan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) sekaligus melaunching Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, pada Minggu (2/8). Dalam sambutannya, Hj. Lutvia Alwi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, relawan, dan para pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi menyukseskan program KATANA. Menurutnya, pembentukan Kampung Tanggap Bencana merupakan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang memiliki kesiapsiagaan, kemampuan mitigasi, dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai potensi bencana. "KATANA bukan hanya program seremonial, tetapi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang tangguh. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendampingan dapat diterapkan secara berkelanjutan demi keselamatan dan ketahanan masyarakat Kelurahan Bailang," ujar Hj. Lutvia Alwi. Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi Launching Kampung Tanggap Bencana oleh para pemangku kepentingan. Ketua BAZNAS Sulut didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. H. Anwar Sandiah, serta Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut, Mustafa Marhaba. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Sulut juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti rangkaian pendampingan. Selain itu, diserahkan pula Surat Tugas kepada Tim Kelompok Kerja (POKJA) KATANA Kelurahan Bailang yang akan menjadi ujung tombak dalam menggerakkan program kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di tingkat masyarakat. Melalui peluncuran KATANA ini, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketangguhan masyarakat melalui program-program kemanusiaan yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA02/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Resmi Luncurkan Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang, Wujudkan Masyarakat Tangguh Menghadapi Bencana
BAZNAS Sulut Resmi Luncurkan Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang, Wujudkan Masyarakat Tangguh Menghadapi Bencana
Manado, 2 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pendampingan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) sekaligus melaksanakan Launching Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun masyarakat yang memiliki kapasitas, kesiapsiagaan, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas. Prosesi penutupan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH., didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sulut, Drs. H. Anwar Sandiah, serta Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara, Mustafa Marhaba. Turut hadir unsur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, relawan, serta seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pendampingan selama dua hari. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Sulut, Hj. Lutvia Alwi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Program Kampung Tanggap Bencana. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, BAZNAS, relawan, dan masyarakat mampu melahirkan sebuah gerakan bersama dalam membangun budaya sadar bencana. "Program Kampung Tanggap Bencana bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang mandiri, siap, dan tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana. Kami berharap apa yang telah dipelajari selama pendampingan ini dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan sehingga Kelurahan Bailang menjadi contoh bagi wilayah lain di Sulawesi Utara," ujar Hj. Lutvia Alwi. Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendukung program-program kemanusiaan yang berorientasi pada pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, serta pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Momentum peluncuran Kampung Tanggap Bencana (KATANA) Kelurahan Bailang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pada backdrop launching oleh para pemangku kepentingan sebagai simbol kesepakatan untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen kolektif bahwa keberhasilan Program KATANA tidak hanya bergantung pada BAZNAS maupun pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kesiapsiagaan dan memperkuat budaya gotong royong. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses sosialisasi, pembekalan, pendampingan teknis, penyusunan peta risiko, simulasi kebencanaan, hingga penyusunan rencana aksi Kampung Tanggap Bencana. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan partisipasi aktif para peserta dalam meningkatkan kapasitas diri demi kepentingan masyarakat luas. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga menyerahkan Surat Tugas kepada Tim Kelompok Kerja (POKJA) Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang. Tim POKJA ini akan menjadi motor penggerak program di tingkat kelurahan dengan tugas mengoordinasikan kegiatan mitigasi, edukasi kebencanaan, penyelenggaraan simulasi secara berkala, pemeliharaan sistem peringatan dini, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam penanganan bencana. Pembentukan Tim POKJA diharapkan mampu memastikan keberlanjutan Program KATANA sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah kegiatan pendampingan selesai, melainkan terus berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkesinambungan. Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut yang dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana melalui pendekatan edukasi, mitigasi, pelatihan, simulasi, dan pemberdayaan berbasis komunitas. Selama pelaksanaan program, peserta telah memperoleh materi mengenai kajian risiko bencana, penyusunan rencana aksi, sistem peringatan dini, manajemen posko, pembagian peran relawan, hingga penyusunan peta dan jalur evakuasi secara visual. Dengan diresmikannya Kampung Tanggap Bencana Kelurahan Bailang, BAZNAS Sulut berharap akan lahir komunitas masyarakat yang semakin mandiri, terorganisasi, dan memiliki kemampuan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan serta penanganan awal ketika terjadi bencana. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara meyakini bahwa ketangguhan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mengurangi risiko bencana. Oleh karena itu, kolaborasi yang telah terbangun melalui Program KATANA akan terus diperkuat agar semakin banyak wilayah di Sulawesi Utara yang memiliki sistem kesiapsiagaan yang baik dan berkelanjutan. Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, BAZNAS Sulut akan terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Sulawesi Utara yang tangguh terhadap bencana, sejalan dengan semangat "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA02/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Gelar Simulasi Kampung Tanggap Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Kelurahan Bailang
BAZNAS Sulut Gelar Simulasi Kampung Tanggap Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Kelurahan Bailang
Manado, 2 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara kembali melanjutkan rangkaian Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) dengan melaksanakan Simulasi Penanganan Bencana di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh proses pembinaan dan pendampingan yang telah dilaksanakan sejak tahap sosialisasi, pembekalan materi, penyusunan kajian risiko, hingga pembuatan peta dan jalur evakuasi. Simulasi dipandu langsung oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara, Bapak Mustafa Marhaba, bersama Person In Charge (PIC) Kampung Tanggap Bencana (KATANA). Kegiatan ini melibatkan relawan KATANA Bailang, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sebelumnya. Pelaksanaan simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata saat terjadi bencana, sehingga seluruh peserta dapat mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh. Mulai dari penyampaian informasi melalui sistem peringatan dini, koordinasi antarrelawan, proses evakuasi warga menuju titik aman, pengelolaan posko darurat, hingga pelaporan situasi dilakukan sesuai prosedur yang telah disusun dalam rencana aksi Kampung Tanggap Bencana. Komandan BTB Sulut, Mustafa Marhaba, menegaskan bahwa simulasi merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun budaya siaga bencana di tengah masyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus dilatih secara berulang agar setiap individu mengetahui tugas dan tanggung jawabnya ketika menghadapi kondisi darurat. "Simulasi merupakan proses pembelajaran yang sangat penting. Ketika masyarakat sudah terbiasa berlatih, mereka tidak akan panik saat menghadapi situasi sebenarnya. Respons yang cepat, koordinasi yang baik, dan pemahaman terhadap jalur evakuasi akan sangat menentukan keselamatan masyarakat," ujar Mustafa Marhaba. Dalam pelaksanaan simulasi, setiap anggota PIC KATANA menjalankan peran sesuai dengan struktur organisasi yang telah dibentuk. Tim peringatan dini bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tim evakuasi mengarahkan warga menuju jalur yang telah ditetapkan, tim kesehatan memberikan pertolongan pertama kepada korban simulasi, sedangkan tim logistik dan posko memastikan seluruh proses berjalan secara tertib dan terkoordinasi. Suasana simulasi berlangsung penuh semangat dan antusias. Masyarakat menunjukkan kesiapan dalam mengikuti setiap tahapan latihan, mulai dari menerima informasi peringatan dini, bergerak menuju titik kumpul, hingga mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa proses pendampingan yang dilakukan selama dua hari mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana. Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertujuan membangun masyarakat tangguh melalui pendekatan edukasi, mitigasi, penguatan kapasitas relawan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Program ini tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pengurangan risiko yang berkelanjutan. Melalui kegiatan simulasi ini, BAZNAS Sulut berharap seluruh unsur masyarakat Kelurahan Bailang semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayahnya. Kesiapsiagaan yang dibangun secara bersama-sama diyakini akan mampu meminimalkan risiko korban jiwa, kerusakan, maupun dampak sosial yang ditimbulkan oleh bencana. Keberhasilan pelaksanaan simulasi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut, pemerintah setempat, para relawan, serta masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tangguh, dan berdaya menghadapi ancaman bencana. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, BAZNAS Sulut terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Program Kampung Tanggap Bencana, diharapkan lahir komunitas-komunitas yang mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, sehingga tercipta budaya mitigasi yang kuat dan berkelanjutan. Mengakhiri kegiatan simulasi, seluruh peserta bersama-sama menggelorakan yel-yel yang menjadi semangat Program KATANA Bailang: "KATANA BAILANG BUNAKEN!" "TANGGUH! TANGGUH! SEMAKIN TANGGUH!" Yel-yel tersebut bukan sekadar seruan penyemangat, melainkan menjadi simbol komitmen seluruh masyarakat Kelurahan Bailang untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat solidaritas, dan membangun ketangguhan bersama dalam menghadapi berbagai potensi bencana. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara akan terus memperluas implementasi Program Kampung Tanggap Bencana sebagai bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang mandiri, tangguh, dan peduli terhadap keselamatan lingkungan melalui semangat "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA02/08/2026 | Humas Baznas Sulut
MABRUK ALFA MABRUK BARAKALLAH FII UMRIK
MABRUK ALFA MABRUK BARAKALLAH FII UMRIK
Selamat Ulang Tahun Kepada Hj. Lutvia Alwi, SH., MH Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, umur yang berkah, kebahagiaan, serta kekuatan dalam memimpin. Semoga setiap langkah pengabdian menjadi amal jariyah dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berkembang sebagai lembaga yang amanah, profesional, modern, dan terpercaya dalam melayani umat. Barakallahu fii umrik. Jazakumullahu Khairan Katsiran. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin.
BERITA02/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Ketua BAZNAS Sulut Sosialisasikan Program Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
Ketua BAZNAS Sulut Sosialisasikan Program Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
Manado, 1 Agustus 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH., memberikan sosialisasi Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) kepada masyarakat Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Assalam Bailang ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Sulut dalam membangun budaya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana. Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian awal pelaksanaan Program Kampung Tanggap Bencana yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut sebagai bentuk penguatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat terjadi bencana. Dalam pemaparannya, Hj. Lutvia Alwi menegaskan bahwa Program Kampung Tanggap Bencana merupakan salah satu implementasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pengurangan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. "Kampung Tanggap Bencana bukan sekadar sebuah program, tetapi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang sadar akan risiko bencana, mampu melakukan mitigasi, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. BAZNAS hadir untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi, pembinaan relawan, dan kolaborasi lintas sektor," ujar Hj. Lutvia Alwi. Beliau menjelaskan bahwa Kelurahan Bailang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki potensi kerawanan terhadap berbagai jenis bencana, sehingga diperlukan upaya bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Melalui program ini, warga akan dibekali pengetahuan mengenai pemetaan risiko bencana, langkah-langkah mitigasi, penyusunan rencana evakuasi, hingga pembentukan relawan berbasis masyarakat. Kegiatan sosialisasi mendapat sambutan antusias dari peserta yang terdiri atas perangkat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, relawan, dan warga setempat. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya tanggap bencana sejak dini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bunaken Hery Anwar, Lurah Bailang, jajaran Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut, serta Pengurus Pondok Pesantren Assalam Bailang, Ust. Masri Hamzah. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap Program Kampung Tanggap Bencana dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kawasan yang tangguh terhadap bencana. Melalui Program Kampung Tanggap Bencana, BAZNAS Sulut tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membangun masyarakat yang memiliki kesadaran, kemampuan, dan kemandirian dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Hal ini sejalan dengan komitmen BAZNAS untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang berdampak nyata melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. "Zakat Menguatkan Indonesia."
