WhatsApp Icon
BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung

BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung

BAZNAS Sulawesi Utara Buka Donasi Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara mengajak masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung, pada Jumat dini hari, 16 Oktober 2026. Melalui gerakan Open Donasi Peduli Korban Kebakaran, BAZNAS Sulawesi Utara membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, para muzaki, munfiq, donatur, lembaga, komunitas, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama untuk menyalurkan bantuan.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam publikasi penggalangan dana, peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan 15 rumah hangus terbakar dan 4 rumah lainnya terdampak, dengan jumlah warga terdampak mencapai 25 kepala keluarga atau 78 jiwa. Musibah ini menjadi ujian berat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mengalami dampak langsung dari kebakaran tersebut.

Kondisi ini membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa pemulihan. Bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk kembali menata kehidupan mereka.

BAZNAS Sulut Ajak Masyarakat Ringankan Beban Korban

Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong tumbuhnya semangat solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan di tengah masyarakat.

Melalui penggalangan donasi ini, BAZNAS Sulut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dana, tetapi juga melalui penyediaan berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan oleh keluarga terdampak.

Adapun kebutuhan bantuan yang dibuka meliputi:

  1. Uang tunai untuk mendukung pemenuhan kebutuhan mendesak korban.

  2. Sembako dan bahan pangan.

  3. Makanan siap saji dan minuman.

  4. Alas tidur dan kasur.

  5. Tikar dan selimut.

  6. Peralatan serta perlengkapan kebersihan.

  7. Bantuan lain yang relevan dengan kebutuhan warga terdampak.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran.

Salurkan Donasi Melalui Rekening Resmi BAZNAS Sulut

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyediakan beberapa rekening donasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah bagi korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung.

Rekening donasi:

  • Bank Syariah Indonesia (BSI)
    Nomor rekening: 1033279406
    Atas nama: BAZNAS Sulut Infak BTB

  • Bank SulutGo (BSG)
    Nomor rekening: 00102110344862
    Atas nama: BAZNAS Sulut Infak Sedekah

  • Bank Muamalat
    Nomor rekening: 8610021618
    Atas nama: BAZNAS Sulut Infaq

Untuk konfirmasi donasi, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp 0822-9984-7225 sebagaimana tercantum dalam publikasi resmi penggalangan dana.

Masyarakat diimbau memastikan kesesuaian nama rekening sebelum melakukan transfer dan melakukan konfirmasi agar penyaluran bantuan dapat dicatat serta dikelola dengan baik.

Bersama Menghadirkan Harapan

BAZNAS Sulawesi Utara meyakini bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan besar dalam menghadapi berbagai musibah. Di tengah kehilangan yang dialami para korban, uluran tangan para donatur dan munfiq menjadi wujud nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.

Setiap infak dan sedekah yang dititipkan diharapkan menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menghadirkan semangat, kepedulian, dan harapan bagi keluarga terdampak untuk bangkit kembali.

BAZNAS Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan, serta bantuan bagi korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kota Bitung. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para donatur, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mari ulurkan tangan, ringankan beban, dan hadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara
Zakat Menguatkan Indonesia

Informasi lebih lanjut:
Website: sulut.baznas.go.id
Email: [email protected]
Media sosial: Baznas Sulut

#BAZNASSulut #OpenDonasi #PeduliKorbanKebakaran #PatetenSatu #KotaBitung #ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq

21/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
RESMI TUTUP POSKO KEBAKARAN SINDULANG 1 SETELAH TUJUH HARI PELAYANAN, DONASI BANTUAN TETAP DIBUKA

RESMI TUTUP POSKO KEBAKARAN SINDULANG 1 SETELAH TUJUH HARI PELAYANAN, DONASI BANTUAN TETAP DIBUKA

MANADO — Senin, 19 Oktober 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bersama BAZNAS Kota Manado, UPZ Masjid, DMI Manado, Ansor Manado resmi menutup operasional Posko Kebakaran Sindulang 1 pada Senin, 19 Oktober 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya tujuh hari pelayanan kemanusiaan yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Sindulang 1, Kota Manado.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, BAZNAS Kota Manado, Sahabat BAZNAS, UPZ Masjid Darussalam 1, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Manado, Ansor Manado, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mengambil bagian dalam gerakan solidaritas dan kepedulian terhadap warga terdampak bencana.

Selama tujuh hari beroperasi, Posko Kebakaran Sindulang 1 menjadi pusat koordinasi penerimaan, pengelolaan, dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang mengalami dampak langsung akibat kebakaran. Berbagai bentuk kepedulian terus berdatangan dari masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, serta berbagai pihak yang tergerak untuk meringankan beban para korban.

Bantuan yang diterima melalui posko meliputi makanan siap saji, sembako, air mineral, air minum dalam kemasan galon, pakaian layak pakai, tikar, alas tidur, kasur, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga selama masa tanggap darurat.

Dalam rangkaian pelayanan tersebut, tim posko juga melaksanakan pendistribusian bantuan kepada keluarga terdampak. Pada Kamis, 15 Oktober 2026, bantuan berupa paket kebutuhan dasar telah disalurkan kepada 27 keluarga dari total 35 kepala keluarga terdampak yang terdata pada saat itu. Paket bantuan mencakup kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan dasar untuk membantu warga menjalani masa pemulihan setelah musibah kebakaran.

## Budi Wahono: Semangat Kemanusiaan Harus Terus Berlanjut

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Manado, Budi Wahono, menjadi salah satu unsur yang turut memberikan perhatian dalam gerakan kemanusiaan bagi masyarakat Sindulang 1. Keterlibatan berbagai unsur, termasuk organisasi kemasjidan, memperlihatkan bahwa masjid dan lembaga sosial memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian serta memperkuat solidaritas umat ketika masyarakat menghadapi musibah.

Penutupan posko bukan berarti berakhirnya kepedulian terhadap warga terdampak. Sebaliknya, berakhirnya operasional tenda menjadi momentum untuk melanjutkan pelayanan kemanusiaan melalui mekanisme koordinasi dan pendampingan yang lebih terarah.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa **penerimaan donasi dan bantuan bagi korban kebakaran Sindulang 1 tetap dibuka meskipun operasional posko telah resmi ditutup.** Masyarakat yang ingin membantu masih dapat menyalurkan donasi melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara.

Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan diarahkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid terkait, dengan koordinasi dan pengawasan BAZNAS agar penyalurannya tetap terarah, tertib, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Dengan mekanisme ini, kepedulian para muzaki, munfik, donatur, dan masyarakat luas diharapkan dapat terus menjangkau warga yang masih membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan.

## Apresiasi untuk Seluruh Pihak yang Terlibat

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi selama tujuh hari pelaksanaan Posko Kebakaran Sindulang 1. Apresiasi ini ditujukan kepada para donatur, relawan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, tenaga, waktu, dan perhatian bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

Kehadiran berbagai unsur dalam gerakan kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Sulawesi Utara. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun nilainya, merupakan wujud kepedulian yang berarti bagi keluarga yang sedang berusaha bangkit dari kehilangan.

Bagi BAZNAS, penanganan musibah tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan pada masa darurat, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kepedulian, ketepatan sasaran, dan penguatan solidaritas sosial. Karena itu, koordinasi dengan UPZ masjid dan unsur terkait akan tetap menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan lanjutan dapat dikelola dengan baik.

## Penutupan Posko, Bukan Penutupan Kepedulian

Dengan berakhirnya tujuh hari operasional Posko Kebakaran Sindulang 1, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara. Pemulihan pascakebakaran membutuhkan waktu, dukungan, dan perhatian berkelanjutan dari berbagai pihak.

BAZNAS mengajak masyarakat untuk tetap mendoakan keluarga terdampak agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menata kembali kehidupan mereka. Dukungan kemanusiaan yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan harapan untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Posko boleh ditutup, tetapi kepedulian tidak boleh berhenti. Semangat berbagi dan gotong royong hendaknya terus menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi setiap ujian kemanusiaan.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara bersama DMI Kota Manado & Pihak Lainnya berkomitmen untuk terus hadir dalam pelayanan umat, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta aksi kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Zakat Menguatkan Indonesia. Bersama, kita kuat untuk sesama.

#BAZNASSulut #ZakatMenguatkanIndonesia #BaznasTanggapBencana #PeduliSindulang1 #SolidaritasKemanusiaan

19/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
Resmi Tutup Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 Setelah Tujuh Hari, Penyaluran Bantuan Tetap Dibuka melalui UPZ Masjid Darussalam 1

BAZNAS Sulawesi Utara Resmi Tutup Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 Setelah Tujuh Hari, Penyaluran Bantuan Tetap Dibuka melalui UPZ Masjid Darussalam 1

Resmi Tutup Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 Setelah Tujuh Hari, Penyaluran Bantuan Tetap Dibuka melalui UPZ Masjid Darussalam 1

MANADO — Senin, 19 Oktober 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara secara resmi mengakhiri operasional Posko dan Dapur Umum Tanggap Darurat Kebakaran Sindulang 1, Kota Manado, pada Senin, 19 Oktober 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya tujuh hari pelaksanaan pelayanan kemanusiaan yang telah dimulai sejak Selasa, 13 Oktober 2026, sebagai bentuk kepedulian dan respons bersama terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di wilayah Sindulang 1.

Selama tujuh hari pelaksanaan, posko yang menjadi pusat koordinasi bantuan kemanusiaan tersebut telah mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan. BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara bersama BAZNAS Kota Manado, Sahabat BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darussalam 1, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Manado, Gerakan Pemuda Ansor, serta berbagai organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, relawan, dan pihak terkait lainnya turut mengambil bagian dalam upaya membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Penutupan posko dilaksanakan setelah melalui rangkaian koordinasi dan evaluasi bersama dengan mempertimbangkan perkembangan penanganan bantuan di lapangan. Keputusan ini bukan berarti berakhirnya kepedulian terhadap para korban, melainkan merupakan bagian dari penyesuaian mekanisme pelayanan agar proses penghimpunan, pengelolaan, dan penyaluran bantuan dapat terus berlangsung secara terarah, terkoordinasi, dan bertanggung jawab.

Penandatanganan Berita Acara Penutupan Posko

Sebagai bentuk tertib administrasi, akuntabilitas, dan pertanggungjawaban bersama, berakhirnya operasional Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 ditandai dengan penandatanganan berita acara penutupan posko oleh pihak-pihak terkait.

Penandatanganan berita acara tersebut menjadi penegasan bahwa pelayanan melalui posko dan dapur umum yang telah berjalan sejak 13 Oktober 2026 secara resmi berakhir pada Senin, 19 Oktober 2026, setelah tujuh hari pelaksanaan. Dokumen ini sekaligus menjadi bagian dari administrasi kegiatan dan bahan evaluasi atas pelaksanaan pelayanan kemanusiaan selama masa tanggap darurat.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa setiap kegiatan kemanusiaan tidak hanya membutuhkan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat, tetapi juga harus disertai dengan tata kelola yang baik, pencatatan yang tertib, serta pertanggungjawaban atas amanah bantuan yang dipercayakan oleh masyarakat.

Dengan demikian, berakhirnya operasional posko tidak menghilangkan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak. Justru, langkah ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lanjutan agar bantuan yang masih dibutuhkan dapat dihimpun dan disalurkan melalui mekanisme yang lebih terfokus.

Bantuan Tetap Dibuka melalui UPZ Masjid Darussalam 1

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa meskipun Posko dan Dapur Umum resmi ditutup, kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran Sindulang 1 tetap terbuka.

Penghimpunan bantuan selanjutnya akan dikoordinasikan melalui UPZ Masjid Darussalam 1, dengan tetap berada dalam koordinasi dan pengawasan BAZNAS sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kepedulian masyarakat sekaligus memastikan bahwa amanah bantuan tetap dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat, para donatur, munfiq, lembaga, organisasi, komunitas, serta seluruh pihak yang masih ingin berpartisipasi dalam membantu korban kebakaran dapat melanjutkan dukungan melalui UPZ Masjid Darussalam 1. Bentuk bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak dan hasil koordinasi di lapangan.

