WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS Sulawesi Utara Salurkan Bantuan Program Sulut Peduli kepada Bapak Samian Lumula
BAZNAS Sulawesi Utara Salurkan Bantuan Program Sulut Peduli kepada Bapak Samian Lumula
Manado, — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan melalui Program Sulut Peduli. Pada Senin, 7 September 2026, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyalurkan bantuan kepada Bapak Samian Lumula, seorang kepala keluarga yang saat ini menghadapi kondisi ekonomi yang cukup berat setelah tidak lagi bekerja. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban kehidupan keluarga sekaligus memberikan dukungan di tengah kebutuhan yang semakin meningkat. Bapak Samian Lumula juga tengah menghadapi kebutuhan pendidikan keluarga, di mana anaknya baru mendaftarkan diri untuk bersekolah. Kondisi tersebut tentunya membutuhkan perhatian dan dukungan, khususnya dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar maupun persiapan pendidikan anak. Melalui Program Sulut Peduli, BAZNAS Sulawesi Utara berupaya hadir secara nyata di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan material, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kepada keluarga yang sedang menghadapi kesulitan. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata amanah dari para muzakki, munfiq, dan para dermawan yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Setiap bantuan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan manfaat, menghadirkan ketenangan, serta membuka ruang bagi penerima manfaat untuk kembali menata kehidupan dengan lebih baik. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen untuk memastikan dana umat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia”, bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menguatkan sesama. BAZNAS Sulawesi Utara berharap bantuan yang diberikan kepada keluarga Bapak Samian Lumula dapat menjadi penguat di tengah keterbatasan, meringankan kebutuhan keluarga, serta memberikan semangat dalam mendukung pendidikan anak. “Semoga bantuan ini menjadi keberkahan, memberikan kemudahan, dan membuka jalan rezeki yang lebih baik bagi keluarga Bapak Samian Lumula.” Melalui Sulut Peduli, BAZNAS Sulawesi Utara meneguhkan komitmen untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. Bersama BAZNAS, kita hadir untuk sesama. Zakat Menguatkan Indonesia. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Sulut Peduli — Menebar Kepedulian, Menguatkan Kehidupan.
07/09/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS SULUT SALURKAN BANTUAN SULUT SEHAT UNTUK BANTU BIAYA PENGOBATAN BAPAK NASER LAIKUN
BAZNAS SULUT SALURKAN BANTUAN SULUT SEHAT UNTUK BANTU BIAYA PENGOBATAN BAPAK NASER LAIKUN
MANADO, 3 SEPTEMBER 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui Program Sulut Sehat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Naser Laikun, warga yang beralamat di Kampung Islam, sebagai dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya pengobatan yang sedang dijalani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kepedulian, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Program Sulut Sehat merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Sulawesi Utara yang diarahkan untuk memberikan bantuan di bidang kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan. Bantuan kepada Bapak Naser Laikun menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Sulut dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan kesehatan. Dalam penyerahan tersebut, Hj. Lutvia Alwi menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS bukan semata-mata untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan memberikan semangat kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bapak Naser dalam menjalani pengobatan. Semoga diberikan kemudahan, kekuatan, dan kesembuhan. BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Hj. Lutvia Alwi. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas kehidupan seseorang. Ketika seseorang mengalami sakit dan pada saat yang sama menghadapi keterbatasan ekonomi, beban yang dirasakan tentu menjadi semakin berat. Karena itu, melalui Program Sulut Sehat, BAZNAS berupaya mengambil bagian dalam meringankan beban tersebut. Bantuan ini juga menjadi gambaran nyata bahwa zakat memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Zakat yang ditunaikan oleh para muzaki tidak berhenti sebagai kewajiban individual, tetapi dapat menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi BAZNAS Sulawesi Utara, setiap penyaluran bantuan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, proses pendistribusian terus diarahkan agar dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memberikan manfaat sesuai dengan tujuan pengelolaan zakat. Kehadiran Ketua BAZNAS Sulut dalam penyerahan bantuan secara langsung juga menjadi bentuk perhatian lembaga terhadap kondisi penerima manfaat. Lebih dari sekadar bantuan materi, kunjungan dan penyerahan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi, memberikan dukungan moril, serta memastikan bahwa penerima manfaat merasakan kehadiran BAZNAS sebagai lembaga yang peduli terhadap kondisi masyarakat. Bapak Naser Laikun menerima bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan serta memberikan tambahan semangat untuk terus berikhtiar menuju kesembuhan. BAZNAS Sulawesi Utara menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi penerima manfaat. Namun, setiap bantuan merupakan bagian dari kepedulian dan ikhtiar bersama untuk meringankan beban sesama. Melalui Program Sulut Sehat, BAZNAS Sulut terus berkomitmen menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial. Bantuan kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana dana zakat dapat memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat solidaritas umat. Penyaluran bantuan kepada Bapak Naser Laikun juga menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga. Ketika masyarakat saling membantu dan menguatkan, maka akan tumbuh sebuah kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berada dalam kesulitan. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan bagi BAZNAS untuk terus memperluas manfaat melalui berbagai program, termasuk Sulut Sehat. Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Sulawesi Utara akan terus berupaya menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan Sulut Sehat yang diterima Bapak Naser Laikun menjadi jalan kemudahan dalam menjalani pengobatan, diberikan kekuatan dalam menghadapi prosesnya, serta segera memperoleh kesembuhan dan kesehatan. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Program Sulut Sehat Bersama BAZNAS, Kita Sehatkan Umat
