Berita Terkini
BAZNAS SULAWESI UTARA SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT DAN SUKSES KEPADA RAHMAWATI HUNAWA, M.A. SEBAGAI KETUA FATAYAT NU SULAWESI UTARA
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ibu Rahmawati Hunawa, M.A. atas amanah yang dipercayakan kepadanya sebagai Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Utara.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, M.H., sebagai bentuk apresiasi, dukungan, dan harapan agar kepemimpinan baru Fatayat NU Sulawesi Utara mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat peran perempuan, meningkatkan pemberdayaan generasi muda, serta memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat.
Amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab mulia yang tidak hanya menuntut kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga membutuhkan keteladanan, integritas, keikhlasan, dan komitmen dalam memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan daerah.
Dalam semangat tersebut, BAZNAS Sulawesi Utara berharap Ibu Rahmawati Hunawa, M.A. senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Semoga di bawah kepemimpinannya, Fatayat NU Sulawesi Utara semakin maju, berdaya, solid, serta mampu melahirkan berbagai program yang berdampak positif bagi pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan masyarakat.
MEMPERKUAT SINERGI, MENEBAR KEMANFAATAN
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan organisasi kemasyarakatan memiliki arti penting dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat solidaritas umat, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Fatayat NU sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama memiliki potensi strategis dalam menggerakkan partisipasi perempuan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, semangat pemberdayaan dan pengabdian yang menjadi bagian dari gerakan zakat diharapkan dapat terus dikembangkan melalui komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi yang konstruktif antarlembaga.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan masing-masing, tetapi juga membuka ruang bagi berbagai inisiatif kebaikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
BERSAMA DALAM KEBAIKAN, MENUJU SULAWESI UTARA YANG LEBIH BERDAYA
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, M.H., berharap amanah kepemimpinan yang kini diemban Ibu Rahmawati Hunawa, M.A. dapat menjadi momentum untuk memperluas gerakan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kontribusi yang berkelanjutan bagi pembangunan sosial di Sulawesi Utara.
Semangat Fatayat NU Berdaya Bersama Umat selaras dengan cita-cita menghadirkan masyarakat yang lebih mandiri, peduli, dan sejahtera. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian kepada umat menjadi landasan penting dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik.
BAZNAS Sulawesi Utara meyakini bahwa kebaikan akan memberikan dampak yang lebih luas ketika dilaksanakan melalui kerja sama, kepercayaan, dan komitmen bersama.
Akhirnya, keluarga besar BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan:
SELAMAT DAN SUKSES KEPADA IBU RAHMAWATI HUNAWA, M.A. SEBAGAI KETUA FATAYAT NU PROVINSI SULAWESI UTARA.
Semoga senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah, keteguhan dalam pengabdian, serta keberkahan dalam setiap langkah untuk kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.
Bersama dalam kebaikan, menuju Indonesia yang lebih kuat, berkah, dan sejahtera.
BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia.
#BAZNASSulut #FatayatNUSulawesiUtara #RahmawatiHunawa #ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq
25/10/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
MANADO — 22 Oktober 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 kepada seluruh santri, ulama, kiai, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di seluruh Indonesia.
Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan para santri serta ulama dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” Hari Santri Nasional 2026 mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan santri, untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperdalam pemahaman keagamaan, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi tantangan zaman.
Santri memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, persatuan, toleransi, dan semangat cinta Tanah Air. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi bangsa yang berintegritas, mandiri, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial.
Dalam konteks pembangunan kesejahteraan umat, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa semangat kepesantrenan selaras dengan upaya memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), BAZNAS terus berkomitmen mendorong pemberdayaan umat melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan. Upaya ini sejalan dengan semangat membangun masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera.
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, MH, bersama jajaran pimpinan, yakni Drs. Hi. MS. Anwar Sandiah selaku Wakil Ketua II, Hi. Kennedy K. A. Paputungan, SE selaku Wakil Ketua III/I, serta Drs. Hi. Agus S. Budiharso, M.BSc selaku Wakil Ketua IV, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kekuatan moral, kedalaman spiritual, serta kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, semangat santri dalam menuntut ilmu, mengabdi kepada masyarakat, dan menjaga persatuan perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap para santri senantiasa menjadi generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai luhur agama dan kebangsaan, mengembangkan potensi diri, serta mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan bermartabat.
