Berita Terkini
Lanjutkan Syiar Islam, BAZNAS Sulut Salurkan Mushaf Al-Qur'an untuk Santri TPQ Asy-Syahira Mahawu
MANADO – Menutup rangkaian agenda kegiatan pada hari Jumat (24/04/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali melaksanakan aksi pendistribusian Mushaf Al-Qur'an. Kali ini, Amil BAZNAS menyambangi TPQ Asy-Syahira yang berlokasi di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.
Penyaluran ini merupakan bentuk implementasi dari pilar Sulut Taqwa, yang merupakan satu dari lima program unggulan BAZNAS Sulut. Program ini dirancang untuk memperkuat dakwah dan menyediakan fasilitas penunjang pendidikan keagamaan bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang tengah menimba ilmu di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
Dalam kunjungan tersebut, para santri TPQ Asy-Syahira menyambut dengan penuh sukacita saat menerima mushaf Al-Qur'an yang baru. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para santri agar lebih tekun dan bersemangat dalam mempelajari, menghafal, dan mendalami isi kandungan kitab suci.
"Pemberian Al-Qur'an ini adalah amanah dari para Muzaki yang kami salurkan dengan harapan dapat melahirkan generasi emas yang berpegang teguh pada tuntunan agama. Kami ingin di setiap sudut Sulawesi Utara, suara lantunan ayat suci terus terdengar dari fasilitas pendidikan yang layak," ujar perwakilan BAZNAS Sulut di lokasi.
Ketua pengelola TPQ Asy-Syahira menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Sulut. Menurutnya, ketersediaan mushaf yang memadai akan sangat membantu proses belajar mengajar santri yang jumlahnya terus bertambah.
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara berkelanjutan ke berbagai pelosok daerah, memastikan setiap lembaga pendidikan Islam memiliki sarana yang memadai demi mewujudkan Sulawesi Utara yang religius dan bermartabat.
24/04/2026 | Humas Baznas Sulut
Wujudkan Generasi Qur’ani, BAZNAS Sulut Distribusikan Mushaf Al-Qur'an di TPQ Baitul Makmur Tuminting
MANADO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen memperkuat syiar dakwah dan pendidikan Islam di Bumi Nyiur Melambai. Pada Jumat (24/04/2026), BAZNAS Sulut melaksanakan pendistribusian 15 Mushaf Al-Qur'an yang ditujukan bagi para santri di TPQ Baitul Makmur, Tuminting, Kota Manado.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sulut Taqwa, salah satu dari 5 program unggulan BAZNAS Sulut yang berfokus pada pembangunan mental, spiritual, dan dakwah. Bantuan ini menyasar lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ, panti asuhan, dan majelis taklim guna memastikan ketersediaan sarana belajar yang layak bagi para pencari ilmu.
Dalam penyerahan tersebut, puluhan santri tampak antusias menerima mushaf baru yang akan mereka gunakan untuk kegiatan mengaji sehari-hari. Pihak BAZNAS Sulut menyampaikan bahwa distribusi Al-Qur'an ini diharapkan dapat meningkatkan semangat membaca, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an sejak usia dini.
"Melalui program pendistribusian Mushaf Al-Qur'an ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kendala fasilitas bagi anak-anak kita dalam mempelajari kalam Allah. Ini adalah amanah dari para Muzaki (pembayar zakat) yang kami salurkan untuk mencetak generasi yang Qur’ani dan berakhlakul karimah," ujar perwakilan Kepala pelaksana Pendistribusian BAZNAS Sulut di sela kegiatan.
Selain di TPQ Baitul Makmur, program pendistribusian ini juga direncanakan akan terus menjangkau berbagai titik lainnya di Sulawesi Utara, termasuk pesantren dan rumah tahfidz, terutama di wilayah-wilayah yang masih kekurangan mushaf layak pakai.
BAZNAS Sulut mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kebaikan ini melalui penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dengan ZIS, BAZNAS tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga membangun pondasi pendidikan agama yang kokoh bagi masa depan Sulawesi Utara.