03/09/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS SULUT SALURKAN BANTUAN PROGRAM SULUT SEHAT UNTUK RINGANKAN BIAYA PENGOBATAN USTAD IRWAN BA’U
BAZNAS SULUT SALURKAN BANTUAN PROGRAM SULUT SEHAT UNTUK RINGANKAN BIAYA PENGOBATAN USTAD IRWAN BA’U
MANADO — Selasa, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan melalui Program Sulut Sehat. Bantuan tersebut disalurkan kepada Bapak Irwan Ba’u sebagai dukungan dana untuk membantu meringankan kebutuhan biaya pengobatan yang sedang dijalani oleh yang bersangkutan. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hi. Anwar Sandiah, kepada Bapak Irwan Ba’u. Program Sulut Sehat merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Sulawesi Utara dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat agar dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, khususnya para mustahik yang menghadapi kebutuhan kesehatan dan keterbatasan dalam memenuhi biaya pengobatan. Melalui bantuan ini, BAZNAS Sulut berharap dapat memberikan sedikit ruang bagi penerima manfaat untuk menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang. Dukungan tersebut bukan hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian dalam kehidupan. Dalam kesempatan tersebut, Hi. Anwar Sandiah menyampaikan bahwa pendistribusian zakat harus senantiasa diarahkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan memberikan manfaat yang nyata. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat sehingga perhatian terhadap kebutuhan pengobatan menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan kemaslahatan. “Melalui Program Sulut Sehat, BAZNAS Sulawesi Utara berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini mungkin tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan pengobatan, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi penerima manfaat,” ungkap Hi. Anwar Sandiah. Bantuan yang diterima Bapak Irwan Ba’u menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana dana zakat yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam membangun kepedulian, solidaritas, dan keberdayaan umat. Program Sulut Sehat hadir sebagai bagian dari lima program unggulan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, bersama dengan Sulut Makmur, Sulut Cerdas, Sulut Takwa, dan Sulut Peduli. Kelima program tersebut menjadi instrumen BAZNAS dalam mendistribusikan dan mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan dan prinsip pengelolaan zakat. Bagi BAZNAS Sulawesi Utara, setiap bantuan yang disalurkan memiliki pesan penting bahwa tidak boleh ada masyarakat yang menghadapi kesulitan seorang diri. Di tengah keterbatasan yang dihadapi sebagian masyarakat, kehadiran lembaga zakat diharapkan mampu menjadi jembatan antara para muzaki dan mustahik, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Penyerahan bantuan kepada Bapak Irwan Ba’u juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa keberadaan zakat memiliki kekuatan besar apabila dikelola secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran. Setiap rupiah zakat yang ditunaikan oleh para muzaki memiliki potensi untuk menjadi harapan bagi saudara-saudara yang membutuhkan. BAZNAS Sulut terus mendorong agar kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat dapat dikelola sebaik-baiknya dan dikembalikan dalam bentuk program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui bantuan kesehatan yang diberikan kepada mustahik yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan. Di sisi lain, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dukungan secara ekonomi, tetapi juga memberikan kekuatan moril kepada penerima manfaat. Dalam kondisi sakit dan membutuhkan pengobatan, dukungan dari berbagai pihak dapat menjadi sumber semangat untuk terus berikhtiar memperoleh kesembuhan. Bapak Irwan Ba’u pun menerima bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Penyerahan bantuan menjadi simbol hadirnya kepedulian umat melalui pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. BAZNAS Sulut berharap bantuan Program Sulut Sehat ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan pengobatan yang bersangkutan. Lebih dari itu, BAZNAS juga berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi dapat memberikan manfaat luas bagi sesama. “Sehatnya masyarakat adalah bagian dari kuatnya umat.” Semangat tersebut menjadi salah satu landasan dalam pelaksanaan Program Sulut Sehat, yakni menghadirkan zakat sebagai instrumen kepedulian yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara akan terus berupaya memperkuat pelayanan kepada mustahik serta meningkatkan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat agar semakin tepat sasaran, bermanfaat, dan berkelanjutan. Penyaluran bantuan kepada Bapak Irwan Ba’u pada Selasa, 1 September 2026, menjadi sebuah catatan kecil dari ikhtiar besar BAZNAS Sulawesi Utara dalam menghadirkan zakat sebagai kekuatan sosial. Dari kepedulian para muzaki, lahir bantuan bagi mereka yang membutuhkan. Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh harapan dan semangat untuk terus menjalani kehidupan. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraProgram Sulut SehatBersama BAZNAS, Kita Sehatkan Umat
01/09/2026 | Humas Baznas Sulut

