WhatsApp Icon

Berita Terkini

WAKA III/I BAZNAS SULUT HADIRI LAUNCHING SIKOMANDO DAN SIMPATI DI KANTOR GUBERNUR SULAWESI UTARA
WAKA III/I BAZNAS SULUT HADIRI LAUNCHING SIKOMANDO DAN SIMPATI DI KANTOR GUBERNUR SULAWESI UTARA
WAKA III/I BAZNAS SULUT HADIRI LAUNCHING SIKOMANDO DAN SIMPATI DI KANTOR GUBERNUR SULAWESI UTARA MANADO – Dalam rangka mendukung penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik, Wakil Ketua III/I BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hi. Kennedy K. A. Paputungan, SE, menghadiri kegiatan Launching Proyek Perubahan Sistem Informasi Komprehensif Manajemen Digitalisasi Hibah Organisasi (SIKOMANDO) dan Sistem Manajemen Informasi Investasi (SIMPATI), Selasa, 4 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruangan C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara ini diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, MH, didampingi Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, S.IP., MM. Peluncuran kedua sistem informasi tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam tata kelola administrasi hibah organisasi serta pengelolaan informasi investasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran Waka III/I BAZNAS Sulut dalam kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi dan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam mengembangkan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi, transparan, efektif, dan akuntabel. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara senantiasa mendukung berbagai upaya kolaborasi dan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan serta pelayanan kepada masyarakat. BAZNAS Sulut – Zakat Menguatkan Indonesia.
04/11/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS SULUT TERIMA AUDIENSI MANDIRI TASPEN, BAHAS PELUANG KOLABORASI PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH MELALUI QRIS
BAZNAS SULUT TERIMA AUDIENSI MANDIRI TASPEN, BAHAS PELUANG KOLABORASI PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH MELALUI QRIS
BAZNAS SULUT TERIMA AUDIENSI MANDIRI TASPEN, BAHAS PELUANG KOLABORASI PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH MELALUI QRIS MANADO – Rabu, 4 November 2026 Dalam upaya memperluas jaringan kemitraan dan meningkatkan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menerima audiensi Pimpinan Bank Mandiri Taspen KC Manado, Bapak Made Dedy Sutrisna, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (4/11/2026). Audiensi tersebut diterima oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hi. Agus S. Budiharso, M.Bsc. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang dialog untuk membahas potensi sinergi antara BAZNAS Sulut dan Bank Mandiri Taspen, khususnya dalam mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pemanfaatan teknologi pembayaran digital. Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah aspirasi sejumlah nasabah Mandiri Taspen mengenai kemungkinan penyediaan fasilitas pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di masjid. Aspirasi ini muncul dari harapan para nasabah agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan dengan lebih mudah, praktis, cepat, serta dapat diakses melalui perangkat telepon seluler. Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Mandiri Taspen menyampaikan bahwa fasilitas QRIS untuk kebutuhan penghimpunan dana keagamaan telah tersedia di beberapa masjid, di antaranya Masjid Polda dan Masjid Kodam. Pengalaman tersebut menjadi salah satu peluang untuk mengembangkan kerja sama serupa bersama BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Pihak Mandiri Taspen juga menyampaikan keterbukaan untuk menjadi mitra sekaligus perantara dalam membantu memperluas kanal penghimpunan ZIS BAZNAS Sulut. Peluang kolaborasi ini dinilai memiliki prospek yang baik, mengingat Mandiri Taspen memiliki jaringan nasabah yang cukup luas, khususnya kalangan pensiunan yang secara rutin melakukan transaksi pengambilan gaji setiap bulan. Adapun beberapa bentuk kerja sama yang menjadi pembahasan dalam audiensi tersebut meliputi: 1. Penyediaan QRIS BAZNAS di Masjid Sebagai tindak lanjut atas aspirasi para nasabah Mandiri Taspen, terdapat peluang penyediaan QRIS resmi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara di sejumlah masjid. Dengan demikian, jamaah dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara lebih mudah melalui sistem pembayaran digital yang praktis dan transparan. 2. Pemasangan QRIS BAZNAS di Kantor Mandiri Taspen Kerja sama juga berpeluang diwujudkan melalui pemasangan QRIS BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara di lingkungan Kantor Mandiri Taspen KC Manado. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para nasabah, khususnya pensiunan yang datang setiap bulan untuk mengambil gaji, agar dapat sekaligus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal pembayaran resmi BAZNAS. 