Berita Terbaru
Tim BAZNAS RI dan BAZNAS Sulut Tinjau Lokasi Penyerahan Kapal Ambulance di Manado Bay
Manado, 21 Oktober 2025
Usai melakukan pertemuan dengan Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si, Tim BAZNAS RI yang dipimpin oleh Bapal Ahmad Fikri selaku Direktur Pendistribusian bersama pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melanjutkan agenda kegiatan dengan melakukan survey lokasi penyerahan kapal klinik ambulance di kawasan Manado Bay.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi serta kelengkapan fasilitas pendukung yang diperlukan dalam proses penyerahan kapal tersebut. Tim juga melakukan pengecekan terhadap kondisi perairan dan area sandar agar kegiatan nantinya dapat berjalan lancar dan aman.
Survey ini merupakan tahapan penting dalam rangkaian persiapan penyerahan kapal klinik ambulance yang akan mendukung layanan kesehatan masyarakat pesisir dan kepulauan, khususnya di wilayah Sangihe dan Talaud.
Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BAZNAS RI dan BAZNAS Sulut dalam memastikan setiap program pendistribusian dan pendayagunaan zakat terlaksana secara tepat guna dan berdampak langsung bagi masyarakat.
BERITA22/10/2025 | Humas Baznas Sulut
Koordinasi Bersama Pemprov dalam Rangka Acara Penyerahan Kapal Klinik Ambulance
Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, Tim BAZNAS RI yang dipimpin oleh Bapak Ahmad Fikri, selaku Direktur Bidang Pendistribusian, bersama dengan pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, melaksanakan kunjungan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Kunjungan tersebut membahas rencana penyerahan kapal klinik ambulance, yang menjadi bagian dari program layanan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat Kepulauan Sangihe & Talaud. Rombongan diterima secara resmi oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Sulut, Bapak Dr. Denny Mangala, M.Si, mewakili Gubernur Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek teknis dan koordinatif terkait pelaksanaan kegiatan penyerahan kapal klinik ambulance agar dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Sulut, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat pesisir dan kepulauan di wilayah Sulawesi Utara.
BERITA22/10/2025 | Humas Baznas Sulut
Rapat Zoom BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Bahas Persiapan Rakorda 2025 dan RKAT 2026
Rapat Zoom BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Bahas Persiapan Rakorda 2025 dan RKAT 2026
Manado, Jumat 17 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan rapat koordinasi secara virtual melalui Zoom Meeting bersama seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara.
Rapat ini membahas persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Sulut Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Sulut dan dihadiri oleh para ketua & pimpinan serta pelaksana BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai hal teknis terkait pelaksanaan Rakorda, termasuk lokasi, waktu pelaksanaan, serta agenda strategis yang akan dibahas dalam forum tahunan tersebut.
Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya penyusunan RKAT 2026 yang selaras dengan arah kebijakan nasional dan fokus program pemberdayaan mustahik di daerah.
Rapat berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh pengurus BAZNAS di Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan sinergi dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayahnya.
BERITA17/10/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Rabu, 15 Oktober 2025, telah dilaksanakan rapat rutin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bertempat di kantor BAZNAS Sulut, Manado.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sulut Ibu Hj. Lutvia Alwi dan dihadiri oleh para wakil ketua, pelaksana, serta staf sekretariat. Agenda rapat meliputi pembahasan evaluasi program kerja tahun berjalan, persiapan pelaksanaan Rakorda BAZNAS Sulut tahun 2025, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2026 serta launching Kapal Ambulance.
Selain itu, dalam rapat juga dibahas penguatan koordinasi dengan BAZNAS kabupaten/kota, optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta tindak lanjut berbagai program pemberdayaan masyarakat.
BERITA15/10/2025 | Humas Baznas Sulut
Survey Lokasi Rakorda 2025 & RKAT 2026
Selasa, 14 Oktober 2025 – Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Ibu Hj. Lutvia Alwi melakukan survey lokasi di Hotel Quality Manado dalam rangka rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tempat dan fasilitas yang akan digunakan dalam pelaksanaan Rakorda mendatang, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan optimal. Survey ini juga menjadi bagian dari langkah awal BAZNAS Sulut dalam menyusun arah kebijakan dan program strategis untuk tahun 2026.
Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS Sulut beberapa staf pelaksana yang membantu dalam proses pengecekan teknis dan administrasi kegiatan.