Berita Pendistribusian

BAZNAS SULUT GANDENG BAZNAS KABKO, ORMAS, LAZ, MAJELIS TAKLIM SALURKAN BANTUAN
BAZNAS SULUT GANDENG BAZNAS KABKO, ORMAS, LAZ, MAJELIS TAKLIM SALURKAN BANTUAN
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, BAZNAS Sulut bersama BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga amil zakat (LAZ), serta majelis ta’lim menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di sekitar Masjid Al-Amin, Aspol Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascakebakaran. Bantuan tersebut diterima langsung oleh BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang selanjutnya akan membantu memastikan bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak. Bantuan ini diperuntukkan bagi 4 keluarga Muslim dengan jumlah keseluruhan 18 KK, serta 1 keluarga non-Muslim yang rumahnya berada berdekatan dengan Masjid Al-Amin Aspol Pakowa dan turut terdampak akibat musibah kebakaran. Keterlibatan keluarga non-Muslim dalam penerima bantuan menjadi cerminan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak mengenal sekat perbedaan. BAZNAS Sulut berupaya menghadirkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di sekitar lokasi musibah dan mengalami dampak langsung. Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa seng, kaso, ring, pakaian layak pakai, serta berbagai paket bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan kepedulian dari berbagai pihak yang bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan total Rp. 44.600.000. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi salah satu kekuatan penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. BAZNAS Sulut tidak bergerak sendiri, melainkan menggandeng BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, dan berbagai unsur masyarakat untuk menghadirkan bantuan secara bersama-sama. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, melalui jajaran BAZNAS Sulut terus mendorong agar zakat, infak, sedekah, dan kepedulian sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bagi BAZNAS Sulut, bantuan yang disalurkan bukan sekadar material. Di dalamnya terdapat pesan kemanusiaan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak berjalan sendirian. Ada kepedulian yang hadir, ada solidaritas yang menguatkan, dan ada tangan-tangan yang dengan tulus membantu masyarakat untuk bangkit kembali. Musibah kebakaran yang terjadi di sekitar Masjid Al-Amin Aspol Pakowa telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat yang berada di lokasi tersebut. Karena itu, proses pemulihan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Bantuan berupa seng, kaso, dan ring diharapkan dapat membantu kebutuhan perbaikan rumah maupun fasilitas yang terdampak. Sementara bantuan berupa pakaian layak pakai dan paket bantuan lainnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pemulihan. Penyaluran bantuan ini juga memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih menjadi kekuatan besar masyarakat Sulawesi Utara. Ketika berbagai elemen masyarakat bersatu, beban yang dirasakan oleh saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah dapat menjadi lebih ringan. Kepedulian tersebut juga terlihat dari keterlibatan berbagai unsur, mulai dari BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, hingga para dermawan dan masyarakat yang turut memberikan dukungan. BAZNAS Sulut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam penghimpunan maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Aspol Pakowa. Secara khusus, BAZNAS Sulut juga mengapresiasi BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang menerima bantuan sekaligus menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Keterlibatan BTM Masjid Al-Amin diharapkan dapat membantu memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Lebih dari sekadar bantuan kebendaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama. Kehadiran