3. Sosialisasi dan Edukasi kepada Nasabah Mandiri Taspen juga berpeluang membantu menyosialisasikan serta mengedukasi para nasabah mengenai pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Melalui pendekatan tersebut, para pensiunan diharapkan semakin memahami kemudahan pembayaran ZIS secara digital serta diarahkan untuk memanfaatkan QRIS resmi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Wakil Ketua IV BAZNAS Sulawesi Utara, Hi. Agus S. Budiharso, M.Bsc, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban dan meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Sinergi dengan lembaga perbankan seperti Mandiri Taspen merupakan langkah positif dalam menghadirkan pelayanan pembayaran ZIS yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Terlebih, kalangan pensiunan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gerakan zakat dan kepedulian sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui audiensi ini, kedua pihak melihat adanya peluang kerja sama strategis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Salah satu langkah penting yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti adalah koordinasi teknis dan proses pembukaan rekening yang diperlukan, sehingga fasilitas QRIS BAZNAS dapat diimplementasikan melalui dukungan jaringan Mandiri Taspen. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap penjajakan kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk kolaborasi nyata. Dengan dukungan mitra perbankan, perluasan kanal pembayaran digital diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan ZIS, memperkuat literasi zakat, serta memberikan kemudahan pelayanan kepada para muzakki dan munfiq. Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Melalui semangat kebersamaan antara BAZNAS dan Mandiri Taspen, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia. #ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq #BAZNASSulut #MandiriTaspen #KolaborasiKebaikan #DigitalisasiZakat
04/11/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS SULAWESI UTARA TERIMA KUNJUNGAN OBSERVASI MAHASISWA IAIN, PERKUAT SINERGI DUNIA AKADEMIK DAN PENGELOLAAN ZAKAT
BAZNAS SULAWESI UTARA TERIMA KUNJUNGAN OBSERVASI MAHASISWA IAIN, PERKUAT SINERGI DUNIA AKADEMIK DAN PENGELOLAAN ZAKAT
BAZNAS SULAWESI UTARA TERIMA KUNJUNGAN OBSERVASI MAHASISWA IAIN, PERKUAT SINERGI DUNIA AKADEMIK DAN PENGELOLAAN ZAKAT MANADO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan observasi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) sebagai bagian dari kegiatan akademik untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman lapangan, serta memahami secara langsung praktik pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan lembaga resmi pengelola zakat. Kunjungan observasi tersebut diterima langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Hi. Anwar Sandiah selaku Wakil Ketua II dan Hi. Kennedy K. A. Paputungan, SE selaku Wakil Ketua III/I. Penerimaan ini menjadi bentuk keterbukaan BAZNAS Sulawesi Utara terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa melalui pengenalan langsung terhadap tugas, fungsi, serta sistem kerja kelembagaan BAZNAS. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran dan tanggung jawab BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat secara nasional, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Observasi ini juga menjadi ruang pembelajaran mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat, mulai dari proses penghimpunan dana ZIS, pendistribusian dan pendayagunaan kepada para mustahik, pelaksanaan program-program pemberdayaan, hingga pentingnya tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam maupun regulasi yang berlaku. Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan memandang kegiatan observasi seperti ini sebagai langkah positif dalam membangun hubungan yang konstruktif antara lembaga pengelola zakat dan institusi pendidikan tinggi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis mengenai konsep zakat dan kelembagaannya, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dana umat dilaksanakan secara terencana, terukur, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pengalaman observasi ini dapat menjadi bekal akademik sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kesadaran akan pentingnya zakat dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga terus mendorong terbukanya ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, baik melalui kegiatan observasi, penelitian, praktik lapangan, maupun pengembangan kajian akademik yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan dunia akademik diharapkan dapat melahirkan gagasan, pemikiran, serta inovasi yang bermanfaat bagi penguatan tata kelola zakat. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia, sementara BAZNAS menjadi salah satu ruang implementasi nyata bagi pengembangan ilmu tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara untuk terus membangun kelembagaan yang terbuka, responsif, dan kolaboratif dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa. Melalui kunjungan observasi ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih luas mengenai kontribusi zakat sebagai instrumen keagamaan sekaligus instrumen sosial-ekonomi dalam membantu mengurangi kesenjangan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat kemandirian masyarakat. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara – Zakat Menguatkan Indonesia. #ZakatMenguatkanIndonesia#CahayaMuzakkiMunfiq#BAZNASSulut#ZakatUntukKesejahteraan#KolaborasiBAZNASdanAkademisi
04/11/2026 | Humas Baznas Sulut