BERITA14/10/2025 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS MINAHASA LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KANTOR BAZNAS SULUT
Pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa melakukan kunjungan kerja ke kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara.
Kunjungan ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Sulut, yaitu Ketua Ibu Hj. Lutvia Alwi, Bapak Hi. Anwar Sandiah, dan Bapak Hi. Agus Budiharso.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, membahas berbagai hal terkait sinergi program zakat, infak, dan sedekah serta evaluasi BAZNAS Kabupaten Minahasa.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik dalam upaya optimalisasi pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat di wilayah Sulawesi Utara.
BERITA10/10/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Manado – Pada hari Selasa, 30 September 2025, telah dilaksanakan rapat rutin Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II, Bapak Hi. Anwar Sandiah, dengan dihadiri jajaran pimpinan serta pelaksana BAZNAS Sulut.
Dalam rapat tersebut, dibahas beberapa agenda penting yang menjadi fokus kerja ke depan, di antaranya:
1. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung digitalisasi program dan layanan.
2. Program Z-Auto
3. Optimalisasi program nasional Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
4. Evaluasi dan tindak lanjut Proposal Mustahik.
5. Program Ambulans Laut untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat pesisir dan kepulauan sangihe & Talaud
6. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).
Rapat berlangsung penuh semangat dan produktif, dengan harapan setiap agenda yang dibahas dapat diimplementasikan secara maksimal guna meningkatkan pelayanan BAZNAS Sulut kepada masyarakat, serta memperkuat peran dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di Sulawesi Utara.
BERITA30/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Baznas Sulut Salurkan Program Sulut Cerdas
Manado, Jumat 26 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program unggulan *Sulut Cerdas*.
Pada kesempatan ini, BAZNAS Sulut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 5 orang penerima. Rinciannya, 4 orang mahasiswa menerima bantuan untuk menunjang penyelesaian studi akhir kuliah, sementara 1 orang mendapatkan dukungan untuk kegiatan studi banding.
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III/I BAZNAS Sulut, Bapak Hi. Kennedy Paputungan, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program *Sulut Cerdas* merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam memfasilitasi generasi muda Sulawesi Utara agar dapat terus berprestasi dan menuntaskan pendidikannya.
“BAZNAS Sulut berkomitmen membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus memotivasi para penerima untuk semakin giat menuntut ilmu,” ujar H. Kennedy Paputungan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para penerima dapat menyelesaikan studinya tepat waktu serta membawa manfaat bagi masyarakat luas. Program *Sulut Cerdas* sendiri merupakan bagian dari lima program unggulan BAZNAS Sulut yang terus digalakkan untuk mencetak generasi cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
BERITA27/09/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Manado, Rabu 24 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan rapat rutin yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana.
Rapat yang digelar secara internal ini membahas evaluasi program yang sedang berjalan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi kinerja di bidang pengumpulan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.
Ketua BAZNAS Sulut menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja sama seluruh tim dalam menjalankan program unggulan BAZNAS Sulut, seperti Sulut Makmur, Sulut Cerdas, Sulut Sehat, Sulut Takwa, dan Sulut Peduli.
Selain itu, dalam rapat juga dibicarakan agenda kegiatan mendatang yang diharapkan dapat semakin memperkuat peran BAZNAS Sulut sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
Rapat rutin ini ditutup dengan penekanan pentingnya soliditas internal dan komunikasi yang baik agar setiap program dapat berjalan efektif sesuai visi misi BAZNAS.
BERITA25/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Ucapan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara Ke 61
Baznas Sulut Mengucapkan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara Ke 61
Maju, Sejahtera, Dan berkelanjutan
BERITA23/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI
Selasa, 16 September 2025
Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI dari Divisi Kesehatan serta Divisi Pengendalian & Evaluasi melaksanakan pembicaraan terkait Kapal Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS yang direncanakan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud dan akan di Cek di Dermaga Suzuki Tombariri.
Pertemuan ini berlangsung di ruang tamu BAZNAS Sulut dan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sulut Hj. Lutvia Alwi, didampingi oleh Bapak H. Kennedy Paputungan serta Bapak H. Anwar Sandiah.
Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek teknis dan evaluasi dipertimbangkan agar program Kapal Layanan Kesehatan ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan merata bagi masyarakat Sangihe dan Talaud, sejalan dengan visi BAZNAS dalam memberikan layanan terbaik bagi umat melalui pemanfaatan dana zakat, infaq, dan sedekah secara tepat sasaran.