BAZNAS Sulawesi Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami bahwa berakhirnya masa operasional posko bukanlah akhir dari gerakan solidaritas. Pemulihan kehidupan warga yang terdampak kebakaran membutuhkan proses, perhatian, dan dukungan berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara lembaga pengelola zakat, pengurus masjid, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat luas tetap menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan menjangkau mereka yang membutuhkan.

Apresiasi dan Terima Kasih kepada Seluruh Donatur, Munfiq, dan Relawan

Dalam kesempatan ini, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, munfiq, relawan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, lembaga, serta pihak-pihak terkait yang telah mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak kebakaran Sindulang 1.

Apresiasi secara khusus disampaikan kepada setiap pihak yang telah mempercayakan bantuan melalui Posko BAZNAS, baik dalam bentuk dana maupun barang kebutuhan sehari-hari. Dukungan berupa sembako, makanan siap saji, air mineral, air galon, pakaian layak pakai, kasur, karpet, tikar, alas tidur, serta berbagai kebutuhan lainnya telah menjadi wujud nyata kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.

BAZNAS Sulawesi Utara juga memberikan penghormatan kepada para relawan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membantu operasional posko, mendukung pelayanan dapur umum, mengoordinasikan bantuan, serta terlibat dalam proses distribusi kepada warga terdampak. Dedikasi para relawan merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan kemanusiaan selama tujuh hari tersebut.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada BAZNAS Kota Manado, Sahabat BAZNAS, UPZ Masjid Darussalam 1, DMI Kota Manado, Gerakan Pemuda Ansor, serta seluruh unsur yang telah membangun kerja sama dan memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

BAZNAS Sulawesi Utara menyadari bahwa ikhtiar kemanusiaan ini tidak dapat berjalan dengan baik apabila hanya dilakukan oleh satu lembaga. Kolaborasi, kepercayaan, dan kesediaan untuk saling membantu menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun nilainya, memiliki arti penting bagi para penerima manfaat. Di balik setiap paket kebutuhan pokok, makanan, pakaian, dan dukungan finansial, terdapat kepedulian dan harapan agar warga yang terdampak dapat kembali menata kehidupan mereka.

Semoga segala bentuk kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah, mendapat balasan terbaik dari Allah SWT, serta membawa keberkahan bagi para donatur, munfiq, relawan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Laporan Kegiatan Akan Dirilis Selambat-lambatnya Tujuh Hari Setelah Penutupan

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara akan menyusun dan merilis laporan kegiatan Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 selambat-lambatnya tujuh hari setelah penutupan posko.

Laporan tersebut akan disiapkan melalui proses rekapitulasi dan verifikasi data yang mencakup pelaksanaan kegiatan, penerimaan bantuan, jenis bantuan yang dihimpun, penyaluran kepada masyarakat terdampak, serta informasi relevan lainnya sesuai dengan data dan dokumen pertanggungjawaban yang tersedia.

Proses penyusunan laporan dilakukan secara cermat agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat menggambarkan pelaksanaan kegiatan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Rekapitulasi ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan amanah yang dititipkan melalui BAZNAS dan para mitra kolaborasi.

BAZNAS Sulawesi Utara memandang transparansi sebagai unsur mendasar dalam setiap kegiatan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan bantuan kemanusiaan. Kepercayaan para donatur dan munfiq merupakan amanah yang harus dijaga melalui tata kelola yang profesional, pelaporan yang jelas, serta penyaluran yang memperhatikan kebutuhan penerima manfaat.

Dengan adanya laporan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai pelaksanaan kegiatan selama tujuh hari, sekaligus mengetahui bahwa bantuan yang dipercayakan telah dikelola melalui mekanisme koordinasi dan pertanggungjawaban yang semestinya.

Meneguhkan Semangat Kemanusiaan dan Kepedulian Bersama

Berakhirnya operasional Posko dan Dapur Umum Kebakaran Sindulang 1 menjadi penanda selesainya satu tahapan pelayanan kemanusiaan, tetapi bukan akhir dari kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan kekuatan besar yang mampu menyatukan berbagai unsur masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ketika musibah terjadi, kehadiran bantuan, dukungan moral, dan kebersamaan menjadi sumber kekuatan bagi warga untuk menghadapi keadaan dan melanjutkan kehidupan.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan. Kolaborasi dengan UPZ masjid, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pihak terkait akan terus diperkuat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Melalui berakhirnya posko ini, BAZNAS Sulawesi Utara mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan melanjutkan dukungan bagi saudara-saudara yang membutuhkan.

Posko boleh berakhir, tetapi kepedulian tidak boleh berhenti. Semangat membantu dan meringankan beban sesama harus terus hidup melalui kerja bersama, pengelolaan amanah yang bertanggung jawab, serta komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara

Zakat Menguatkan Indonesia.

#ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq #BaznasTanggapBencana

19/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
Rakornas BAZNAS 2026 Berakhir, BAZNAS Sulawesi Utara Bersama BAZNAS Kabupaten Kota Perkuat Komitmen Pengelolaan Zakat

Rakornas BAZNAS Berakhir di Jakarta, BAZNAS Sulawesi Utara Bersama BAZNAS Kabupaten Kota Perkuat Komitmen Pengelolaan Zakat

Rakornas BAZNAS 2026 Berakhir, BAZNAS Sulawesi Utara Bersama BAZNAS Kabupaten Kota Perkuat Komitmen Pengelolaan Zakat

JAKARTA — Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang berlangsung di Jakarta resmi berakhir pada 15 Oktober 2026. Kegiatan nasional ini menjadi momentum penting bagi jajaran BAZNAS di berbagai tingkatan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas tata kelola zakat, serta menyatukan langkah dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut hadir dan berpartisipasi bersama perwakilan BAZNAS kabupaten/kota dari Sulawesi Utara, yakni BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow dan BAZNAS Kota Tomohon. Kehadiran unsur BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi kelembagaan serta mendorong pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Rakornas BAZNAS menjadi forum strategis untuk mempertemukan jajaran pimpinan dan pengelola zakat dalam rangka membangun kesamaan persepsi, menyelaraskan arah kebijakan, serta memperkuat pelaksanaan program-program zakat di daerah. Melalui forum ini, setiap perwakilan BAZNAS memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang.