Selamat Hari Santri Nasional 2026.
Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keberkahan kepada seluruh santri Indonesia dalam menuntut ilmu, mengabdi kepada umat, menjaga persatuan bangsa, dan menebarkan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.
BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
#HariSantriNasional2026 #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASSulut #SantriIndonesia #MengawalIndonesiaMerdeka
22/10/2026 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung
BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung
BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung, pada Jumat dini hari, 16 Oktober 2026. Melalui gerakan Open Donasi Peduli Korban Kebakaran, BAZNAS Sulawesi Utara membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, para muzaki, munfiq, donatur, lembaga, komunitas, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama untuk menyalurkan bantuan.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam publikasi penggalangan dana, peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan 15 rumah hangus terbakar dan 4 rumah lainnya terdampak, dengan jumlah warga terdampak mencapai 25 kepala keluarga atau 78 jiwa. Musibah ini menjadi ujian berat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mengalami dampak langsung dari kebakaran tersebut.
Kondisi ini membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa pemulihan. Bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk kembali menata kehidupan mereka.
BAZNAS Sulut Ajak Masyarakat Ringankan Beban Korban
Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong tumbuhnya semangat solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan di tengah masyarakat.
Melalui penggalangan donasi ini, BAZNAS Sulut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dana, tetapi juga melalui penyediaan berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan oleh keluarga terdampak.
Adapun kebutuhan bantuan yang dibuka meliputi:
Uang tunai untuk mendukung pemenuhan kebutuhan mendesak korban.
Sembako dan bahan pangan.
Makanan siap saji dan minuman.
Alas tidur dan kasur.
Tikar dan selimut.
Peralatan serta perlengkapan kebersihan.
Bantuan lain yang relevan dengan kebutuhan warga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran.
Salurkan Donasi Melalui Rekening Resmi BAZNAS Sulut
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyediakan beberapa rekening donasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah bagi korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung.
Rekening donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI)Nomor rekening: 1033279406Atas nama: BAZNAS Sulut Infak BTB
Bank SulutGo (BSG)Nomor rekening: 00102110344862Atas nama: BAZNAS Sulut Infak Sedekah
Bank MuamalatNomor rekening: 8610021618Atas nama: BAZNAS Sulut Infaq
Untuk konfirmasi donasi, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp 0822-9984-7225 sebagaimana tercantum dalam publikasi resmi penggalangan dana.
Masyarakat diimbau memastikan kesesuaian nama rekening sebelum melakukan transfer dan melakukan konfirmasi agar penyaluran bantuan dapat dicatat serta dikelola dengan baik.
Bersama Menghadirkan Harapan
BAZNAS Sulawesi Utara meyakini bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan besar dalam menghadapi berbagai musibah. Di tengah kehilangan yang dialami para korban, uluran tangan para donatur dan munfiq menjadi wujud nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.
Setiap infak dan sedekah yang dititipkan diharapkan menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menghadirkan semangat, kepedulian, dan harapan bagi keluarga terdampak untuk bangkit kembali.
BAZNAS Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan, serta bantuan bagi korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para donatur, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mari ulurkan tangan, ringankan beban, dan hadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah.
BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
Informasi lebih lanjut:Website: sulut.baznas.go.idEmail: [email protected] sosial: Baznas Sulut
#BAZNASSulut #OpenDonasi #PeduliKorbanKebakaran #PatetenSatu #KotaBitung #ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq
21/10/2026 | Humas Baznas Sulut
Berita Pendistribusian

BAZNAS SULUT GANDENG BAZNAS KABKO, ORMAS, LAZ, MAJELIS TAKLIM SALURKAN BANTUAN
MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, BAZNAS Sulut bersama BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga amil zakat (LAZ), serta majelis ta’lim menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di sekitar Masjid Al-Amin, Aspol Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascakebakaran. Bantuan tersebut diterima langsung oleh BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang selanjutnya akan membantu memastikan bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.