#CahayaZakat
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Survey Progres Renovasi Rumah RLHB 2025 di Bumi Nyiur Kecamatan Wanea Manado
Manado – Pada hari Rabu, 10 September 2025, Pimpinan bersama Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan survey lapangan terkait progres renovasi Rumah Bantuan Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) 2025 di wilayah Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado.Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan langsung terhadap proses renovasi agar sesuai dengan standar kelayakan serta tepat sasaran bagi penerima manfaat. Tim BAZNAS Sulut meninjau perkembangan renovasi rumah, berdialog dengan penerima bantuan, serta memastikan kebutuhan teknis yang diperlukan dalam penyelesaian pembangunan.BAZNAS Sulut berkomitmen untuk terus melakukan monitoring di setiap titik lokasi penerima program RLHB 2025, sehingga manfaat bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Hari Ketiga Rakornas BAZNAS 2025: Puncak BAZNAS Award, Sejumlah Tokoh Nasional Raih Penghargaan
Jakarta, Kamis (28/8/2025) – Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 memasuki hari ketiga dengan agenda utama pelaksanaan Malam Puncak BAZNAS Award** yang digelar di Jakarta. Acara penghargaan ini menjadi ajang apresiasi bagi tokoh, tokoh masyarakat, dan lembaga yang berkontribusi dalam penguatan gerakan zakat nasional.
Pada malam penuh kehormatan tersebut, sejumlah nama besar turut menerima penghargaan dari BAZNAS RI, di antaranya Muhaimin Iskandar (Cak Imin), komedian Komeng, artis Raffi Ahmad, serta desainer kondang Ivan Gunawan. Mereka dinilai aktif dalam menginspirasi masyarakat melalui karya, peran sosial, dan dukungan nyata terhadap program zakat, infak, sedekah, serta pemberdayaan umat.
Penganugerahan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun figur publik. Dengan dukungan tokoh-tokoh nasional, diharapkan gerakan zakat di Indonesia semakin meluas dan berdampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Rakornas BAZNAS 2025 yang digelar di Hotel Mercure Jakarta ini sebelumnya menghadirkan berbagai sumber dari kementerian/lembaga, termasuk BPS, Kemenko PMK, dan Kemendagri, yang membahas arah kebijakan serta strategi optimalisasi zakat nasional.
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas Sulut
Rakornas BAZNAS 2025, Bappenas: Zakat Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
Plt. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali mengungkapkan peran zakat sangat penting dalam pembangunan nasional. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025, hari kedua, pada Rabu (27/08/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pungkas juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kiprahnya yang konsisten dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, serta menegaskan bahwa kontribusi zakat semakin relevan dalam mendukung pencapaian target pembangunan.“Kemiskinan kita sudah turun drastis, sekarang sudah di bawah 10 persen. Namun yang menjadi perhatian adalah ketimpangan. Di sinilah zakat berperan penting, tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar dapat keluar dari kemiskinan,” ujarnya.Lebih jauh, Pungkas menekankan bahwa sinkronisasi program BAZNAS dengan arah pembangunan pemerintah menjadi hal yang sangat penting. Ia menyebutkan bahwa integrasi program BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan memperkuat daya ungkit terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).“RPJMD di daerah harus mengikuti RPJMN. Karena itu, BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota perlu memastikan programnya tercantum dalam RPJMD, sehingga daya ungkitnya lebih besar,” jelasnya.Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa potensi zakat nasional yang sangat besar, mencapai Rp327 triliun per tahun, harus dikelola secara optimal. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan strategi ekosistem yang mendorong masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat secara lebih luas dan berkelanjutan.“Tantangannya adalah bagaimana potensi itu bisa terealisasi dengan menciptakan ekosistem yang mendorong masyarakat untuk tahu, mau, dan mampu menunaikan zakat. Faktor kepercayaan kepada lembaga pengelola zakat menjadi kunci utama,” tegasnya.Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Pungkas menegaskan kembali bahwa zakat dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa kontribusi BAZNAS akan sangat menentukan keberhasilan dalam menurunkan kemiskinan dan mengecilkan ketimpangan sosial.“Kita ingin menuju Indonesia yang maju dan sejahtera, dengan kemiskinan mendekati nol dan kesenjangan yang semakin kecil. Peran BAZNAS dalam mendukung tujuan besar ini sangat strategis,” terangnya.Menutup paparannya, Pungkas mendorong agar pengelolaan zakat semakin diperkuat melalui tata kelola yang baik serta pemanfaatan teknologi digital. Hal ini, menurutnya, akan meningkatkan efektivitas zakat sekaligus melengkapi keterbatasan anggaran pemerintah.“APBN kita terbatas, sehingga peran pembiayaan non-pemerintah seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi sangat penting. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan digitalisasi, zakat akan semakin besar kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.Melalui Rakornas 2025 ini, BAZNAS RI meneguhkan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam pengelolaan zakat, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Rakornas 2025, BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Berkolaborasi dengan BAZNAS RI untuk penyaluran bantuan sangat penting, agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para mustahik.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti saat menjadi pemateri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS hari kedua, Rabu (27/08/2025).