BERITA01/08/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Perkuat Kapasitas Relawan dan Masyarakat melalui Pendampingan Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
BAZNAS Sulut Perkuat Kapasitas Relawan dan Masyarakat melalui Pendampingan Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Bailang
Manado, 1 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana melalui pelaksanaan Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Setelah pembukaan dan sosialisasi program, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan teknis dan peningkatan kapasitas masyarakat yang menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Pendampingan ini bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan praktis dalam mengidentifikasi risiko bencana, menyusun rencana aksi, membangun sistem peringatan dini, hingga menyusun jalur evakuasi yang efektif. Kegiatan tersebut diikuti oleh Person In Charge (PIC) KATANA, perangkat Kelurahan Bailang, relawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di wilayahnya. Materi pertama disampaikan oleh BPBD Kota Manado melalui Bapak Arda Toha Prariyadi, yang membawakan materi mengenai Kebencanaan, Kajian Risiko, dan Penyusunan Rencana Aksi. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pemahaman terhadap karakteristik ancaman bencana menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kelurahan Bailang, metode identifikasi ancaman, analisis kerentanan masyarakat, hingga penyusunan rencana aksi yang terukur dan berbasis kondisi riil di lapangan. Dengan adanya kajian risiko tersebut, masyarakat diharapkan mampu menyusun langkah-langkah mitigasi yang tepat serta mengurangi dampak yang ditimbulkan apabila terjadi bencana. Selanjutnya, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara, Bapak Mustafa Marhaba, memberikan materi mengenai Sistem Peringatan Dini (Early Warning System), Pembagian Peran Relawan, dan Manajemen Posko Tanggap Darurat. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun sistem komunikasi yang cepat dan efektif sebagai bagian dari peringatan dini kepada masyarakat. Selain itu, dijelaskan pula mekanisme pembagian tugas antarrelawan, struktur organisasi penanganan bencana di tingkat kampung, hingga tata kelola posko yang efektif agar proses koordinasi, pendataan korban, distribusi logistik, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terorganisir. Menurut Mustafa Marhaba, kesiapsiagaan bukan hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami perannya masing-masing ketika situasi darurat terjadi. "Masyarakat yang telah memahami sistem peringatan dini dan memiliki pembagian tugas yang jelas akan mampu merespons bencana dengan lebih cepat, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian dapat diminimalkan," ujarnya. Pendampingan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Drs. H. Agus S. Budiharso, yang membawakan materi mengenai Pembuatan Peta Risiko dan Jalur Evakuasi secara Visual bersama PIC Kampung Tanggap Bencana. Pada sesi ini peserta diajak melakukan pemetaan wilayah secara partisipatif dengan mengidentifikasi lokasi-lokasi rawan bencana, titik kumpul, jalur evakuasi, lokasi pengungsian sementara, serta fasilitas-fasilitas penting yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat. Hasil pemetaan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk peta visual yang mudah dipahami oleh seluruh masyarakat sehingga dapat menjadi pedoman ketika terjadi bencana. Pendekatan visual tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar sekaligus mempercepat proses evakuasi apabila terjadi keadaan darurat. Seluruh rangkaian pendampingan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta melakukan simulasi sederhana terkait penyusunan rencana aksi dan pemetaan wilayah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun budaya siaga bencana sejak dini. Program Kampung Tanggap Bencana yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang tidak hanya berorientasi pada penanganan pascabencana, tetapi juga mengedepankan aspek pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana. Melalui kolaborasi dengan BPBD Kota Manado, pemerintah daerah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan relawan, BAZNAS Sulut berharap Kelurahan Bailang dapat menjadi model Kampung Tanggap Bencana yang mampu membangun sistem kesiapsiagaan masyarakat secara mandiri, berkelanjutan, dan berbasis komunitas. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara meyakini bahwa penguatan kapasitas masyarakat merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh. Dengan semangat gotong royong, edukasi yang berkesinambungan, serta kolaborasi lintas sektor, Program Kampung Tanggap Bencana diharapkan mampu menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas dalam mendukung ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara akan terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan sebagai wujud nyata semangat "Zakat Menguatkan Indonesia".
BERITA01/08/2026 | Humas Baznas Sulut
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Utara.

Lihat Daftar Rekening →