Bagi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, partisipasi dalam Rakornas tidak sekadar menjadi bentuk kehadiran pada agenda nasional, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki, munfik, dan mustahik. Berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan program kerja BAZNAS di wilayah Sulawesi Utara.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Hj. Lutvia Alwi, MH, menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang mengikuti rangkaian kegiatan Rakornas tersebut. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga menyampaikan laporan mengenai perkembangan pengelolaan zakat di daerah pada hari kedua kegiatan, 14 Oktober 2026. Penyampaian laporan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan gambaran mengenai pelaksanaan program dan capaian kelembagaan BAZNAS Sulawesi Utara dalam menjalankan amanah pengelolaan dana umat.

Di sela-sela rangkaian kegiatan, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara juga berkoordinasi dengan Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid. Koordinasi ini menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan untuk memperkuat hubungan antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI, sekaligus mendukung kesinambungan pelaksanaan kebijakan serta program pengelolaan zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow dan BAZNAS Kota Tomohon bersama BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam membangun ekosistem zakat yang kuat di daerah. Sinergi antara BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota diperlukan agar program pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat dapat berjalan lebih terarah, saling mendukung, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Penguatan koordinasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada para muzaki dan munfik, sekaligus memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dikelola sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan tata kelola yang baik, zakat tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membantu mengurangi kemiskinan, memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya mengembangkan pelaksanaan program-program unggulan melalui berbagai bidang, meliputi Sulut Makmur, Sulut Cerdas, Sulut Sehat, Sulut Takwa, dan Sulut Peduli. Program-program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan manfaat zakat secara lebih luas, baik dalam bentuk bantuan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan maupun melalui pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup mustahik.

Semangat kolaborasi yang terbangun melalui Rakornas diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program-program tersebut, dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana umat. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas manfaat zakat di Sulawesi Utara.

Berakhirnya Rakornas pada 15 Oktober 2026 bukanlah akhir dari proses penguatan kelembagaan, melainkan menjadi titik awal untuk menindaklanjuti berbagai hasil koordinasi dan pembelajaran dalam pelaksanaan tugas di daerah. Setiap jajaran BAZNAS diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan dan semangat kolaborasi tersebut ke dalam program kerja yang terukur, pelayanan yang semakin baik, serta pengelolaan ZIS yang memberikan dampak nyata bagi umat.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara bersama BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow dan BAZNAS Kota Tomohon berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin efektif, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Melalui semangat kebersamaan dan tanggung jawab kelembagaan, BAZNAS Sulawesi Utara meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang aman secara syariah, aman secara regulasi, serta berkontribusi bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Zakat Menguatkan Indonesia.

#ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq #BAZNASSulut #RakornasBAZNAS2026 #BAZNASUntukUmat

18/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut
Tim Posko Tenda BAZNAS Gelar Rapat Evaluasi Hari Keenam, Penutupan Dijadwalkan Senin Ba’da Ashar

 

Tim Posko Tenda BAZNAS Gelar Rapat Evaluasi Hari Keenam, Penutupan Dijadwalkan Senin Ba’da Ashar

MANADO, Ahad, 18 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bersama BAZNAS Kota Manado dan sejumlah lembaga serta organisasi masyarakat yang terlibat dalam penanganan bencana kebakaran di Sindulang melaksanakan rapat evaluasi pada hari keenam operasional Posko Tenda BAZNAS, Ahad (18/10/2026).

Rapat evaluasi yang berlangsung di Posko Tenda BAZNAS, depan Masjid Darussalam 1, menjadi momentum penting untuk meninjau pelaksanaan pelayanan kemanusiaan, mengevaluasi penyaluran bantuan, serta mengoordinasikan langkah-langkah akhir sebelum posko resmi ditutup.

Kegiatan ini dihadiri oleh lima perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang selama beberapa hari terakhir berkolaborasi dalam mendukung penanganan dampak kebakaran. Kolaborasi tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta sinergi lintas lembaga dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Adapun unsur yang hadir dalam rapat evaluasi ini meliputi BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, BAZNAS Kota Manado, Sahabat BAZNAS, UPZ Masjid Darussalam 1, serta unsur Dewan Masjid Indonesia (DMI) Manado dan Ansor Manado. Seluruh unsur tersebut memiliki peran dalam mendukung pelayanan posko, menghimpun dan menyalurkan bantuan, serta memperkuat koordinasi kemanusiaan bagi warga terdampak.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa operasional Posko Tenda BAZNAS akan berakhir pada Senin, 19 Oktober 2026, ba’da Ashar. Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya masa pelayanan posko secara terkoordinasi setelah menjalankan berbagai aktivitas kemanusiaan untuk membantu warga yang terdampak kebakaran.

Selama posko beroperasi, bantuan terus berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, paguyuban, tokoh masyarakat, hingga para munfiq dan donatur yang menyalurkan kepeduliannya. Bantuan yang diterima mencakup kebutuhan pokok, makanan siap saji, air mineral, pakaian layak pakai, alas tidur, tikar, kasur, serta berbagai kebutuhan lain yang diperlukan oleh masyarakat terdampak.

Selain menjadi pusat penerimaan bantuan, Posko Tenda BAZNAS juga berfungsi sebagai ruang koordinasi dan kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan. Melalui koordinasi yang terarah, bantuan yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lembaga, organisasi masyarakat, tokoh agama, relawan, donatur, munfiq, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama berlangsungnya operasional posko. Setiap bantuan, baik berupa materi maupun tenaga dan perhatian, merupakan bagian penting dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah.

BAZNAS Sulawesi Utara menegaskan bahwa berakhirnya operasional Posko Tenda BAZNAS tidak berarti berakhirnya penerimaan donasi dan bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran. Penghimpunan donasi, baik berupa uang tunai maupun bantuan barang kebutuhan pokok, tetap dibuka sebagai bentuk keberlanjutan kepedulian terhadap warga yang masih membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan pascabencana.