Bantuan ini diperuntukkan bagi 4 keluarga Muslim dengan jumlah keseluruhan 18 KK, serta 1 keluarga non-Muslim yang rumahnya berada berdekatan dengan Masjid Al-Amin Aspol Pakowa dan turut terdampak akibat musibah kebakaran.
Keterlibatan keluarga non-Muslim dalam penerima bantuan menjadi cerminan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak mengenal sekat perbedaan. BAZNAS Sulut berupaya menghadirkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di sekitar lokasi musibah dan mengalami dampak langsung.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan berupa seng, kaso, ring, pakaian layak pakai, serta berbagai paket bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan kepedulian dari berbagai pihak yang bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan total Rp. 44.600.000.
Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi salah satu kekuatan penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. BAZNAS Sulut tidak bergerak sendiri, melainkan menggandeng BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, dan berbagai unsur masyarakat untuk menghadirkan bantuan secara bersama-sama.
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, SH., MH, melalui jajaran BAZNAS Sulut terus mendorong agar zakat, infak, sedekah, dan kepedulian sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Bagi BAZNAS Sulut, bantuan yang disalurkan bukan sekadar material. Di dalamnya terdapat pesan kemanusiaan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak berjalan sendirian.
Ada kepedulian yang hadir, ada solidaritas yang menguatkan, dan ada tangan-tangan yang dengan tulus membantu masyarakat untuk bangkit kembali.
Musibah kebakaran yang terjadi di sekitar Masjid Al-Amin Aspol Pakowa telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat yang berada di lokasi tersebut. Karena itu, proses pemulihan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Bantuan berupa seng, kaso, dan ring diharapkan dapat membantu kebutuhan perbaikan rumah maupun fasilitas yang terdampak. Sementara bantuan berupa pakaian layak pakai dan paket bantuan lainnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pemulihan.
Penyaluran bantuan ini juga memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih menjadi kekuatan besar masyarakat Sulawesi Utara. Ketika berbagai elemen masyarakat bersatu, beban yang dirasakan oleh saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah dapat menjadi lebih ringan.
Kepedulian tersebut juga terlihat dari keterlibatan berbagai unsur, mulai dari BAZNAS Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan, lembaga zakat, majelis ta’lim, hingga para dermawan dan masyarakat yang turut memberikan dukungan.
BAZNAS Sulut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam penghimpunan maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Aspol Pakowa.
Secara khusus, BAZNAS Sulut juga mengapresiasi BTM Masjid Al-Amin Aspol Pakowa, Hi. Kennedy Paputungan, SE., yang menerima bantuan sekaligus menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Keterlibatan BTM Masjid Al-Amin diharapkan dapat membantu memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan.
Lebih dari sekadar bantuan kebendaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa musibah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama.
Kehadiran bantuan bagi keluarga Muslim maupun keluarga non-Muslim yang berada di sekitar lokasi menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi dasar utama dalam membangun kepedulian. Dalam situasi bencana, semua pihak dapat saling membantu dan menguatkan tanpa melihat latar belakang perbedaan.
BAZNAS Sulut berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat terdampak, serta menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan keluarga-keluarga yang mengalami musibah.
BAZNAS Sulut juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong. Setiap bantuan, doa, tenaga, maupun dukungan yang diberikan memiliki arti penting bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.
Karena pada akhirnya, kebaikan yang dilakukan bersama akan melahirkan kekuatan yang lebih besar untuk kemanusiaan.