bantuan bagi keluarga Muslim maupun keluarga non-Muslim yang berada di sekitar lokasi menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi dasar utama dalam membangun kepedulian. Dalam situasi bencana, semua pihak dapat saling membantu dan menguatkan tanpa melihat latar belakang perbedaan. BAZNAS Sulut berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat terdampak, serta menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan keluarga-keluarga yang mengalami musibah. BAZNAS Sulut juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong. Setiap bantuan, doa, tenaga, maupun dukungan yang diberikan memiliki arti penting bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dilakukan bersama akan melahirkan kekuatan yang lebih besar untuk kemanusiaan. Semoga seluruh keluarga terdampak diberikan ketabahan, kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam melewati masa pemulihan. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
12/08/2026 | Humas Baznas Sulut
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
Manado — Pada hari Jumat, 21 November 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menyalurkan bantuan kepada lima mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan dan layanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Distribusi bantuan ini dibagi ke dalam empat program utama BAZNAS Sulut dengan rincian sebagai berikut: - 2 mustahik melalui program Sulut Makmur- 1 mustahik melalui program Sulut Cerdas- 1 mustahik melalui program Sulut Taqwa- 1 mustahik melalui program Sulut Peduli Ketua BAZNAS Sulawesi Utara Hj. Lutvia Alwi menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi penerima. Melalui program-program tersebut, BAZNAS berharap dapat membantu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik, meningkatkan akses pendidikan, mendukung kegiatan keagamaan, serta memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Sulut terus berupaya menjalankan amanah umat dengan penuh tanggung jawab serta memperluas jangkauan distribusi kepada mustahik di berbagai wilayah di Sulawesi Utara. Dengan dukungan para muzaki dan seluruh pihak, BAZNAS optimis dapat menghadirkan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut
SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025  |  Penul
SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025 | Penul
Manado, 26 November 2025 — Proses serah terima barang untuk bengkel motor Z-Auto berlangsung pada 25–26 November 2025 di tiga titik distribusi, dengan dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bantuan tersebut didistribusikan melalui BAZNAS Provinsi Sulut, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi dan penguatan usaha kecil menengah (UKM) di sektor otomotif. Serah terima dilakukan secara bertahap di tiga lokasi yang telah ditetapkan. Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan bengkel, peralatan servis, serta material pendukung lain yang diperlukan untuk meningkatkan standar layanan di bengkel Z-Auto. Pendamping Z-Auto BAZNAS Provinsi Sulut menyampaikan bahwa distribusi ini merupakan amanah dari BAZNAS RI untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan dan daya saing. “Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Melalui dukungan ini, kami berharap Z-Auto dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Pihak Z-Auto menyambut baik dukungan ini dan menegaskan bahwa serah terima di tiga titik berlangsung lancar dan sesuai jadwal. Bantuan tersebut dinilai sangat strategis, terutama menjelang periode peningkatan permintaan layanan perawatan kendaraan pada akhir tahun. Dengan rampungnya rangkaian serah terima ini, Z-Auto menargetkan peningkatan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kapasitas operasional di seluruh titik Z-Auto.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut

Artikel Terbaru

Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
OKTOBER — “O” nya ... OPTIMIS, dengan BERZAKAT! Mari jadikan bulan Oktober sebagai bulan peduli dan berbagi. Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah. ? Satu zakat, sejuta manfaat. ???? Salurkan melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara ???? Info & Konfirmasi: - 082191402391 - 089615282179
07/10/2025 | Humas Baznas Sulut
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60. Zakat bukan hanya kewajiban sosial dalam Islam, tetapi juga manifestasi nyata dari keimanan seorang Muslim. Dalam ajaran Islam, keimanan yang benar harus tercermin dalam amal perbuatan. Zakat menjadi salah satu indikator paling jelas dari keterkaitan antara hati, iman, dan tindakan nyata. Zakat dan Keimanan Dalam banyak ayat Al-Qur’an, perintah menunaikan zakat senantiasa disandingkan dengan perintah mendirikan salat. Ini menunjukkan bahwa zakat bukanlah sekadar amalan sosial, tetapi ibadah yang berdimensi spiritual dan keimanan. Allah SWT berfirman: “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43) Ayat ini menunjukkan bahwa zakat adalah bagian integral dari keislaman seseorang. Menolak atau mengabaikan zakat bukan hanya bentuk kelalaian sosial, tetapi juga bisa mengarah pada lemahnya iman. Zakat Sebagai Ujian dan Bukti Zakat menjadi ujian keimanan karena menyentuh aspek yang sangat dekat dengan manusia: harta. Manusia secara fitrah mencintai harta benda. Maka, ketika seorang Muslim bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk orang lain demi memenuhi perintah Allah, hal itu mencerminkan keimanan yang kuat. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak beriman siapa yang kenyang sementara tetangganya kelaparan.” (HR. Al-Baihaqi) Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang rasa empati, kepedulian, dan kepekaan sosial yang lahir dari hati yang beriman. Dampak Zakat dalam Kehidupan Mendekatkan Diri kepada Allah Zakat menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Menumbuhkan Solidaritas Sosial Zakat menciptakan jembatan kasih antara si kaya dan si miskin, mengurangi kecemburuan sosial. Mendatangkan Keberkahan Harta Harta yang dizakati akan lebih berkah dan tumbuh dengan izin Allah SWT.
21/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Muslim, bukan hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, zakat dapat dianalogikan sebagai cahaya keadilan sosial, karena mampu menerangi berbagai sisi kehidupan sosial yang diliputi oleh kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan. Zakat: Ibadah yang Menyentuh Aspek Sosial Zakat secara etimologis berasal dari kata zak? yang berarti “bersih”, “suci”, “berkah”, dan “tumbuh”. Dalam pengertian syar’i, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Kewajiban ini tidak hanya bersifat vertikal antara manusia dan Allah, tetapi juga horizontal antara manusia dengan sesamanya. Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan keadilan dalam distribusi kekayaan. Dengan kata lain, zakat adalah ibadah yang mengandung nilai sosial tinggi dan menjadi bentuk nyata dari solidaritas antarsesama manusia. Menanggulangi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi Salah satu persoalan terbesar dalam masyarakat modern adalah ketimpangan sosial dan ekonomi. Sebagian kecil masyarakat hidup dalam kemewahan, sementara sebagian besar lainnya berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Zakat hadir sebagai mekanisme alami untuk mengalirkan kekayaan dari mereka yang mampu kepada yang membutuhkan. Melalui zakat, harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an, “Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” (QS. Al-Hasyr: 7). Ini merupakan prinsip keadilan sosial yang luar biasa, di mana zakat menjadi jembatan bagi terwujudnya keseimbangan dalam masyarakat. Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan Dalam sejarah Islam, zakat terbukti efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu contoh paling menakjubkan terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Saat itu, pengelolaan zakat begitu optimal hingga sulit menemukan mustahik yang masih membutuhkan bantuan. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang amanah dan profesional, zakat mampu menjadi solusi konkrit terhadap persoalan kemiskinan struktural. Membangun Rasa Solidaritas dan Empati Zakat juga berfungsi membangun ikatan sosial yang kuat di antara anggota masyarakat. Ia menumbuhkan empati, mengajarkan berbagi, dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim tidak hanya menunaikan kewajiban agamanya, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, harmonis, dan penuh kasih sayang. Zakat sebagai Cahaya Keadilan Sosial Mengibaratkan zakat sebagai cahaya bukanlah hal yang berlebihan. Cahaya membawa terang dalam kegelapan; demikian pula zakat membawa harapan bagi mereka yang hidup dalam kesulitan. Ia menjadi pelita bagi masyarakat dalam meniti jalan keadilan, menghapus luka-luka sosial, dan membuka ruang bagi hadirnya kesejahteraan yang merata. Dalam dunia yang semakin individualistik dan materialistik, zakat adalah pengingat bahwa keberkahan hidup bukan hanya dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada sesama. Zakat adalah manifestasi keadilan sosial dalam Islam. Ia menjadi sarana pembersih harta, penghubung antar kalangan masyarakat, dan jaminan sosial yang bisa mengangkat martabat manusia. Dengan menjadikan zakat sebagai bagian integral dari kehidupan umat, kita tidak hanya menjalankan perintah Allah SWT, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan sejahtera. Sudah saatnya kita menempatkan zakat bukan sekadar sebagai kewajiban tahunan, tetapi sebagai cahaya yang menuntun jalan peradaban menuju keadilan sosial yang hakiki.
16/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut

BAZNAS TV

Sahabat Baznas Bermanfaat Bagi Umat

Penulis: Humas Baznas Sulut

Baznas Sulut Peduli Sampai Pelosok

Penulis: Humas Baznas Sulut