Setelah posko resmi ditutup pada Senin, 19 Oktober 2026, penyaluran bantuan selanjutnya akan diarahkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang menjadi bagian dari jaringan pelayanan kemanusiaan BAZNAS. Mekanisme ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak tetap mendapat perhatian secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara & BAZNAS Kota Manado akan tetap melakukan koordinasi, pemantauan, dan pengawasan terhadap pengelolaan serta penyaluran bantuan melalui UPZ masjid. Dengan demikian, bantuan yang dipercayakan oleh para munfiq, donatur, dan masyarakat dapat dikelola secara amanah, transparan, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan bahwa pelayanan kemanusiaan tidak berhenti pada penutupan posko, melainkan terus berlanjut melalui koordinasi kelembagaan dan jaringan UPZ masjid. BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga semangat solidaritas dan gotong royong dengan terus menyalurkan infak, sedekah, serta bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak musibah kebakaran di Sindulang.

Zakat Menguatkan Indonesia. Bersama, kita hadir untuk membantu, menguatkan, dan menumbuhkan kembali harapan bagi sesama.

#BAZNASSulut #ZakatMenguatkanIndonesia #CahayaMuzakkiMunfiq #BaznasTanggapBencana #PoskoTendaBAZNAS #PeduliKorbanKebakaran