Semoga seluruh keluarga terdampak diberikan ketabahan, kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam melewati masa pemulihan. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
BAZNAS Provinsi Sulawesi UtaraZakat Menguatkan Indonesia
12/08/2026 | Humas Baznas Sulut

PENDISTRIBUSIAN BANTUAN KEPADA MUSTAHIK
Manado — Pada hari Jumat, 21 November 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali menyalurkan bantuan kepada lima mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan dan layanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Distribusi bantuan ini dibagi ke dalam empat program utama BAZNAS Sulut dengan rincian sebagai berikut:
- 2 mustahik melalui program Sulut Makmur- 1 mustahik melalui program Sulut Cerdas- 1 mustahik melalui program Sulut Taqwa- 1 mustahik melalui program Sulut Peduli
Ketua BAZNAS Sulawesi Utara Hj. Lutvia Alwi menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi penerima. Melalui program-program tersebut, BAZNAS berharap dapat membantu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik, meningkatkan akses pendidikan, mendukung kegiatan keagamaan, serta memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Sulut terus berupaya menjalankan amanah umat dengan penuh tanggung jawab serta memperluas jangkauan distribusi kepada mustahik di berbagai wilayah di Sulawesi Utara. Dengan dukungan para muzaki dan seluruh pihak, BAZNAS optimis dapat menghadirkan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut

SERAH TERIMA BARANG BENGKEL MOTOR Z-AUTO DI 3 TITIK BERBEDA 26/11/2025 | Penul
Manado, 26 November 2025 — Proses serah terima barang untuk bengkel motor Z-Auto berlangsung pada 25–26 November 2025 di tiga titik distribusi, dengan dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bantuan tersebut didistribusikan melalui BAZNAS Provinsi Sulut, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi dan penguatan usaha kecil menengah (UKM) di sektor otomotif.
Serah terima dilakukan secara bertahap di tiga lokasi yang telah ditetapkan. Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan bengkel, peralatan servis, serta material pendukung lain yang diperlukan untuk meningkatkan standar layanan di bengkel Z-Auto.
Pendamping Z-Auto BAZNAS Provinsi Sulut menyampaikan bahwa distribusi ini merupakan amanah dari BAZNAS RI untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan dan daya saing. “Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Melalui dukungan ini, kami berharap Z-Auto dapat semakin berkembang serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Pihak Z-Auto menyambut baik dukungan ini dan menegaskan bahwa serah terima di tiga titik berlangsung lancar dan sesuai jadwal. Bantuan tersebut dinilai sangat strategis, terutama menjelang periode peningkatan permintaan layanan perawatan kendaraan pada akhir tahun.
Dengan rampungnya rangkaian serah terima ini, Z-Auto menargetkan peningkatan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kapasitas operasional di seluruh titik Z-Auto.
01/12/2025 | Humas Baznas Sulut
Artikel Terbaru
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah
OKTOBER — “O” nya ... OPTIMIS, dengan BERZAKAT!
Mari jadikan bulan Oktober sebagai bulan peduli dan berbagi.
Optimis — bersama zakat, hidup lebih berkah.
? Satu zakat, sejuta manfaat.
???? Salurkan melalui:
BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
???? Info & Konfirmasi:
- 082191402391
- 089615282179
07/10/2025 | Humas Baznas Sulut
ZAKAT SEBAGAI BUKTI KEIMANAN
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah SWT untuk dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60.
Zakat bukan hanya kewajiban sosial dalam Islam, tetapi juga manifestasi nyata dari keimanan seorang Muslim. Dalam ajaran Islam, keimanan yang benar harus tercermin dalam amal perbuatan. Zakat menjadi salah satu indikator paling jelas dari keterkaitan antara hati, iman, dan tindakan nyata.
Zakat dan Keimanan
Dalam banyak ayat Al-Qur’an, perintah menunaikan zakat senantiasa disandingkan dengan perintah mendirikan salat. Ini menunjukkan bahwa zakat bukanlah sekadar amalan sosial, tetapi ibadah yang berdimensi spiritual dan keimanan.
Allah SWT berfirman:
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Baqarah: 43)
Ayat ini menunjukkan bahwa zakat adalah bagian integral dari keislaman seseorang. Menolak atau mengabaikan zakat bukan hanya bentuk kelalaian sosial, tetapi juga bisa mengarah pada lemahnya iman.
Zakat Sebagai Ujian dan Bukti
Zakat menjadi ujian keimanan karena menyentuh aspek yang sangat dekat dengan manusia: harta. Manusia secara fitrah mencintai harta benda. Maka, ketika seorang Muslim bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk orang lain demi memenuhi perintah Allah, hal itu mencerminkan keimanan yang kuat.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak beriman siapa yang kenyang sementara tetangganya kelaparan.” (HR. Al-Baihaqi)
Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang rasa empati, kepedulian, dan kepekaan sosial yang lahir dari hati yang beriman.