Menurut Amalia, jumlah penduduk Indonesia per 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 286,8 juta dengan tingkat kemiskinan sebesar 23,85 juta orang. Jumlah masyarakat miskin terbesar berada di Pulau Jawa, antara lain Jawa Timur sebanyak 3,87 juta orang masuk dalam kategori miskin, Jawa Barat 3,6 juta orang miskin, Jawa Tengah 3,3 juta orang miskin, kemudian Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur.
“Jika dijumlahkan ada 13,13 juta orang atau sekitar 55 persen dari penduduk miskin di Indonesia ada di 5 provinsi tersebut,” kata Amalia di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Menurut Amalia, berdasarkan survei yang dilakukan, mayoritas penduduk miskin ini berasal dari keluarga yang putus sekolah atau memiliki kepala rumah tangga yang hanya lulusan SD. Salah satunya bekerja di sektor pertanian sebesar 45,67 persen, dan yang lain bekerja di sektor informal sehingga tidak memiliki jaminan kesehatan.
“Jadi pendidikan itu penting untuk menjamin tingkat kesejahteraan sebuah keluarga,” kata Amalia.
Karena itu, Presiden Prabowo mendirikan sekolah rakyat yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin agar tidak putus sekolah. Dengan harapan, pendidikan ini akan mampu memutus garis kemiskinan pada keluarga miskin tersebut.
“Ini salah satu proses pemutusan rantai kemiskinan, jadi betapa pendidikan itu penting untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga di generasi berikutnya,” jelas Amalia.
Amalia menambahkan, BPS juga menawarkan kerja sama dengan BAZNAS melalui data tunggal kesejahteraan (DTSEN). Melalui kerja sama ini, harapan penyaluran bantuan akan benar-benar tepat sasaran karena BPS memiliki data masyarakat miskin dan BAZNAS yang akan terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para mustahik yang berhak menerima.
“Kalau kolaborasi ini terjadi maka ini menjadi bagian penting proses pemutakhiran DTSEN yang bisa kita lakukan bersama-sama dan Bapak/Ibu bisa manfaatkan untuk melihat dan memetakan di mana orang miskin itu berada, siapa, sudahkah dia mendapatkan bantuan atau belum, kita bisa petakan bersama-sama menggunakan DTSEN ini,” kata Amalia.
Terakhir dia menambahkan, ada 4 barang komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan yakni beras, telur ayam, daging ayam, dan mi instan.
“Jadi kalau mau mengintervensi, membantu untuk meringankan beban orang miskin, berdasarkan survei kami 4 komoditas ini yang memang memberikan kontribusi kepada mereka,” ungkap Amalia.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Wakil Kepala Otorita Pantura: Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah Ciptakan Pengelolaan ZIS yang Komprehensif
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian yang diwakili oleh Wakil Kepala Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si mengatakan, sinergi yang efektif antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan pemerintah daerah akan menciptakan sistem pengelolaan zakat yang komprehensif, dari level kebijakan hingga implementasi di lapangan.
Hal itu disampaikan Suhajar Diantoro dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA”, di Jakarta, Selasa (26/08/2025).
Menurutnya, koordinasi yang baik antara BAZNAS dan pemerintah daerah juga akan menghindari tumpang tindih program dan memastikan disribusi zakat yang adil dan merata sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
"Jadi kalau BAZNAS sudah berkolaborasi dengan pemerintah daerah maka pengelolaannya akan lebih baik dan pemanfaatannya tepat sasaran," ujarnya.
Selain itu, pihaknya menyebut jika pemerintah daerah berfungsi sebagai ujung tombak implementasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di satu sisi, Pemerintah daerah memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial-ekonomi dan budaya masyarakat setempat.