Berita Pendistribusian

BAZNAS SULUT GANDENG BAZNAS KABKO, ORMAS, LAZ, MAJELIS TAKLIM SALURKAN BANTUAN
BAZNAS SULUT GANDENG BAZNAS KABKO, ORMAS, LAZ, MAJELIS TAKLIM SALURKAN BANTUAN
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, BAZNAS Sulut bersama BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga amil zakat (LAZ), serta majelis ta’lim menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di sekitar Masjid Al-Amin, Aspol Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascakebakaran. Bantuan tersebut diterima langsung oleh BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang selanjutnya akan membantu memastikan bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak. Bantuan ini diperuntukkan bagi 4 keluarga Muslim dengan jumlah keseluruhan 18 KK, serta 1 keluarga non-Muslim yang rumahnya berada berdekatan dengan Masjid Al-Amin Aspol Pakowa dan turut terdampak akibat musibah kebakaran. Keterlibatan keluarga non-Muslim dalam penerima bantuan menjadi cerminan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak mengenal sekat perbedaan. BAZNAS Sulut berupaya menghadirkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di sekitar lokasi musibah dan mengalami dampak langsung. Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa seng, kaso, ring, pakaian layak pakai, serta berbagai paket bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan kepedulian dari berbagai pihak yang bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan total Rp. 44.600.000. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi salah satu kekuatan penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. BAZNAS Sulut tidak bergerak sendiri, melainkan menggandeng BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, dan berbagai unsur masyarakat untuk menghadirkan bantuan secara bersama-sama. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, melalui jajaran BAZNAS Sulut terus mendorong agar zakat, infak, sedekah, dan kepedulian sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bagi BAZNAS Sulut, bantuan yang disalurkan bukan sekadar material. Di dalamnya terdapat pesan kemanusiaan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak berjalan sendirian. Ada kepedulian yang hadir, ada solidaritas yang menguatkan, dan ada tangan-tangan yang dengan tulus membantu masyarakat untuk bangkit kembali. Musibah kebakaran yang terjadi di sekitar Masjid Al-Amin Aspol Pakowa telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat yang berada di lokasi tersebut. Karena itu, proses pemulihan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Bantuan berupa seng, kaso, dan ring diharapkan dapat membantu kebutuhan perbaikan rumah maupun fasilitas yang terdampak. Sementara bantuan berupa pakaian layak pakai dan paket bantuan lainnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pemulihan. Penyaluran bantuan ini juga memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih menjadi kekuatan besar masyarakat Sulawesi Utara. Ketika berbagai elemen masyarakat bersatu, beban yang dirasakan oleh saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah dapat menjadi lebih ringan. Kepedulian tersebut juga terlihat dari keterlibatan berbagai unsur, mulai dari BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, hingga para dermawan dan masyarakat yang turut memberikan dukungan. BAZNAS Sulut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam penghimpunan maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Aspol Pakowa. Secara khusus, BAZNAS Sulut juga mengapresiasi BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang menerima bantuan sekaligus menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Keterlibatan BTM Masjid Al-Amin diharapkan dapat membantu memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Lebih dari sekadar bantuan kebendaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama. Kehadiran