WhatsApp Icon

BAZNAS Sulut Gelar Simulasi Kampung Tanggap Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Kelurahan Bailang

02/08/2026  |  Penulis: Humas Baznas Sulut

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Sulut Gelar Simulasi Kampung Tanggap Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Kelurahan Bailang

Simulasi KATANA (Kampung Tanggap Bencana)

Manado, 2 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara kembali melanjutkan rangkaian Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) dengan melaksanakan Simulasi Penanganan Bencana di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh proses pembinaan dan pendampingan yang telah dilaksanakan sejak tahap sosialisasi, pembekalan materi, penyusunan kajian risiko, hingga pembuatan peta dan jalur evakuasi.

Simulasi dipandu langsung oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Utara, Bapak Mustafa Marhaba, bersama Person In Charge (PIC) Kampung Tanggap Bencana (KATANA). Kegiatan ini melibatkan relawan KATANA Bailang, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sebelumnya.

Pelaksanaan simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata saat terjadi bencana, sehingga seluruh peserta dapat mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh. Mulai dari penyampaian informasi melalui sistem peringatan dini, koordinasi antarrelawan, proses evakuasi warga menuju titik aman, pengelolaan posko darurat, hingga pelaporan situasi dilakukan sesuai prosedur yang telah disusun dalam rencana aksi Kampung Tanggap Bencana.

Komandan BTB Sulut, Mustafa Marhaba, menegaskan bahwa simulasi merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun budaya siaga bencana di tengah masyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus dilatih secara berulang agar setiap individu mengetahui tugas dan tanggung jawabnya ketika menghadapi kondisi darurat.

"Simulasi merupakan proses pembelajaran yang sangat penting. Ketika masyarakat sudah terbiasa berlatih, mereka tidak akan panik saat menghadapi situasi sebenarnya. Respons yang cepat, koordinasi yang baik, dan pemahaman terhadap jalur evakuasi akan sangat menentukan keselamatan masyarakat," ujar Mustafa Marhaba.

Dalam pelaksanaan simulasi, setiap anggota PIC KATANA menjalankan peran sesuai dengan struktur organisasi yang telah dibentuk. Tim peringatan dini bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tim evakuasi mengarahkan warga menuju jalur yang telah ditetapkan, tim kesehatan memberikan pertolongan pertama kepada korban simulasi, sedangkan tim logistik dan posko memastikan seluruh proses berjalan secara tertib dan terkoordinasi.

Suasana simulasi berlangsung penuh semangat dan antusias. Masyarakat menunjukkan kesiapan dalam mengikuti setiap tahapan latihan, mulai dari menerima informasi peringatan dini, bergerak menuju titik kumpul, hingga mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa proses pendampingan yang dilakukan selama dua hari mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertujuan membangun masyarakat tangguh melalui pendekatan edukasi, mitigasi, penguatan kapasitas relawan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Program ini tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pengurangan risiko yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan simulasi ini, BAZNAS Sulut berharap seluruh unsur masyarakat Kelurahan Bailang semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayahnya. Kesiapsiagaan yang dibangun secara bersama-sama diyakini akan mampu meminimalkan risiko korban jiwa, kerusakan, maupun dampak sosial yang ditimbulkan oleh bencana.

Keberhasilan pelaksanaan simulasi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulut, pemerintah setempat, para relawan, serta masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tangguh, dan berdaya menghadapi ancaman bencana.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, BAZNAS Sulut terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Program Kampung Tanggap Bencana, diharapkan lahir komunitas-komunitas yang mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, sehingga tercipta budaya mitigasi yang kuat dan berkelanjutan.

Mengakhiri kegiatan simulasi, seluruh peserta bersama-sama menggelorakan yel-yel yang menjadi semangat Program KATANA Bailang:

"KATANA BAILANG BUNAKEN!"
"TANGGUH! TANGGUH! SEMAKIN TANGGUH!"

Yel-yel tersebut bukan sekadar seruan penyemangat, melainkan menjadi simbol komitmen seluruh masyarakat Kelurahan Bailang untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat solidaritas, dan membangun ketangguhan bersama dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara akan terus memperluas implementasi Program Kampung Tanggap Bencana sebagai bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang mandiri, tangguh, dan peduli terhadap keselamatan lingkungan melalui semangat "Zakat Menguatkan Indonesia."

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Utara.

Lihat Daftar Rekening →