Dampak Zakat dalam Kehidupan
Mendekatkan Diri kepada Allah Zakat menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Menumbuhkan Solidaritas Sosial Zakat menciptakan jembatan kasih antara si kaya dan si miskin, mengurangi kecemburuan sosial.
Mendatangkan Keberkahan Harta Harta yang dizakati akan lebih berkah dan tumbuh dengan izin Allah SWT.
21/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
ZAKAT SEBAGAI CAHAYA KEADILAN SOSIAL
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Muslim, bukan hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Dalam konteks ini, zakat dapat dianalogikan sebagai cahaya keadilan sosial, karena mampu menerangi berbagai sisi kehidupan sosial yang diliputi oleh kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan.
Zakat: Ibadah yang Menyentuh Aspek Sosial
Zakat secara etimologis berasal dari kata zak? yang berarti “bersih”, “suci”, “berkah”, dan “tumbuh”. Dalam pengertian syar’i, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Kewajiban ini tidak hanya bersifat vertikal antara manusia dan Allah, tetapi juga horizontal antara manusia dengan sesamanya.
Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan keadilan dalam distribusi kekayaan. Dengan kata lain, zakat adalah ibadah yang mengandung nilai sosial tinggi dan menjadi bentuk nyata dari solidaritas antarsesama manusia.
Menanggulangi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi
Salah satu persoalan terbesar dalam masyarakat modern adalah ketimpangan sosial dan ekonomi. Sebagian kecil masyarakat hidup dalam kemewahan, sementara sebagian besar lainnya berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Zakat hadir sebagai mekanisme alami untuk mengalirkan kekayaan dari mereka yang mampu kepada yang membutuhkan.
Melalui zakat, harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an, “Supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” (QS. Al-Hasyr: 7). Ini merupakan prinsip keadilan sosial yang luar biasa, di mana zakat menjadi jembatan bagi terwujudnya keseimbangan dalam masyarakat.
Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan
Dalam sejarah Islam, zakat terbukti efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu contoh paling menakjubkan terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Saat itu, pengelolaan zakat begitu optimal hingga sulit menemukan mustahik yang masih membutuhkan bantuan. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang amanah dan profesional, zakat mampu menjadi solusi konkrit terhadap persoalan kemiskinan struktural.
Membangun Rasa Solidaritas dan Empati
Zakat juga berfungsi membangun ikatan sosial yang kuat di antara anggota masyarakat. Ia menumbuhkan empati, mengajarkan berbagi, dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim tidak hanya menunaikan kewajiban agamanya, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, harmonis, dan penuh kasih sayang.
Zakat sebagai Cahaya Keadilan Sosial
Mengibaratkan zakat sebagai cahaya bukanlah hal yang berlebihan. Cahaya membawa terang dalam kegelapan; demikian pula zakat membawa harapan bagi mereka yang hidup dalam kesulitan. Ia menjadi pelita bagi masyarakat dalam meniti jalan keadilan, menghapus luka-luka sosial, dan membuka ruang bagi hadirnya kesejahteraan yang merata.
Dalam dunia yang semakin individualistik dan materialistik, zakat adalah pengingat bahwa keberkahan hidup bukan hanya dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada sesama.
Zakat adalah manifestasi keadilan sosial dalam Islam. Ia menjadi sarana pembersih harta, penghubung antar kalangan masyarakat, dan jaminan sosial yang bisa mengangkat martabat manusia. Dengan menjadikan zakat sebagai bagian integral dari kehidupan umat, kita tidak hanya menjalankan perintah Allah SWT, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan sejahtera.
Sudah saatnya kita menempatkan zakat bukan sekadar sebagai kewajiban tahunan, tetapi sebagai cahaya yang menuntun jalan peradaban menuju keadilan sosial yang hakiki.
16/05/2025 | Baznas Provinsi Sulut
BAZNAS TV
Sahabat Baznas Bermanfaat Bagi Umat
Penulis: Humas Baznas Sulut
Baznas Sulut Peduli Sampai Pelosok
Penulis: Humas Baznas Sulut