24/04/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Hadir di 3 Masjid Minahasa Utara Melalui Fundrising Melalui Program Sedekah Jumat Berkah
MINAHASA UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan eksistensinya dalam menebar manfaat bagi umat. Pada Jumat (24/04/2026), tim Sahabat BAZNAS hadir secara serentak di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Minahasa Utara untuk melaksanakan Fundrising program "Sedekah Jumat Berkah".
Ketiga titik lokasi penyaluran tersebut adalah Masjid Al Mujahidin Warukapas (Dimembe), Masjid Al Jihad (Kolongan), dan Masjid Diponegoro (Kayu Besi). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Sulut melalui Sahabat BAZNAS dalam mendekatkan layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) langsung ke tengah masyarakat.
Dalam aksi kali ini, BAZNAS Sulut mendistribusikan paket makanan siap saji dan bantuan konsumsi bagi jamaah setelah pelaksanaan salat Jumat. Selain berbagi secara fisik, kehadiran para petugas juga bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen penguatan ekonomi umat.
Program Jumat Berkah ini bukan sekadar rutinitas menghimpun, melainkan langkah strategis untuk menunjang 5 Program Unggulan BAZNAS, yaitu:
Sulut Cerdas (Pendidikan)
Sulut Sehat (Kesehatan)
Sulut Makmur (Ekonomi)
Sulut Peduli (Kemanusiaan)
Sulut Taqwa (Dakwah dan Advokasi)
"Melalui sedekah yang Bapak dan Ibu berikan, BAZNAS dapat menjalankan lima program unggulan tersebut untuk mengentaskan kemiskinan di Sulawesi Utara. Kami ingin memastikan bahwa Zakat benar-benar hadir menguatkan Indonesia, dimulai dari masjid-masjid kita," ujar perwakilan Sahabat BAZNAS di lokasi.
Antusiasme jamaah terlihat jelas di ketiga masjid tersebut. Program ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dan kesadaran berzakat di wilayah Minahasa Utara, sehingga lebih banyak Mustahik (penerima manfaat) yang dapat terbantu melalui dana ZIS yang dikelola secara profesional.
24/04/2026 | Humas Baznas Sulut
Berita Pendistribusian

SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025 | Penul
Manado, 26 November 2025 — Proses serah terima barang untuk bengkel motor Z-Auto berlangsung pada 25–26 November 2025 di tiga titik distribusi, dengan dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bantuan tersebut didistribusikan melalui BAZNAS Provinsi Sulut, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi dan penguatan usaha kecil menengah (UKM) di sektor otomotif.
Serah terima dilakukan secara bertahap di tiga lokasi yang telah ditetapkan. Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan bengkel, peralatan servis, serta material pendukung lain yang diperlukan untuk meningkatkan standar layanan di bengkel Z-Auto.
Pendamping Z-Auto BAZNAS Provinsi Sulut menyampaikan bahwa distribusi ini merupakan amanah dari BAZNAS RI untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan dan daya saing. “Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Melalui dukungan ini, kami berharap Z-Auto dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Pihak Z-Auto menyambut baik dukungan ini dan menegaskan bahwa serah terima di tiga titik berlangsung lancar dan sesuai jadwal. Bantuan tersebut dinilai sangat strategis, terutama menjelang periode peningkatan permintaan layanan perawatan kendaraan pada akhir tahun.
Dengan rampungnya rangkaian serah terima ini, Z-Auto menargetkan peningkatan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kapasitas operasional di seluruh titik Z-Auto.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut

BAZNAS SULUT KEMBALI MENUNJUKAN KOMITMENYA MELALUI PROGRAM SULUT MAKMUR
Manado, Jumat 28 November 2025 — BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program Sulut Makmur. Penyaluran bantuan kepada penerima manfaat yang berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan.
Penyaluran ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sulut, Bapak Drs. H. Anwar Sandiah. Dalam pelaksanaannya, beliau menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya sebagai dukungan modal, tetapi juga sebagai dorongan agar para mustahik dapat mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.