18/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Sulut

Berita Terbaru

Rapat Zoom BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Bahas Persiapan Rakorda 2025 dan RKAT 2026
Rapat Zoom BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Bahas Persiapan Rakorda 2025 dan RKAT 2026
Rapat Zoom BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara Bahas Persiapan Rakorda 2025 dan RKAT 2026 Manado, Jumat 17 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan rapat koordinasi secara virtual melalui Zoom Meeting bersama seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara. Rapat ini membahas persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Sulut Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026. Rapat dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Sulut dan dihadiri oleh para ketua & pimpinan serta pelaksana BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai hal teknis terkait pelaksanaan Rakorda, termasuk lokasi, waktu pelaksanaan, serta agenda strategis yang akan dibahas dalam forum tahunan tersebut. Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya penyusunan RKAT 2026 yang selaras dengan arah kebijakan nasional dan fokus program pemberdayaan mustahik di daerah. Rapat berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh pengurus BAZNAS di Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan sinergi dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayahnya.
BERITA17/10/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Rabu, 15 Oktober 2025, telah dilaksanakan rapat rutin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara bertempat di kantor BAZNAS Sulut, Manado. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sulut Ibu Hj. Lutvia Alwi dan dihadiri oleh para wakil ketua, pelaksana, serta staf sekretariat. Agenda rapat meliputi pembahasan evaluasi program kerja tahun berjalan, persiapan pelaksanaan Rakorda BAZNAS Sulut tahun 2025, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2026 serta launching Kapal Ambulance. Selain itu, dalam rapat juga dibahas penguatan koordinasi dengan BAZNAS kabupaten/kota, optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta tindak lanjut berbagai program pemberdayaan masyarakat.
BERITA15/10/2025 | Humas Baznas Sulut
Survey Lokasi Rakorda 2025 & RKAT 2026
Survey Lokasi Rakorda 2025 & RKAT 2026
Selasa, 14 Oktober 2025 – Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Ibu Hj. Lutvia Alwi melakukan survey lokasi di Hotel Quality Manado dalam rangka rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tempat dan fasilitas yang akan digunakan dalam pelaksanaan Rakorda mendatang, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan optimal. Survey ini juga menjadi bagian dari langkah awal BAZNAS Sulut dalam menyusun arah kebijakan dan program strategis untuk tahun 2026. Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS Sulut beberapa staf pelaksana yang membantu dalam proses pengecekan teknis dan administrasi kegiatan.
BERITA14/10/2025 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS MINAHASA LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KANTOR BAZNAS SULUT
BAZNAS MINAHASA LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KANTOR BAZNAS SULUT
Pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Minahasa melakukan kunjungan kerja ke kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Kunjungan ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Sulut, yaitu Ketua Ibu Hj. Lutvia Alwi, Bapak Hi. Anwar Sandiah, dan Bapak Hi. Agus Budiharso. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, membahas berbagai hal terkait sinergi program zakat, infak, dan sedekah serta evaluasi BAZNAS Kabupaten Minahasa. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik dalam upaya optimalisasi pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat di wilayah Sulawesi Utara.
BERITA10/10/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Manado – Pada hari Selasa, 30 September 2025, telah dilaksanakan rapat rutin Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II, Bapak Hi. Anwar Sandiah, dengan dihadiri jajaran pimpinan serta pelaksana BAZNAS Sulut. Dalam rapat tersebut, dibahas beberapa agenda penting yang menjadi fokus kerja ke depan, di antaranya: 1. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung digitalisasi program dan layanan. 2. Program Z-Auto 3. Optimalisasi program nasional Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). 4. Evaluasi dan tindak lanjut Proposal Mustahik. 5. Program Ambulans Laut untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat pesisir dan kepulauan sangihe & Talaud 6. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Rapat berlangsung penuh semangat dan produktif, dengan harapan setiap agenda yang dibahas dapat diimplementasikan secara maksimal guna meningkatkan pelayanan BAZNAS Sulut kepada masyarakat, serta memperkuat peran dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di Sulawesi Utara.
BERITA30/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Baznas Sulut Salurkan Program Sulut Cerdas
Baznas Sulut Salurkan Program Sulut Cerdas
Manado, Jumat 26 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program unggulan *Sulut Cerdas*. Pada kesempatan ini, BAZNAS Sulut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 5 orang penerima. Rinciannya, 4 orang mahasiswa menerima bantuan untuk menunjang penyelesaian studi akhir kuliah, sementara 1 orang mendapatkan dukungan untuk kegiatan studi banding. Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III/I BAZNAS Sulut, Bapak Hi. Kennedy Paputungan, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program *Sulut Cerdas* merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam memfasilitasi generasi muda Sulawesi Utara agar dapat terus berprestasi dan menuntaskan pendidikannya. “BAZNAS Sulut berkomitmen membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus memotivasi para penerima untuk semakin giat menuntut ilmu,” ujar H. Kennedy Paputungan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para penerima dapat menyelesaikan studinya tepat waktu serta membawa manfaat bagi masyarakat luas. Program *Sulut Cerdas* sendiri merupakan bagian dari lima program unggulan BAZNAS Sulut yang terus digalakkan untuk mencetak generasi cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
BERITA27/09/2025 | Humas Baznas Sulut
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
RAPAT RUTIN BAZNAS SULAWESI UTARA
Manado, Rabu 24 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan rapat rutin yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan pelaksana. Rapat yang digelar secara internal ini membahas evaluasi program yang sedang berjalan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi kinerja di bidang pengumpulan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Sulut menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja sama seluruh tim dalam menjalankan program unggulan BAZNAS Sulut, seperti Sulut Makmur, Sulut Cerdas, Sulut Sehat, Sulut Takwa, dan Sulut Peduli. Selain itu, dalam rapat juga dibicarakan agenda kegiatan mendatang yang diharapkan dapat semakin memperkuat peran BAZNAS Sulut sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan bermanfaat luas bagi masyarakat. Rapat rutin ini ditutup dengan penekanan pentingnya soliditas internal dan komunikasi yang baik agar setiap program dapat berjalan efektif sesuai visi misi BAZNAS.
BERITA25/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Ucapan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara Ke 61
Ucapan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara Ke 61
Baznas Sulut Mengucapkan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara Ke 61 Maju, Sejahtera, Dan berkelanjutan
BERITA23/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI
Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI
Selasa, 16 September 2025 Pimpinan BAZNAS Sulawesi Utara bersama Pelaksana BAZNAS RI dari Divisi Kesehatan serta Divisi Pengendalian & Evaluasi melaksanakan pembicaraan terkait Kapal Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS yang direncanakan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud dan akan di Cek di Dermaga Suzuki Tombariri. Pertemuan ini berlangsung di ruang tamu BAZNAS Sulut dan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sulut Hj. Lutvia Alwi, didampingi oleh Bapak H. Kennedy Paputungan serta Bapak H. Anwar Sandiah. Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek teknis dan evaluasi dipertimbangkan agar program Kapal Layanan Kesehatan ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan merata bagi masyarakat Sangihe dan Talaud, sejalan dengan visi BAZNAS dalam memberikan layanan terbaik bagi umat melalui pemanfaatan dana zakat, infaq, dan sedekah secara tepat sasaran. #CahayaZakat
BERITA17/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Survey Progres Renovasi Rumah RLHB 2025 di Bumi Nyiur Kecamatan Wanea Manado
Survey Progres Renovasi Rumah RLHB 2025 di Bumi Nyiur Kecamatan Wanea Manado