"Hal ini memungkinkan pendekatan pengumpulan dan distribusi zakat yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lokal," jelasnya.
"Dengan begitu, kemampuan untuk melakukan pendataan muzaki dan mustahik secara akurat menjadi modal penting dalam optimalisasi pengelolaan zakat," imbuhnya.
Selanjutnya, pihaknya menyampaikan jika pemerintah daerah memiliki legitimasi dan wewenang untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan sektor swasta.
"Keterlibatan pemerintah daerah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, sehingga mendorong peningkatan partisipasi muzakki," ucapnya.
Sementara itu, kata dia, dalam konteks otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki peluang untuk mengembangkan kebijakan dan program zakat yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan wilayahnya.
"Penguatan peran ini harus didukung oleh regulasi yang jelas dan kapasitas kelembagaan yang memadai, agar dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah," imbuhnya.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Menko PMK: Baznas Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Manusia
Jakarta, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa sinergisitas antara pemerintah dan Baznas penting untuk kesejahteraan masyarakat, agar program pembangunan manusia berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Pratikno dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Menurutnya, Baznas tidak hanya berperan dalam menyalurkan zakat, tetapi juga dapat mengisi ruang-ruang yang belum sepenuhnya dijangkau pemerintah, yakni dengan kehadiran yang lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor."Pemda atau birokrasi pada umumnya tidak fleksibel untuk merespons suatu hal, karena harus ada perencanaan, anggarannya sudah dialokasikan, dan seterusnya. Tapi mungkin fleksibiltas bisa dilakukan di Baznas," ujar Pratikno.
BERITA29/08/2025 | Baznas
BAZNAS Sulut Ikuti Hari Kedua Rakornas 2025 di Hotel Mercure Jakarta
Jakarta – Rabu, 27 Agustus 2025, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara kembali mengikuti rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang memasuki hari kedua, bertempat di Hotel Mercure, Jakarta.
Pada sesi hari kedua ini, Rakornas menghadirkan sejumlah narasumber penting dari lembaga pemerintah pusat, antara lain Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Para pemateri menyampaikan materi strategis terkait penguatan data zakat berbasis statistik, sinergi program zakat dengan pembangunan manusia dan kebijakan nasional, serta penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah sesuai regulasi yang berlaku.
Kehadiran BAZNAS Sulut dalam agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, memperdalam pemahaman kebijakan, serta menyelaraskan arah program daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam optimalisasi pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan umat.
BERITA28/08/2025 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Ikuti Rakornas BAZNAS 2025
Jakarta – Selasa, 26 Agustus 2025, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut serta dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang secara resmi dibuka oleh **Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Rakornas yang berlangsung di Jakarta ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam pembukaan Rakornas, hadir **Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur**, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
Selain itu, turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS RI, di antaranya:
1. Hj. Saidah Sakwan, MA (Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan)
2. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM (Pimpinan Bidang Pengumpulan)
3. Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani (Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum)
4. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. (Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan)
5. KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional)
6. Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D. (Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional)
Serta jajaran deputi BAZNAS RI, yaitu M. Arifin Purwakananta (Deputi 1 Bidang Pengumpulan) dan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si (Deputi 2)
Partisipasi BAZNAS Sulut dalam Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, serta menyusun strategi pengelolaan zakat nasional yang lebih terarah dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA27/08/2025 | Humas Baznas Sulut
PENGAJIAN – Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman – | Sesi 31 – 2025
Selasa, 26 Agustus 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan kembali menyelenggarakan program *Pengajian Selasa Pagi* yang rutin dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pada kesempatan kali ini, sesi ke-31 mengangkat tema **“Membangun Kerjasama dan Sinergi antara BAZNAS Daerah dan Pemda (Sesuai Peraturan Perundang-undangan serta Kebijakan Kepala Daerah)”**.
Pengajian ini menghadirkan narasumber **Suhajar Diantoro**, Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bidang Hukum, Kerjasama, dan Kepegawaian. Sesi dipandu langsung oleh **H. M. Nadratuzzaman Hosen**, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI.
Kegiatan dimulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB, memberikan ruang diskusi dan pembelajaran bersama tentang pentingnya sinergi antara BAZNAS Daerah dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, khususnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta arah kebijakan kepala daerah.
Program *Pengajian Selasa Pagi* menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman serta strategi kolaborasi bagi BAZNAS di seluruh Indonesia dalam menjalankan amanah umat.
BERITA26/08/2025 | Humas Baznas Sulut

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
