Pengajian Pagi Rutin BAZNAS: Kupas Tuntas Implementasi Zakat Pertanian Berbasis Desa
26/11/2025 | Penulis: Humas Baznas Sulut
Pengajian
MANADO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Utara, mengikuti kegiatan Pengajian Pagi Rutin yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari Selasa, 25 November 2025. Kajian kali ini menghadirkan tema yang sangat relevan dengan potensi daerah agraris, yakni “Implementasi Zakat Pertanian Berbasis Desa”.
Acara rutin yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keagamaan dan pemahaman tentang tata kelola ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) ini dimulai tepat pukul 07.00 WITA dan diikuti antusias oleh ratusan peserta dari berbagai lokasi.
???? Zakat Pertanian Sebagai Penggerak Ekonomi Desa
Narasumber utama dalam kajian ini menyoroti pentingnya peran zakat pertanian, bukan hanya sebagai kewajiban syariah, tetapi juga sebagai instrumen vital dalam mendorong kemandirian dan pemerataan ekonomi di tingkat pedesaan.
Beberapa poin kunci yang disampaikan dalam pemaparan meliputi:
* Identifikasi Potensi: Pentingnya pemetaan potensi hasil pertanian (padi, jagung, perkebunan, dll.) di setiap desa untuk menentukan nisab dan haul zakat yang tepat.
* Mekanisme Penghimpunan di Tingkat Lokal: Dibahas model-model praktis penghimpunan zakat pertanian, mulai dari pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa hingga sistem kolektif panen.
* Penyaluran Produktif: Zakat pertanian diharapkan tidak hanya disalurkan secara konsumtif, tetapi diubah menjadi modal bergulir, bantuan alat pertanian, atau pengembangan infrastruktur irigasi untuk meningkatkan hasil panen mustahik (penerima zakat) di desa tersebut.
> "Zakat pertanian adalah instrumen keadilan sosial yang paling dekat dengan realitas masyarakat kita di pedesaan. Melalui implementasi berbasis desa, kita memastikan harta yang dikeluarkan kembali lagi untuk mensejahterakan lingkungan penghasilnya, menciptakan siklus ekonomi positif," jelas narasumber.
Pelaksana Pengajian Pagi Rutin menyampaikan bahwa tema ini sengaja dipilih untuk memberikan bekal pengetahuan praktis kepada para amil dan relawan BAZNAS agar dapat lebih efektif menjangkau sektor pertanian yang merupakan tulang punggung ekonomi banyak wilayah di Sulawesi Utara Khususnya.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait perhitungan zakat untuk komoditas tertentu dan tantangan implementasinya di lapangan. Pengajian berjalan lancar dan memberikan banyak wawasan baru bagi peserta.
Berita Lainnya
Zakat Hanya untuk 8 Asnaf Tidak mendanai MBG
Pimpinan BAZNAS Sulut Audiensi Bersama Gubernur Sulawesi Utara
BAZNAS SULUT SERAHKAN BANTUAN Rp15 JUTA DI PONDOK PESANTREN DARUL ISTIQAMAH BAILANG
BAZNAS Sulut Bersama Berbagi Santunan Yatim, Dhuafa dan Marbot
BAZNAS Sulut Salurkan 5.000 Paket Ramadhan 1447 H kepada Mustahik
BAZNAS Sulut Salurkan Santunan Yatim dan Sembako Dhuafa di Minahasa Utara
BAZNAS Sulut Salurkan Fidyah kepada Anak Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan
BAZNAS SULUT KEMBALI MENDISTRIBUSIKAN PAKET RAMADHAN DI PELOSOK
Tim Sahabat BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan Kepeduliannya
Jadwal Kultum Ramadhan 1–10 Maret 2026
Sahabat Baznas Jemput ZIS
Mengapa Perusahaan Wajib Zakat?
Rapat Rutin Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Sulut
BAZNAS SULUT BUKA BOOTH JEMPUT ZAKAT DAN PENJUALAN PRODUK UMKM DI JALAN BALAIKOTA TIKALA
Ketua BAZNAS Sulut Hadiri Puncak Acara Hijrah Sulut Fest

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Utara.
Lihat Daftar Rekening →