Manado – Pada hari Rabu, 10 September 2025, Pimpinan bersama Pelaksana BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan survey lapangan terkait progres renovasi Rumah Bantuan Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) 2025 di wilayah Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado.Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan langsung terhadap proses renovasi agar sesuai dengan standar kelayakan serta tepat sasaran bagi penerima manfaat. Tim BAZNAS Sulut meninjau perkembangan renovasi rumah, berdialog dengan penerima bantuan, serta memastikan kebutuhan teknis yang diperlukan dalam penyelesaian pembangunan.BAZNAS Sulut berkomitmen untuk terus melakukan monitoring di setiap titik lokasi penerima program RLHB 2025, sehingga manfaat bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas Sulut
Hari Ketiga Rakornas BAZNAS 2025: Puncak BAZNAS Award, Sejumlah Tokoh Nasional Raih Penghargaan
Hari Ketiga Rakornas BAZNAS 2025: Puncak BAZNAS Award, Sejumlah Tokoh Nasional Raih Penghargaan
Jakarta, Kamis (28/8/2025) – Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 memasuki hari ketiga dengan agenda utama pelaksanaan Malam Puncak BAZNAS Award** yang digelar di Jakarta. Acara penghargaan ini menjadi ajang apresiasi bagi tokoh, tokoh masyarakat, dan lembaga yang berkontribusi dalam penguatan gerakan zakat nasional. Pada malam penuh kehormatan tersebut, sejumlah nama besar turut menerima penghargaan dari BAZNAS RI, di antaranya Muhaimin Iskandar (Cak Imin), komedian Komeng, artis Raffi Ahmad, serta desainer kondang Ivan Gunawan. Mereka dinilai aktif dalam menginspirasi masyarakat melalui karya, peran sosial, dan dukungan nyata terhadap program zakat, infak, sedekah, serta pemberdayaan umat. Penganugerahan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun figur publik. Dengan dukungan tokoh-tokoh nasional, diharapkan gerakan zakat di Indonesia semakin meluas dan berdampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Rakornas BAZNAS 2025 yang digelar di Hotel Mercure Jakarta ini sebelumnya menghadirkan berbagai sumber dari kementerian/lembaga, termasuk BPS, Kemenko PMK, dan Kemendagri, yang membahas arah kebijakan serta strategi optimalisasi zakat nasional.
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas Sulut
Rakornas BAZNAS 2025, Bappenas: Zakat Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
Rakornas BAZNAS 2025, Bappenas: Zakat Berperan Penting dalam Pembangunan Nasional
Plt. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali mengungkapkan peran zakat sangat penting dalam pembangunan nasional. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025, hari kedua, pada Rabu (27/08/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pungkas juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kiprahnya yang konsisten dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, serta menegaskan bahwa kontribusi zakat semakin relevan dalam mendukung pencapaian target pembangunan.“Kemiskinan kita sudah turun drastis, sekarang sudah di bawah 10 persen. Namun yang menjadi perhatian adalah ketimpangan. Di sinilah zakat berperan penting, tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar dapat keluar dari kemiskinan,” ujarnya.Lebih jauh, Pungkas menekankan bahwa sinkronisasi program BAZNAS dengan arah pembangunan pemerintah menjadi hal yang sangat penting. Ia menyebutkan bahwa integrasi program BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan memperkuat daya ungkit terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).“RPJMD di daerah harus mengikuti RPJMN. Karena itu, BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota perlu memastikan programnya tercantum dalam RPJMD, sehingga daya ungkitnya lebih besar,” jelasnya.Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa potensi zakat nasional yang sangat besar, mencapai Rp327 triliun per tahun, harus dikelola secara optimal. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan strategi ekosistem yang mendorong masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat secara lebih luas dan berkelanjutan.“Tantangannya adalah bagaimana potensi itu bisa terealisasi dengan menciptakan ekosistem yang mendorong masyarakat untuk tahu, mau, dan mampu menunaikan zakat. Faktor kepercayaan kepada lembaga pengelola zakat menjadi kunci utama,” tegasnya.Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Pungkas menegaskan kembali bahwa zakat dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa kontribusi BAZNAS akan sangat menentukan keberhasilan dalam menurunkan kemiskinan dan mengecilkan ketimpangan sosial.“Kita ingin menuju Indonesia yang maju dan sejahtera, dengan kemiskinan mendekati nol dan kesenjangan yang semakin kecil. Peran BAZNAS dalam mendukung tujuan besar ini sangat strategis,” terangnya.Menutup paparannya, Pungkas mendorong agar pengelolaan zakat semakin diperkuat melalui tata kelola yang baik serta pemanfaatan teknologi digital. Hal ini, menurutnya, akan meningkatkan efektivitas zakat sekaligus melengkapi keterbatasan anggaran pemerintah.“APBN kita terbatas, sehingga peran pembiayaan non-pemerintah seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf menjadi sangat penting. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan digitalisasi, zakat akan semakin besar kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.Melalui Rakornas 2025 ini, BAZNAS RI meneguhkan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam pengelolaan zakat, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Rakornas 2025, BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Rakornas 2025, BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Berkolaborasi dengan BAZNAS RI untuk penyaluran bantuan sangat penting, agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para mustahik. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti saat menjadi pemateri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS hari kedua, Rabu (27/08/2025). Menurut Amalia, jumlah penduduk Indonesia per 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 286,8 juta dengan tingkat kemiskinan sebesar 23,85 juta orang. Jumlah masyarakat miskin terbesar berada di Pulau Jawa, antara lain Jawa Timur sebanyak 3,87 juta orang masuk dalam kategori miskin, Jawa Barat 3,6 juta orang miskin, Jawa Tengah 3,3 juta orang miskin, kemudian Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur. “Jika dijumlahkan ada 13,13 juta orang atau sekitar 55 persen dari penduduk miskin di Indonesia ada di 5 provinsi tersebut,” kata Amalia di Jakarta, Rabu (27/8/2025). Menurut Amalia, berdasarkan survei yang dilakukan, mayoritas penduduk miskin ini berasal dari keluarga yang putus sekolah atau memiliki kepala rumah tangga yang hanya lulusan SD. Salah satunya bekerja di sektor pertanian sebesar 45,67 persen, dan yang lain bekerja di sektor informal sehingga tidak memiliki jaminan kesehatan. “Jadi pendidikan itu penting untuk menjamin tingkat kesejahteraan sebuah keluarga,” kata Amalia. Karena itu, Presiden Prabowo mendirikan sekolah rakyat yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin agar tidak putus sekolah. Dengan harapan, pendidikan ini akan mampu memutus garis kemiskinan pada keluarga miskin tersebut. “Ini salah satu proses pemutusan rantai kemiskinan, jadi betapa pendidikan itu penting untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga di generasi berikutnya,” jelas Amalia. Amalia menambahkan, BPS juga menawarkan kerja sama dengan BAZNAS melalui data tunggal kesejahteraan (DTSEN). Melalui kerja sama ini, harapan penyaluran bantuan akan benar-benar tepat sasaran karena BPS memiliki data masyarakat miskin dan BAZNAS yang akan terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para mustahik yang berhak menerima. “Kalau kolaborasi ini terjadi maka ini menjadi bagian penting proses pemutakhiran DTSEN yang bisa kita lakukan bersama-sama dan Bapak/Ibu bisa manfaatkan untuk melihat dan memetakan di mana orang miskin itu berada, siapa, sudahkah dia mendapatkan bantuan atau belum, kita bisa petakan bersama-sama menggunakan DTSEN ini,” kata Amalia. Terakhir dia menambahkan, ada 4 barang komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan yakni beras, telur ayam, daging ayam, dan mi instan. “Jadi kalau mau mengintervensi, membantu untuk meringankan beban orang miskin, berdasarkan survei kami 4 komoditas ini yang memang memberikan kontribusi kepada mereka,” ungkap Amalia.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Wakil Kepala Otorita Pantura: Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah Ciptakan Pengelolaan ZIS yang Komprehensif
Wakil Kepala Otorita Pantura: Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah Ciptakan Pengelolaan ZIS yang Komprehensif