Beliau menegaskan bahwa melalui program Sulut Makmur, BAZNAS Sulawesi Utara berharap para penerima bantuan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang ekonomi, dan pada akhirnya mampu bertransformasi dari mustahik menjadi Muzaki muzaki maupun Munfiq.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sulut dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memastikan pendistribusian zakat tepat sasaran dan berdampak nyata.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para penerima manfaat semakin termotivasi untuk berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan keluarga maupun lingkungan sekitar. BAZNAS Sulawesi Utara akan terus hadir mendampingi hingga usaha mustahik benar-benar tumbuh dan berdaya.
#CahayaZakat
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut

Penyerahan 2 Unit Kapal Layanan Kesehatan Bergerak “Rumah Sehat BAZNAS”
Manado, Kamis, 23 Oktober 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melaksanakan acara penyerahan Kapal Layanan Kesehatan Bergerak “Rumah Sehat BAZNAS” sebanyak dua unit untuk Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara serta selaku Tuan Rumah yaitu Baznas Sulut yang di Ketuai oleh Ibu Hj. Lutvia Alwi.
Acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Hi. Anwar Sandiah, selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Selanjutnya, laporan program disampaikan oleh Ibu Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, yang menjelaskan latar belakang serta tujuan program kapal layanan kesehatan bergerak sebagai upaya menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Kepulauan Sangihe, Bapak Michael Thungari, SE., MM, bersama Bupati Kepulauan Talaud, Bapak Welly Titah, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian besar BAZNAS terhadap masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, turut memberikan sambutan, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap program BAZNAS yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di daerah perbatasan.
Selanjutnya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan secara simbolis dua unit Kapal Layanan Kesehatan Bergerak “Rumah Sehat BAZNAS” kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud.
Acara mencapai puncaknya dengan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bapak Muhammad Tito Karnavian, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan publik di kawasan perbatasan.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung Kapal Layanan Kesehatan Bergerak “Rumah Sehat BAZNAS”, yang akan beroperasi memberikan pelayanan medis bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Acara berjalan dengan lancar, penuh khidmat, dan menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Sulawesi Utara.
23/10/2025 | Humas Baznas Sulut
Artikel Terbaru
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
OKTOBER — “O” nya ... OPTIMIS, dengan BERZAKAT!
Mari jadikan bulan Oktober sebagai bulan peduli dan berbagi.
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah.
? Satu zakat, sejuta manfaat.
???? Salurkan melalui:
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
???? Info & Konfirmasi:
- 082191402391
- 089615282179
07/10/2025 | Humas Baznas Sulut
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60.
Zakat bukan hanya kewajiban sosial dalam Islam, tetapi juga manifestasi nyata dari keimanan seorang Muslim. Dalam ajaran Islam, keimanan yang benar harus tercermin dalam amal perbuatan. Zakat menjadi salah satu indikator paling jelas dari keterkaitan antara hati, iman, dan tindakan nyata.
Zakat dan Keimanan
Dalam banyak ayat Al-Qur’an, perintah menunaikan zakat senantiasa disandingkan dengan perintah mendirikan salat. Ini menunjukkan bahwa zakat bukanlah sekadar amalan sosial, tetapi ibadah yang berdimensi spiritual dan keimanan.
Allah SWT berfirman:
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43)
Ayat ini menunjukkan bahwa zakat adalah bagian integral dari keislaman seseorang. Menolak atau mengabaikan zakat bukan hanya bentuk kelalaian sosial, tetapi juga bisa mengarah pada lemahnya iman.
Zakat Sebagai Ujian dan Bukti
Zakat menjadi ujian keimanan karena menyentuh aspek yang sangat dekat dengan manusia: harta. Manusia secara fitrah mencintai harta benda. Maka, ketika seorang Muslim bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk orang lain demi memenuhi perintah Allah, hal itu mencerminkan keimanan yang kuat.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak beriman siapa yang kenyang sementara tetangganya kelaparan.” (HR. Al-Baihaqi)
Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang rasa empati, kepedulian, dan kepekaan sosial yang lahir dari hati yang beriman.