bantuan bagi keluarga Muslim maupun keluarga non-Muslim yang berada di sekitar lokasi menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi dasar utama dalam membangun kepedulian. Dalam situasi bencana, semua pihak dapat saling membantu dan menguatkan tanpa melihat latar belakang perbedaan. BAZNAS Sulut berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat terdampak, serta menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan keluarga-keluarga yang mengalami musibah. BAZNAS Sulut juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong. Setiap bantuan, doa, tenaga, maupun dukungan yang diberikan memiliki arti penting bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dilakukan bersama akan melahirkan kekuatan yang lebih besar untuk kemanusiaan. Semoga seluruh keluarga terdampak diberikan ketabahan, kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam melewati masa pemulihan. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
12/08/2026 | Humas Baznas Sulut
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
Manado — Pada hari Jumat, 21 November 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menyalurkan bantuan kepada lima mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan dan layanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Distribusi bantuan ini dibagi ke dalam empat program utama BAZNAS Sulut dengan rincian sebagai berikut: - 2 mustahik melalui program Sulut Makmur- 1 mustahik melalui program Sulut Cerdas- 1 mustahik melalui program Sulut Taqwa- 1 mustahik melalui program Sulut Peduli Ketua BAZNAS Sulawesi Utara Hj. Lutvia Alwi menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi penerima. Melalui program-program tersebut, BAZNAS berharap dapat membantu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik, meningkatkan akses pendidikan, mendukung kegiatan keagamaan, serta memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Sulut terus berupaya menjalankan amanah umat dengan penuh tanggung jawab serta memperluas jangkauan distribusi kepada mustahik di berbagai wilayah di Sulawesi Utara. Dengan dukungan para muzaki dan seluruh pihak, BAZNAS optimis dapat menghadirkan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut
SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025  |  Penul
SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025 | Penul
Manado, 26 November 2025 — Proses serah terima barang untuk bengkel motor Z-Auto berlangsung pada 25–26 November 2025 di tiga titik distribusi, dengan dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bantuan tersebut didistribusikan melalui BAZNAS Provinsi Sulut, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi dan penguatan usaha kecil menengah (UKM) di sektor otomotif. Serah terima dilakukan secara bertahap di tiga lokasi yang telah ditetapkan. Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan bengkel, peralatan servis, serta material pendukung lain yang diperlukan untuk meningkatkan standar layanan di bengkel Z-Auto. Pendamping Z-Auto BAZNAS Provinsi Sulut menyampaikan bahwa distribusi ini merupakan amanah dari BAZNAS RI untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan dan daya saing. “Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Melalui dukungan ini, kami berharap Z-Auto dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Pihak Z-Auto menyambut baik dukungan ini dan menegaskan bahwa serah terima di tiga titik berlangsung lancar dan sesuai jadwal. Bantuan tersebut dinilai sangat strategis, terutama menjelang periode peningkatan permintaan layanan perawatan kendaraan pada akhir tahun. Dengan rampungnya rangkaian serah terima ini, Z-Auto menargetkan peningkatan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kapasitas operasional di seluruh titik Z-Auto.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut

Artikel Terbaru

Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
OKTOBER — “O” nya ... OPTIMIS, dengan BERZAKAT! Mari jadikan bulan Oktober sebagai bulan peduli dan berbagi. Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah. ? Satu zakat, sejuta manfaat. ???? Salurkan melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara ???? Info & Konfirmasi: - 082191402391 - 089615282179
07/10/2025 | Humas Baznas Sulut
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60. Zakat bukan hanya kewajiban sosial dalam Islam, tetapi juga manifestasi nyata dari keimanan seorang Muslim. Dalam ajaran Islam, keimanan yang benar harus tercermin dalam amal perbuatan. Zakat menjadi salah satu indikator paling jelas dari keterkaitan antara hati, iman, dan tindakan nyata. Zakat dan Keimanan Dalam banyak ayat Al-Qur’an, perintah menunaikan zakat senantiasa disandingkan dengan perintah mendirikan salat. Ini menunjukkan bahwa zakat bukanlah sekadar amalan sosial, tetapi ibadah yang berdimensi spiritual dan keimanan. Allah SWT berfirman: “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43) Ayat ini menunjukkan bahwa zakat adalah bagian integral dari keislaman seseorang. Menolak atau mengabaikan zakat bukan hanya bentuk kelalaian sosial, tetapi juga bisa mengarah pada lemahnya iman. Zakat Sebagai Ujian dan Bukti Zakat menjadi ujian keimanan karena menyentuh aspek yang sangat dekat dengan manusia: harta. Manusia secara fitrah mencintai harta benda. Maka, ketika seorang Muslim bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk orang lain demi memenuhi perintah Allah, hal itu mencerminkan keimanan yang kuat. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak beriman siapa yang kenyang sementara tetangganya kelaparan.” (HR. Al-Baihaqi) Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang rasa empati, kepedulian, dan kepekaan sosial yang lahir dari hati yang beriman. Dampak Zakat dalam Kehidupan Mendekatkan Diri kepada Allah Zakat menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Menumbuhkan Solidaritas Sosial Zakat menciptakan jembatan kasih antara si kaya dan si miskin, mengurangi kecemburuan sosial. Mendatangkan Keberkahan Harta Harta yang dizakati akan lebih berkah dan tumbuh dengan izin Allah SWT.
21/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Muslim, bukan hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, zakat dapat dianalogikan sebagai cahaya keadilan sosial, karena mampu menerangi berbagai sisi kehidupan sosial yang diliputi oleh kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan. Zakat: Ibadah yang Menyentuh Aspek Sosial Zakat secara etimologis berasal dari kata zak? yang berarti “bersih”, “suci”, “berkah”, dan “tumbuh”. Dalam pengertian syar’i, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Kewajiban ini tidak hanya bersifat vertikal antara manusia dan Allah, tetapi juga horizontal antara manusia dengan sesamanya. Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan keadilan dalam distribusi kekayaan. Dengan kata lain, zakat adalah ibadah yang mengandung nilai sosial tinggi dan menjadi bentuk nyata dari solidaritas antarsesama manusia. Menanggulangi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi Salah satu persoalan terbesar dalam masyarakat modern adalah ketimpangan sosial dan ekonomi. Sebagian kecil masyarakat hidup dalam kemewahan, sementara sebagian besar lainnya berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Zakat hadir sebagai mekanisme alami untuk mengalirkan kekayaan dari mereka yang mampu kepada yang membutuhkan. Melalui zakat, harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an, “Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” (QS. Al-Hasyr: 7). Ini merupakan prinsip keadilan sosial yang luar biasa, di mana zakat menjadi jembatan bagi terwujudnya keseimbangan dalam masyarakat. Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan Dalam sejarah Islam, zakat terbukti efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu contoh paling menakjubkan terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Saat itu, pengelolaan zakat begitu optimal hingga sulit menemukan mustahik yang masih membutuhkan bantuan. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang amanah dan profesional, zakat mampu menjadi solusi konkrit terhadap persoalan kemiskinan struktural. Membangun Rasa Solidaritas dan Empati Zakat juga berfungsi membangun ikatan sosial yang kuat di antara anggota masyarakat. Ia menumbuhkan empati, mengajarkan berbagi, dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim tidak hanya menunaikan kewajiban agamanya, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, harmonis, dan penuh kasih sayang. Zakat sebagai Cahaya Keadilan Sosial Mengibaratkan zakat sebagai cahaya bukanlah hal yang berlebihan. Cahaya membawa terang dalam kegelapan; demikian pula zakat membawa harapan bagi mereka yang hidup dalam kesulitan. Ia menjadi pelita bagi masyarakat dalam meniti jalan keadilan, menghapus luka-luka sosial, dan membuka ruang bagi hadirnya kesejahteraan yang merata. Dalam dunia yang semakin individualistik dan materialistik, zakat adalah pengingat bahwa keberkahan hidup bukan hanya dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada sesama. Zakat adalah manifestasi keadilan sosial dalam Islam. Ia menjadi sarana pembersih harta, penghubung antar kalangan masyarakat, dan jaminan sosial yang bisa mengangkat martabat manusia. Dengan menjadikan zakat sebagai bagian integral dari kehidupan umat, kita tidak hanya menjalankan perintah Allah SWT, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan sejahtera. Sudah saatnya kita menempatkan zakat bukan sekadar sebagai kewajiban tahunan, tetapi sebagai cahaya yang menuntun jalan peradaban menuju keadilan sosial yang hakiki.
16/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut

BAZNAS TV

Sahabat Baznas Bermanfaat Bagi Umat

Penulis: Humas Baznas Sulut

Baznas Sulut Peduli Sampai Pelosok

Penulis: Humas Baznas Sulut