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian yang diwakili oleh Wakil Kepala Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si mengatakan, sinergi yang efektif antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan pemerintah daerah akan menciptakan sistem pengelolaan zakat yang komprehensif, dari level kebijakan hingga implementasi di lapangan. Hal itu disampaikan Suhajar Diantoro dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA”, di Jakarta, Selasa (26/08/2025). Menurutnya, koordinasi yang baik antara BAZNAS dan pemerintah daerah juga akan menghindari tumpang tindih program dan memastikan disribusi zakat yang adil dan merata sesuai kebutuhan masing-masing daerah. "Jadi kalau BAZNAS sudah berkolaborasi dengan pemerintah daerah maka pengelolaannya akan lebih baik dan pemanfaatannya tepat sasaran," ujarnya. Selain itu, pihaknya menyebut jika pemerintah daerah berfungsi sebagai ujung tombak implementasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di satu sisi, Pemerintah daerah memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial-ekonomi dan budaya masyarakat setempat. "Hal ini memungkinkan pendekatan pengumpulan dan distribusi zakat yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lokal," jelasnya. "Dengan begitu, kemampuan untuk melakukan pendataan muzaki dan mustahik secara akurat menjadi modal penting dalam optimalisasi pengelolaan zakat," imbuhnya. Selanjutnya, pihaknya menyampaikan jika pemerintah daerah memiliki legitimasi dan wewenang untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan sektor swasta. "Keterlibatan pemerintah daerah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, sehingga mendorong peningkatan partisipasi muzakki," ucapnya. Sementara itu, kata dia, dalam konteks otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki peluang untuk mengembangkan kebijakan dan program zakat yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan wilayahnya. "Penguatan peran ini harus didukung oleh regulasi yang jelas dan kapasitas kelembagaan yang memadai, agar dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah," imbuhnya.
BERITA29/08/2025 | Baznas
Menko PMK: Baznas Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Manusia
Menko PMK: Baznas Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Manusia
Jakarta, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa sinergisitas antara pemerintah dan Baznas penting untuk kesejahteraan masyarakat, agar program pembangunan manusia berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Hal itu disampaikan Pratikno dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Menurutnya, Baznas tidak hanya berperan dalam menyalurkan zakat, tetapi juga dapat mengisi ruang-ruang yang belum sepenuhnya dijangkau pemerintah, yakni dengan kehadiran yang lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor."Pemda atau birokrasi pada umumnya tidak fleksibel untuk merespons suatu hal, karena harus ada perencanaan, anggarannya sudah dialokasikan, dan seterusnya. Tapi mungkin fleksibiltas bisa dilakukan di Baznas," ujar Pratikno.
BERITA29/08/2025 | Baznas
BAZNAS Sulut Ikuti Hari Kedua Rakornas 2025 di Hotel Mercure Jakarta
BAZNAS Sulut Ikuti Hari Kedua Rakornas 2025 di Hotel Mercure Jakarta
Jakarta – Rabu, 27 Agustus 2025, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara kembali mengikuti rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang memasuki hari kedua, bertempat di Hotel Mercure, Jakarta. Pada sesi hari kedua ini, Rakornas menghadirkan sejumlah narasumber penting dari lembaga pemerintah pusat, antara lain Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Para pemateri menyampaikan materi strategis terkait penguatan data zakat berbasis statistik, sinergi program zakat dengan pembangunan manusia dan kebijakan nasional, serta penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah sesuai regulasi yang berlaku. Kehadiran BAZNAS Sulut dalam agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, memperdalam pemahaman kebijakan, serta menyelaraskan arah program daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam optimalisasi pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan umat.
BERITA28/08/2025 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS Sulut Ikuti Rakornas BAZNAS 2025
BAZNAS Sulut Ikuti Rakornas BAZNAS 2025
Jakarta – Selasa, 26 Agustus 2025, BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara turut serta dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang secara resmi dibuka oleh **Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Rakornas yang berlangsung di Jakarta ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dalam pembukaan Rakornas, hadir **Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur**, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Selain itu, turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS RI, di antaranya: 1. Hj. Saidah Sakwan, MA (Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan) 2. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM (Pimpinan Bidang Pengumpulan) 3. Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani (Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum) 4. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. (Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan) 5. KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM (Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional) 6. Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D. (Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional) Serta jajaran deputi BAZNAS RI, yaitu M. Arifin Purwakananta (Deputi 1 Bidang Pengumpulan) dan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si (Deputi 2) Partisipasi BAZNAS Sulut dalam Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, serta menyusun strategi pengelolaan zakat nasional yang lebih terarah dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA27/08/2025 | Humas Baznas Sulut
PENGAJIAN – Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman – | Sesi 31 – 2025
PENGAJIAN – Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman – | Sesi 31 – 2025
Selasa, 26 Agustus 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan kembali menyelenggarakan program *Pengajian Selasa Pagi* yang rutin dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Pada kesempatan kali ini, sesi ke-31 mengangkat tema **“Membangun Kerjasama dan Sinergi antara BAZNAS Daerah dan Pemda (Sesuai Peraturan Perundang-undangan serta Kebijakan Kepala Daerah)”**. Pengajian ini menghadirkan narasumber **Suhajar Diantoro**, Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bidang Hukum, Kerjasama, dan Kepegawaian. Sesi dipandu langsung oleh **H. M. Nadratuzzaman Hosen**, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Kegiatan dimulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB, memberikan ruang diskusi dan pembelajaran bersama tentang pentingnya sinergi antara BAZNAS Daerah dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, khususnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta arah kebijakan kepala daerah. Program *Pengajian Selasa Pagi* menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman serta strategi kolaborasi bagi BAZNAS di seluruh Indonesia dalam menjalankan amanah umat.
BERITA26/08/2025 | Humas Baznas Sulut
Rapat Virtual Teknis Pendistribusian Z-Auto
Rapat Virtual Teknis Pendistribusian Z-Auto
Pada hari Selasa, 28 Agustus 2025, telah dilaksanakan **Rapat Virtual Teknis Pendistribusian Z-Auto** yang diikuti oleh jajaran BAZNAS secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini membahas langkah-langkah teknis dan strategi dalam implementasi program **Z-Auto**, sebagai inovasi pendistribusian zakat berbasis teknologi yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran penyaluran zakat kepada mustahik. Dalam rapat tersebut, dipaparkan mekanisme pendistribusian, monitoring, serta evaluasi yang akan diterapkan agar Z-Auto dapat berjalan sesuai tujuan. Selain itu, peserta juga diberikan ruang diskusi untuk menyampaikan masukan dan kendala teknis yang mungkin ditemui di lapangan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berkomitmen memperkuat tata kelola zakat dengan memanfaatkan digitalisasi, sehingga zakat dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas secara cepat, tepat, dan akuntabel.
BERITA26/08/2025 | Humas Baznas Sulut
BAZNAS RI Gelar Pra-Rakornas Terakhir Pembahasan Target Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Tahun 2026
BAZNAS RI Gelar Pra-Rakornas Terakhir Pembahasan Target Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Tahun 2026
Senin, 25 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) secara daring melalui Zoom Meeting dengan fokus pembahasan *Target Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional Tahun 2026*. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ibu Hj. Saidah Sakwan, serta turut didampingi oleh Bapak Agus Siswanto selaku Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan. Dalam arahannya, Hj. Saidah Sakwan menekankan pentingnya konsolidasi dan strategi terukur dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat agar manfaatnya dapat lebih luas dirasakan oleh mustahik di seluruh Indonesia. Sementara itu, Agus Siswanto menambahkan bahwa penguatan program dan sinergi antar daerah menjadi kunci keberhasilan target nasional 2026. Pra-Rakornas ini menjadi wadah untuk menyamakan visi dan menyusun langkah-langkah strategis sebelum Rakornas resmi dilaksanakan, sehingga BAZNAS dapat terus meningkatkan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan zakat bagi kesejahteraan umat.
BERITA25/08/2025 | Humas Baznas Sulut
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Utara.

Lihat Daftar Rekening →