Dampak Zakat dalam Kehidupan
Mendekatkan Diri kepada Allah Zakat menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Menumbuhkan Solidaritas Sosial Zakat menciptakan jembatan kasih antara si kaya dan si miskin, mengurangi kecemburuan sosial.
Mendatangkan Keberkahan Harta Harta yang dizakati akan lebih berkah dan tumbuh dengan izin Allah SWT.
21/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Muslim, bukan hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, zakat dapat dianalogikan sebagai cahaya keadilan sosial, karena mampu menerangi berbagai sisi kehidupan sosial yang diliputi oleh kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan.
Zakat: Ibadah yang Menyentuh Aspek Sosial
Zakat secara etimologis berasal dari kata zak? yang berarti “bersih”, “suci”, “berkah”, dan “tumbuh”. Dalam pengertian syar’i, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Kewajiban ini tidak hanya bersifat vertikal antara manusia dan Allah, tetapi juga horizontal antara manusia dengan sesamanya.
Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan keadilan dalam distribusi kekayaan. Dengan kata lain, zakat adalah ibadah yang mengandung nilai sosial tinggi dan menjadi bentuk nyata dari solidaritas antarsesama manusia.
Menanggulangi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi
Salah satu persoalan terbesar dalam masyarakat modern adalah ketimpangan sosial dan ekonomi. Sebagian kecil masyarakat hidup dalam kemewahan, sementara sebagian besar lainnya berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Zakat hadir sebagai mekanisme alami untuk mengalirkan kekayaan dari mereka yang mampu kepada yang membutuhkan.
Melalui zakat, harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an, “Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” (QS. Al-Hasyr: 7). Ini merupakan prinsip keadilan sosial yang luar biasa, di mana zakat menjadi jembatan bagi terwujudnya keseimbangan dalam masyarakat.
Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan
Dalam sejarah Islam, zakat terbukti efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu contoh paling menakjubkan terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Saat itu, pengelolaan zakat begitu optimal hingga sulit menemukan mustahik yang masih membutuhkan bantuan. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang amanah dan profesional, zakat mampu menjadi solusi konkrit terhadap persoalan kemiskinan struktural.
Membangun Rasa Solidaritas dan Empati
Zakat juga berfungsi membangun ikatan sosial yang kuat di antara anggota masyarakat. Ia menumbuhkan empati, mengajarkan berbagi, dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim tidak hanya menunaikan kewajiban agamanya, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, harmonis, dan penuh kasih sayang.
Zakat sebagai Cahaya Keadilan Sosial
Mengibaratkan zakat sebagai cahaya bukanlah hal yang berlebihan. Cahaya membawa terang dalam kegelapan; demikian pula zakat membawa harapan bagi mereka yang hidup dalam kesulitan. Ia menjadi pelita bagi masyarakat dalam meniti jalan keadilan, menghapus luka-luka sosial, dan membuka ruang bagi hadirnya kesejahteraan yang merata.
Dalam dunia yang semakin individualistik dan materialistik, zakat adalah pengingat bahwa keberkahan hidup bukan hanya dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada sesama.
Zakat adalah manifestasi keadilan sosial dalam Islam. Ia menjadi sarana pembersih harta, penghubung antar kalangan masyarakat, dan jaminan sosial yang bisa mengangkat martabat manusia. Dengan menjadikan zakat sebagai bagian integral dari kehidupan umat, kita tidak hanya menjalankan perintah Allah SWT, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan sejahtera.
Sudah saatnya kita menempatkan zakat bukan sekadar sebagai kewajiban tahunan, tetapi sebagai cahaya yang menuntun jalan peradaban menuju keadilan sosial yang hakiki.
16/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
BAZNAS TV
Marhaban Ya Ramadhan
Penulis: Humas Baznas Sulut
Berita Peresmian rumah Layak Huni Baznas di Bukit Terjal
Penulis: Humas Baznas Sulut
